Penyebab Salak Pondoh Tidak Berbuah Dan Cara Mengatasinya

Posted by

Loading...
Mengapa Tanaman Salak Pondoh Tidak Berbuah Dan Bagaimana Cara Mengatasi dan Mencegah Salak Tidak Berbuah?

Tanaman Salak termasuk Salak Pondoh kadang ada yang tidak buah atau berbuah tapi hanya sedikit. Secara umum tanaman buah-buahan tidak dapat berbuah dikarenakan antara lain :

1. Tidak mampu berbunga karena tidak sesuai dengan tanah maupun lingkungan,

2. Berbunga tetapi tidak dapat berlanjut menjadi buah kekurangan air ataupun unsur hara.

3. Berbunga tetapi tidak dapat berlanjut menjadi buah karena serangan hama / penyakit.

4. Berbunga tetapi tidak dapat berlanjut menjadi buah karena tidak terjadi penyerbukan.

Untuk terjadi pembuahan ,tanaman salak perlu penyerbukan karena tanaman Salak merupakan tanaman berumah dua ,artinya ada tanaman betina dan ada tanaman jantan . Penyerbukan dapat terjadi secara alami ,jika jumlah dan penyebaran antara tanaman jantan dan betina seimbang dan merata. Perbandingan tanaman jantan dan betina secara ideal 1 : 20.

Penyerbukan secara alami dapat dengan bantuan angin dan serangga. Jika tidak tersedia tanaman jantan yang memadai dan jumlah serangga juga tidak memadai ,dapat dibantu dengan penyerbukan bantuan oleh manusia.

Adapun perbedaan bunga jantan dan betina adalah sebagai berikut :

 BUNGA JANTAN - Hanya mempunyai benangsari tanpa putik sehingga hanya membentuk sel kelamin jantan. - Bunga tidak menghasilkan buah. - Bentuk bunga radial simetris memanjang ( bulat panjang ) bercabang rata-rata 2-3 cabang , tetapi juga dapat bercabang sampai dengan 12 tetapi kecil2. - Tiap cabang atau malai ,panjangnya antara 7-15 cm ,tergantung kesuburan tanaman. - Tiap satu malai terdiri dari ribuan tepung , terdapat mahkota dan mata tunas bunga kecil2 yang rapat. - Seludang mudah pecah dan malai menonjol keluar , pada saat bunga masih muda bunga nampak putih kekuningan sedangkan pada saat masak ( matal ) bunga kelihatan merah jambu dan sebagian tepungsari pecah keluar berwarna kuning . - Saat bunga masak berwarna merah dan berlangsung hanya 3 hari.

BUNGA BETINA. - Hanya mempunyai putik ( bakal buah ) tanpa benang sari. - Bentuk bunga panjang agak bulat ,dibagian tengah lebih besar , bercabang rata-rata 1-2 malai, ada yang dapat mencapai 5 malai , satu malai mengandung 10 – 20 bakal buah . - Panjang malai 7 – 10 cm , mahkota dan mata tunas lebar dan jelas dengan satu putik bakal biji setiap mahkota yang tersusun rapi. - Seludang relatif lebih kuat , pada saat bunga masak seludang pecah-pecah dan mahkota bunga nampak merah jambu ,warna merah berlangsung hanya selama 3 hari.

TEHNIK PENYERBUKAN dengan BANTUAN MANUSIA .

Pada saat bunga betina mekar atau masak ditandai dengan seludang pecah-pecah dan mahkota bunga nampak kemerah merahan (merah jambu) , bunga siap diserbuki ( dikawinkan ) . Seludang sebaiknya seluruhnya dibersihkan dengan cara digunting secara hati-hati agar tidak merusak mahkota maupun tertariknya malai hingga patah. Disiapkan bunga jantan yang masak(matal) yang telah dipetik dari pohon pejantan. Bunga jantan yang digunakan untuk menyerbuki dikerik dengan alat atau kuku agar tepungsari muncul kepermukaan. Hal ini ditandai warna kuning , lembut ( berdebu ).

Kemudian bunga jantan didekatkan kebunga betina yang tidak berselubung dan diketok-ketokan dengan jari agar tepung putik bunga betina secara merata harus mendapat persarian dari tepungsari bunga jantan. Setelah yakin seluruh kepala putik diserbuki ,bunga betina diberi payung dari pucuk daun salak ,yang jadi tangkai malai bunga salak nampak kokoh. Sedangkan penyerbukan yang tidak berhasil bunga betina nampak hitam dan tangkai bunga lembek ,akhirnya patah. Keberhasilan penyerbukan sudah dapat dilihat mulai hari ke tujuh setelah penyerbukan .

Untuk dapat dipetik salaknya diperlukan waktu kurang lebih 7-8 bulan setelah penyerbukan. Produksi yang didapat dari penyerbukan bantuan manusia hasilnya relatif sama dengan penyerbukan secara alami , baik kualitas maupun kuantitas. Saat penyerbukan yang baik saat sudah tidak ada embun juga pada saat angin tidak terlalu besar.

Sumber:http://bppkedungwaru.blogspot.co.id

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:43

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.