First Travel Dibekukan OJK, Bagaimana Nasib Jamaah Umrah Yang Belum Diberangkatkan?

Posted by

Loading...
Calon Jemaah Umrah First Travel Datang Kantor Pusat Tuntut Pengembalian Dana Umrah Yang Sudah Disetor
Para calon jemaah umrah ramai-ramai mendatangi Kantor Pusat First Travel yang berada di Green Tower, Jalan TB Simatulang, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2017) pagi.

Kebanyakan dari mereka datang untuk menuntut pengembalian uang yang sudah mereka setorkan. Salah satu calon jemaah yang datang adalah Sa'an.

Ia menyatakan akan meminta First Travel mengembalikan uang yang sudah ia setorkan. Ia menyebut besarannya mencapai Rp 29 juta yang merupakan setoran untuk pemberangkatan umrah ia dan istrinya.

"Dijanjiinnya sih berangkat Desember. Cuma karena enggak menentu gini, minta dikembalikan aja lah," ujar warga Jagakarsa ini.

Seperti diberitakan, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan usaha 11 entitas yang menawarkan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa izin. Salah satunya adalah PT First Anugerah Karya Wisata/First Travel.

"Penghentian kegiatan usaha tersebut dilakukan karena dalam menawarkan produknya entitas tersebut tidak memiliki izin usaha dan berpotensi merugikan masyarakat," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing dalam pernyataan resmi, Jumat (21/7/2017).

Satgas Waspada Investasi bersama Kementerian Agama Republik Indonesia meminta semua calon jemaah umrah tetap tenang. Selain itu, calon jemaah umrah diminta memberikan kesempatan kepada manajemen First Travel untuk mengurus keberangkatan.

Minta Pemerintah Turun Tangan Masalah First Travel
Para jemaah umrah meminta pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan kasus penundaan keberangkatan umrah oleh agen perjalanan First Travel. Bahkan, para jemaah juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut turun tangan untuk menangani kasus tersebut.

"Tolong Pak Jokowi turun tangan. Saya harap pemerintah, Kementerian Agama dan pihak berwenang lainnya untuk segera cekal pemilik First Travel dan masukkan pemilik travel ke dalam daftar cekal," ujar salah satu jemaah umrah Siti saat ditemui di Kantor Pusat First Travel, Cimanggis, Depok, Jumat (28/7/2017).

Menurut penuturan Siti, First Travel telah memiliki 35.000 jemaah umrah. Dari jumlah sebanyak 25.000 jemaah belum diberangkatkan, sisanya 10.000 jemaah akan dilakukan pengembalian uang. Akan tetapi, jelas dia, dari 25.000 jemaah hanya 35 jemaah yang akan diberangkat.

"Untuk yang refund 10.000 jemaah katakanlah dengan setoran dana Rp 15 juga berarti Rp 150 miliar itu bisa lebih. Intinya ratusan miliar utang mereka (First Travel)," jelas Siti.

Siti menambahkan, skema pengembalian uang jemaah juga belum jelas. Saat ini, Siti masih menunggu klarifikasi dari pihak First Travel mengenai pengembalian uang jemaah.

Dalam hal ini, First Travel telah menyetujui untuk mengembalikan uang jemaah yang telah disetor. Namun, pengembalian uang tersebut memakan waktu 90 hari yang dihitung pada hari kerja.

"Kami di ulur-ulur lagi kemudian berubah. (kata first travel) tolong jangan di-refund, tetapi suruh tambahkan lalu akan diberangkatkan. Akan tetap itu (keberangkatan) belum jelas. Yang 2015 aja belom berangkat apalagi yang2017 baru bayar. itu trik mereka," pungkas dia.

Sebelumnya, OJK membekukan penawaran perjalanan umrah promo oleh PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel yang saat ini dipatok sebesar Rp 14,3 juta.

Sedangkan biaya umrah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama sekitar Rp 21 juta-Rp 22 juta. First Travel mensubsidi jamaah dan merekrut jamaah baru untuk membiayai serta memberangkatkan jamaah yang sudah bayar terlebih dahulu.

Sumber kompas.com

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:40

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.