loading...

Macam Penyakit Ternak Dan Jenis Obat Yang Bisa Digunakan Untuk Mengatasinya

Posted by

loading...

loading...
loading...
BEBERAPA PENYAKIT TERNAK Dan JENIS OBAT YANG BISA DIGUNAKAN:

1. SE (Septicaemia Epizootica) atau ngorok :
- Hewan rentan : sapi, kerbau, kuda, babi, kambing, domba.
- Gejala : bengkak di bagian pangkal leher, ada suara ngorok, leleran hidung kental, cermin hidung kering, mulut berbuih, sesak nafas.
- Penanganan : penstrep, multivitamin.
2. Brucellosis :
- Hewan rentan : sapi, kerbau, kambing, domba.
- Gejala : bengkak persendian kaki berisi cairan/nanah (hygroma), keguguran usia > 4 bulan kebuntingan, ada eksudat kental dari saluran reproduksi (betina), penimbunan nanah di kantung scrotum (jantan).
- Penanganan : RPH.
3. Thelaziasis
- Hewan rentan : sapi, kerbau, kambing, domba
- Gejala : mata merah, keluar air mata berlebihan, mata kotor, rambut kusam, kasar dan berdiri.
- Penanganan : tetramison/levamison, salap mata, vitamin, rendaman air tembakau
4. Bloat / kembung :
- Hewan rentan : sapi, kerbau, kambing, domba, kuda.
- Gejala : gelisah, sering berbaring, perut membesar.
- Penanganan : anti bloat, trokar.
5. Hog cholera :
- Hewan rentan : babi.
- Gejala : mencret, tepi telinga merah kebiruan, perdarahan di permukaan kulit, kaki belakang bergerak seperti mendayung sepeda, suka berbaring, kejang, badan membungkuk, demam.
- Penanganan : penstrep, vitamin, terapi mineral
6. Colibacillosis / Disentri :
- Hewan rentan : sapi, babi, unggas, kambing.
- Gejala : rambut kusam dan lengket, mencret putih, bergerombol, penimbunan cairan di sekitar mata.
- Penganganan : sulfa, penstrep, vitamin, terapi mineral
7. Demodecosis :
- Hewan rentan : sapi, kambing, babi, anjing, kucing.
- Gejala : bentol-bentol di kulit kepala dan leher (sapi), kulit kemerahan dan luka-luka berair, gatal-gatal, rambut rontok, bau minyak basi.
- Penanganan : ivomec, amitraz, vitamin.
8. Scabies :
- Hewan rentan : kambing, babi, anjing, kucing.
- Gejala : rambut rontok, gatal-gatal, ada ketombe dan keropeng, rambut sekitar mata rontok (anjing), ujung ekor botak, luka-luka.
- Penanganan : ivomec, anti histamin, vitamin.
9. Helminthiasis :
- Hewan rentan : semua jenis hewan.
- Gejala : rambut kusam, kasar dan berdiri, turgor kulit lambat, kurus, berak berdarah, muntah-muntah, batuk.
- Penanganan : tetramison, ivomec, vitamin.
10. Parvo :
- Hewan rentan : anjing umur 1 – 3 bulan.
- Gejala : leleran kental kekuningan dari hidung, mata kotor, cermin hidung kering, badan membungkuk, ada lepuh-lepuh berisi nanah di bagian kulit perut, badan panas, lemah, lesu, mencret berdarah berbau amis, muntah berdarah, rambut kusam dan lengket, muntah/mual, turgor kulit lambat.
- Penanganan : infus RL, vitamin C, penstrep
11. Distemper :
- Hewan rentan : anjing dan kucing dewasa.
- Gejala : leleran kental dari hidung, mata kotor, cermin hidung kering, gangguan saraf, kaki kejang, telapak kaki kaku, kelemahan kaki belakang dan tremor (gemetar).
- Penanganan : biodin/biosolamin
12. Newcastle Diseases (ND) / tetelo :
- Hewan rentan : unggas.
- Gejala : ada leleran hidung, vial pucat, mencret kehijauan berdarah, sayap terkulai, berdiri diam, ngorok, susah bernafas/megap-megap, bersin, leher terpuntir, kejang-kejang, kepala dan jengger biru, kornea mata keruh.
- Penanganan : penstrep, vitamin.
13. Snot / coryza :
- Hewan rentan : ayam, bebek, itik.
- Gejala : ada cairan dari mata (berbusa), mengantuk, sayap terkulai, leleran dari hidung kental kekuningan dan berbau khas, pembengkakan kepala, ngorok dan susah bernafas, mata merah.
- Penanganan : penstrep, vitamin.
14. Pullorum / berak kapur :
- Hewan rentan : unggas.
- Gejala : berak kapur, ada kotoran putih di bulu pantat, lumpuh, sayap terkulai, jengger keunguan.
- Penanganan : betamox, vitamin, sulfa
15. Malignant Catarrhal Fever (MCF):
- Hewan Rentan : Sapi, Kerbau
- Gejala : mata bengkak dan ada leleran cair, leleran kental dari hidung, radang rongga mulut, radang langit-langit dan gusi, demam, sulit bernafas, erosi mukosa hidung, kebutaan, penebalan kulit dan ada keropeng, kelenjar limfe bengkak, diare berdarah, kelumpuhan sampai mati.
- Penanganan : saat ini belum ada obat yang efektif, jauhkan dari kambing dan domba.
16. Jembrana :
- Hewan rentan : sapi Bali
- Gejala : demam selama 5-7 hari, leleran dari mata, hidung dan mulut yang berlebihan, ingus menjadi kental, bengkak di bagian pangkal leher, pangkal paha dan tulang belikat, perdarahan kulit di rongga mulut dan hidung serta gusi, erosi pangkal lidah, keringat berdarah, perdarahan kelopak mata, diare berdarah, kencing berdarah.
- Penanganan : penstrep, multivitamin.
17. Ringworm :
- Hewan rentan : semua jenis hewan
- Gejala : peradangan berbentuk bulatan, timbul di darah kepala dan leher
- Penanganan : sikat bagian yang menebal lalu oleskan dengan yodium tincture (betadine) atau oli bekas.
18. ORF :
- Hewan rentan : kambing, domba
- Gejala : lepuh daerah sekitar mulut, ada keropeng, bunga kol
- Penanganan : yodium tincture (betadine) atau oli bekas.
19. Surra :
- Hewan rentan : hewan mamalia
- Gejala : demam naik turun, mata kekuningan, penimbunan cairan daerah dada, perut dan scrotum, gerak sempoyongan dan berputar-putar.
- Penanganan : suramin (mahal) 

