loading...

Fakta Tentang LDL dan HDL Saat Cek Kolesterol

Posted by

loading...

loading...

Yang Perlu Anda Tahu Soal Cek Kolesterol

Saat melakukan pemeriksaan kolesterol melalui tes darah, terutama dengan alat yang ditusukkan ke jari, Anda sebenarnya belum melakukannya dengan lengkap.

Ada beberapa komponen kolesterol lain yang juga perlu Anda cek, di antaranya disampaikan oleh dr Franciscus Ari, SpPD yakni :
1. LDL,
2. Total cholesterol,
3. HDL,
4. Serum Tryglycerides.

"Sebenarnya yang dicek itu total kolesterolnya (dengan tusukan di jari -red), sedangkan pemeriksaan kolesterol ada empat", terang dokter spesialis penyakit dalam di RS Pondok Indah Bintaro Jaya tersebut kepada detikHealth, Kamis (15/6/2017).

Dari empat jenis tersebut, dr Ari menyebutkan bahwa LDL dan Tryglyceride adalah yang paling berbahaya. Sebab, LDL berfungsi sebagai pembawa kolestrol ke setiap pembuluh dan bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit. Tak jarang hal ini berujung pada stroke. Sedangkan trygliceride adalah suatu jenis lemak yang berada pada aliran darah.

HDL atau biasa orang sebut sebagai kolesterol baik berfungsi sebagai yang membawa kolesterol kembali ke dalam liver untuk dimetabolisme. Untuk meningkatkan HDL, dr Ari menyebutkan bisa dengan mengasup omega 3 seperti minyak ikan, walnut atau makanan lainnya yang kaya antioksidan.

Di angka berapa LDL dan Triglyceride yang normal?

Masih menurut dr Ari, LDL baiknya kurang dari 100. Sementara itu, trygliceride yang ideal adalah yang kurang dari 150. Apabila angka tersebut jauh lebih tinggi, kondisi itu disebut dengan hiperkolesterol. Hiperkolesterol dapat memancing penyakit jantung, stroke, hipertensi, perlemakan hati dan pankrearitis (radang pankreas) bahkan gangguan jaringan otak atau alzheimer.

Karena kolesterol tidak bisa dianggap sepele, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan lengkap kolesterol. Menurut panduan dari Adult Treatment Panel of The National Cholesterol Education Program, sebaiknya Anda melakukan screening pada usia 20 tahunan. Jika normal, pemeriksaan akan diulang setahun kemudian namun jika tidak maka dokter akan memantau dan diambil tes lagi setiap 3-6 bulan.

Sedangkan, penelitian United States Preventif Service Task Force merekomendasikan untuk wanita berusia 45 atau lebih dan laki-laki di atas 35 tahun agar melakukan screening tiap lima tahun sekali. Namun, untuk pasien yang memiliki riwayat maka pemeriksaan di usia 20 tahun sangat dianjurkan.

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 22:35

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.