BEBERAPA JENIS OBAT YANG BISA DIGUNAKAN :

VETADRYL
Indikasi :
- Antihistamin
- Reaksi alergi, gatal-gatal, kulit kemerahan, sesak nafas, pinsan, muntah, mual.
· Akibat : lingkungan, makanan, minuman, pengobatan, post vaksinasi (pada babi).
· Parasit eksternal (kutu, tungau).
Dosis :
- Sapi, Kerbau Kuda : 1,25-2,20 ml / 100 kg BB
- Domba, Kambing : 0,75 ml / 30 kg BB
- Babi : 1,25 ml / 50 kg BB
- Anjing : 0,25 ml / 5 kg BB
- Kucing : 0,1 ml / 2 kg BB
Aplikasi : Injeksi Intramuskuler (i.m.)

TYMPANOL SB
Indikasi :
- Antitympani / anti kembung.
- Gejala kembung pada ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba).

Dosis :
- Sapi, kerbau : larutkan 100 ml Tympanol dalam 500 ml air minum.
- Kambing, domba : larutkan 25 ml Tympanol dalam 250 ml air minum.
Aplikasi : Oral (p.o.)

VERM – O Bolus
Indikasi :
- Tidak untuk hewan bunting.
- Anthelmintik / cacingan.
- Gangguan cacing gelang, cacing pita, cacing paru-paru.
- Napsu makan menurun, lemas, lesu.
- Rambut kusam dan berdiri atau tidak rata.
- Batuk-batuk dan mau muntah (babi dan anjing).
- Ada kotoran mata di sudut mata (anjing).
Dosis :
- Sapi, kerbau : 1 bolus / 200 kg BB
- Kuda : 1 bolus / 90 kg BB
- Kambing, domba : ½ bolus / 45 kg BB
- Babi, anjing : ½ bolus / 45 kg BB
Aplikasi : Oral (p.o.) diulang 4 bulan kemudian

IVOMEC
Indikasi :
- Tidak untuk hewan bunting.
- Obat keras, penggunaan harus dengan pengawasan dokter hewan.
- Pengendalian cacing gastrointestinal, paru-paru dan hati, parasit internal dan eksternal.
- Napsu makan menurun, lemas, lesu.
- Rambut kusam dan berdiri atau tidak rata.
- Batuk-batuk dan mau muntah (anjing).
- Ada kotoran mata di sudut mata (anjing).
Dosis :
- Pengulangan 14 hari
- Sapi : 1 ml / 50 kg BB
- Kambing, domba : 0,5 / 25 kg BB
- Anjing, kucing : 1 ml / 30 kg BB
Aplikasi : subcutan (s.c.)

INJECTAMIN
Indikasi :
- Multivitamin.
- Gangguan pertumbuhan, gangguan penyerapan makanan, gangguan fertilitas dan reproduksi, tulang rapuh.
- Anemia post partus (induk dan anak).
- Memulihkan dan menjaga stamina tubuh akibat perubahan iklim, transportasi.
Dosis :
- Sapi, kuda, kerbau : 2,5-5 ml / 100-300 kg BB
- Kambing, babi : 1 – 2 ml / 40 – 80 kg BB
- Anak babi, anjing : 0,5 – 1 ml / 5 – 10 kg BB
- Kucing, unggas : 0,1 – 0,2 ml / 1 – 2 kg BB
Aplikasi : Injeksi Intramuskuler (i.m.)

CALCIDEX Plus
Indikasi :
- Paralisis otot / kelemahan otot sebelum dan sesudah melahirkan.
Dosis :
- Sapi, kuda : 100-200 ml / 200-400 kg BB
- Kambing, babi : 25-50 ml / 50-100 kg BB
- Anjing : 2 – 5 ml / 5 – 10 kg BB
Aplikasi : larutan dihangatkan sesuai suhu tubuh lalu injeksi perlahan subcutan (s.c.) perlahan-lahan.


VITAMIN B KOMPLEKS
Indikasi :
- Proses penyembuhan dari sakit.
- Memperbaiki fungsi saraf.
- Pemulihan setelah melahirkan.
- Menambah nafsu makan.
Dosis :
- Hewan kecil : 1 – 2 ml
- Hewan besar : 5 – 10 ml
Aplikasi : intramuskuler (i.m.)

HEMADEX
Indikasi :
- Defisiensi zat besi (anemia).
- Anemia akibat cacingan, infeksi parasit.
- Anemia akibat melahirkan (post partus).
- Gejala anemia pada anak babi yang baru lahir.
- Lemah, letih, lesu, pucat, bulu kusam dan lengket.
- Meningkatkan daya tahan tubuh.
- Membantu pertumbuhan dan pertambahan berat badan.

Dosis untuk Pencegahan :
- Anak babi : 1 ml umur 3 – 7 hari
- Anak sapi : 5 ml umur 7 hari
- Kambing, domba : 1,5 ml
- Anjing, kucing : 0,1 – 0,2 ml / kg BB
Dosis untuk Pengobatan :
- Anak babi : 2 ml umur 2 – 4 hari diulang 2 minggu kemudian
- Babi bunting : 5 ml
- Sapi : 5 ml / 250 kg BB
- Kambing, domba : 5 ml
Aplikasi : Intramuskuler (i.m.)

BIODIN / BIOSOLAMIN
Indikasi :
- Kelemahan post partus.
- Kelemahan otot atau paralisis otot.
Dosis :
- Kuda, sapi : 10 – 20 ml
- Anak sapi : 5 – 10 ml
- Babi, anjing : 2 – 5 ml
- Kucing : 1 ml
Aplikasi : intramuskuler (i.m.) pengulangan 2 – 5 kali sebulan.

VITOL 140
Indikasi :
- Memperbaiki proses penyerapan makanan.
- Meningkatkan sistem pertahanan tubuh / daya tahan tubuh.
- Meningkatkan fertilitas ternak.
- Membantu proses penyembuhan dari sakit.
- Mengobati gangguan birahi / kemajiran / kemandulan pada ternak betina (hipofungsi ovari, dll).
- Mencegah kematian janin dan abortus.
Dosis :
- Sapi, kuda : 10 ml
- Anak sapi : 5 ml
- Kambing, domba : 3 ml
- Babi : 5 – 8 ml
- Anjing : 1 – 5 ml
- Kucing : 1 – 2 ml
- Ayam : 0,2 ml / kg BB
Aplikasi : intramuskuler (i.m.)

BETAMOX
Indikasi :
- Gangguan pencernaan.
- Gangguan pernafasan.
- Abses.
- Diare / mencret, infeksi saluran pencernaan.
- Pencegahan infeksi setelah operasi (kastrasi, dll).
Dosis : 1 ml / 10 kg BB
Aplikasi : intramuskuler (i.m.)

COLIBACT
Indikasi :
- Infeksi saluran pernafasan.
- Infeksi saluran pencernaan.
- Infeksi saluran kemih.
Dosis :
- Penyuntikan diulang 24 jam kemudian maksimal selama 3 hari.
- Sapi, kuda, kerbau : 6 ml / 100 kg BB
- Anak sapi, kuda, kerbau : 2,5 ml / 40 kg BB
- Kambing, domba : 3,5 ml / 50 kg BB
- Anak babi : 1 ml / 15 kg BB
- Anjing, kucing : 0,2 ml / 2 kg BB
Aplikasi : subkutan (s.c.) atau intramuskuler (i.m.)

PENSTREP 400
Indikasi :
- Leher bengkak
- Ngorok
- Berak berdarah
- Ingus jahat
- Batuk, bersin
- Bengkak persendian
- Post partus
- Segala jenis penyakit hewan
Dosis :
- Pemberian selama 3 hari
- Sapi, kambing, domba : 1 ml / 10 kg BB
- Babi : 1 ml / 10 kg BB
- Ayam : 0,2 ml / kg BB
Aplikasi : intramuskuler (i.m.)

LIMOXIN 200 LA
Indikasi :
- Leher bengkak
- Ngorok
- Berak berdarah
- Ingus jahat
- Batuk, bersin
- Bengkak persendian
- Post partus
- Infeksi saluran pencernaan
- Infeksi saluran pernafasan
- Infeksi saluran perkencingan
- Untuk semua jenis penyakit
Dosis :
- Diulang 2 hari kemudian
- Semua hewan : 1 ml / 10 kg BB
- Khusus ayam : 0,2 ml / kg BB
Aplikasi : intramuskuler (i.m.)

PENSTREP 4:0,5
Indikasi :
- Abses
- Untuk semua jenis gangguan penyakit.
Dosis :
- 1 vial dilarutkan dengan aquadest 10 ml
- Pemberian 2 kali sehari, selama 3 – 5 hari.
- Kuda : 0,1 – 0,5 ml / kg BB
- Sapi, kerbau : 0,05 – 0,33 ml / kg BB
- Kambing, domba : 0,05 – 0,33 ml / kg BB
- Babi : 0,2 ml / kg BB
- Anjing, kucing : 0,1 ml / kg BB
- Unggas : 0,2 ml / kg BB
Aplikasi : subkutan (s.c.) atau intramuskuler (i.m.)

VET OXY SB
Indikasi :
- Antibiotika
- Abses
- Batuk, ingusan, ngorok
- Gangguan pernafasan dan pencernaan
- Diare / mencret, infeksi saluran pencernaan
- Pencegahan infeksi setelah operasi (kastrasi, dll)
- Persendian bengkak
- Radang kelenjar susu
Dosis :
- Sapi, kuda : 4 – 8 ml / 50 – 100 kg BB ulang 24 jam kemudian
- Babi menyusui : 7 ml / 50 kg BB
- Kambing, domba : 2 – 4 ml / 15 – 30 kg BB
- Anjing, kucing : 0,5 – 2 ml
- Ayam : 0,5 – 1 ml (pengenceran
1 ml vet Oxy : 3 ml aquadest)
Aplikasi : intramuskuler (i.m.)

LEVAMISON
Indikasi :
- Cacing intestinal dan paru-paru
- Rambut kusam, lengket, berdiri
Dosis :
- Tidak untuk hewan bunting
- Tidak untuk babi < 10 kg
- Sapi, babi : 1 ml / 10 kg BB
- Kambing, domba : 1 ml / 10 kg BB
Aplikasi : intramuskuler (i.m.) atau subkutan (s.c.)

TETRAMISON
Indikasi :
- Anthelmintik
- Bulu kusam, berdiri dan kasar
- Ada leleran air mata berlebih
- Mata kotor
- Lemah, letih, lesu
Dosis :
- Sapi, kuda : 1 – 1,5 ml / 10 kg BB
- Domba, babi : 0,75 – 1 ml / 10 kg BB
- Unggas : 0,05 ml / kg BB
- Cacing mata : campur 1 ml tetramison dengan 2 ml aquadest untuk tetes mata
Aplikasi : subkutan (s.c.) atau intramuskuler (i.m.)

OXYTOCIN
Indikasi :
- Induksi kelahiran
- Memperlancar pengeluaran plasenta
- Menghentikan pendarahan setelah melahirkan
- Stimulasi air susu
Dosis :
- Babi : 3 – 5 ml
- Sapi, kuda : 4 – 8 ml
- Kambing, domba : 3 – 5 ml
- Anjing : 0,5 – 3 ml
- Kucing : 0,5 – 1 ml
- Merangsang air susu : 1 – 2 ml
Aplikasi : subkutan (s.c.) atau intramuskuler (i.m.)

SULFA STRONG
Indikasi :
- Gangguan pernafasan
- Diare, disentri
Dosis :
- Pemberian 3 – 5 hari berturut-turut
- Babi : 0,5 – 3 ml (umur 0-8 minggu)
- 3 – 5 ml (umur 2 – 6 bulan)
- 5 – 10 ml (diatas 6 bulan)
- Sapi, kuda : 15 – 30 ml
- Anak sapi : 3 – 10 ml
- Anak kambing : 0,5 – 3 ml
- Ayam : 0,25 – 1 ml
Aplikasi : intramuskuler (i.m.)

PIRANTEL PAMOAT 125 mg
INDIKASI :
- Anthelmintik
- Rambut kusam, kasar, berdiri
- Batuk, muntah
- Perut buncit/membesar dan menggantung
- Gerakan lambat
- Mata kotor dan berair
- Sekitar anus kotor
- Kadang berak berlendir sampai berdarah
Dosis :
- Babi, anjing, kucing : 1 tablet / 20 kg BB
Aplikasi : oral (p.o.)

PROGRAM VAKSINASI :
Kegiatan vaksinasi perlu dilakukan untuk memproteksi hewan dari beberapa penyakit yang sangat sulit untuk disembuhkan serta dapat mengurangi biaya yang mahal untuk pengobatan, adapun beberapa vaksin yang sering digunakan, antara lain :

SEPTIVET
- Vaksin in aktif, simpan di tempat sejuk. Jangan terpapar sinar matahari langsung.
- Membentuk antibodi untuk kekebalan tubuh terhadap penyakit SE (Septicaemia Epizootica / Haemorrhagic Septicaemia)
- Hewan rentan : sapi, kerbau, babi, kambing
- Dosis 2 ml per ekor
- Aplikasi : intramuskuler (i.m.)
- Pemberian setiap 6 bulan sekali, April dan Oktober.
- Kondisi vaksin baik jika ada lapisan bening di atas permukaan vaksin, jika lapisan bening di dasar botol, maka vaksin tersebut rusak.

MEDIVAC ND La Sota
- Vaksin aktif, simpan pada suhu 8o C
- Membentuk kekebalan tubuh unggas terhadap penyakit ND (Newcastle Diseases)
- Hewan rentan : unggas umur > 18 hari
- Dosis : larutkan 100 dosis medivac la sota dalam 50 ml aquadest. Suntik 0,5 ml / ekor.
- Aplikasi : intramuskuler (i.m.) paha/dada atau subkutan (s.c.) di leher bagian bawah

MEDIVAC ND Hitchner B1
- Vaksin aktif, simpan pada suhu 8o C
- Membentuk kekebalan tubuh unggas terhadap penyakit ND (Newcastle Diseases)
- Hewan rentan : unggas umur 4 - 7 hari
- Dosis : larutkan medivac Hitchner B1 dalam larutan dapar (pelarut khusus) jangan sampai ada buih
- Aplikasi : tetes mata atau lubang hidung

PESTIFFA
- Vaksin aktif, simpan pada suhu 8o C
- Membentuk antibodi untuk kekebalan terhadap penyakit Hog Cholera / Classical Swine Fever / kolera babi / sampar babi.
- Hewan rentan : babi
- Dosis :
- 50 dosis pestiffa dilarutkan dengan 100 ml aquadest.
- Pemberian 2 ml per ekor
- Induk babi menyusui anak umur 7 hari
- Anak babi umur 1 bulan
- Babi dewasa
- Aplikasi : intramuskuler (i.m.) diulang tiap tahun
- Untuk vaksinasi harus di sediakan obat anti histamin untuk mengatasi alergi post vaksinasi.

Sumber:
www.pusdiknaskeswan.kupang.blogspot.com

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:12

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.