loading...

Posisi Wanita dan Anak Saat Shalat Berjamaah

Posted by

loading...

loading...

LETAK BERDIRINYA MAKMUM ANAK-ANAK DAN WANITA

1. Dari hadits-hadits Nabi SAW bahwa susunan shaff di dalam shalat jamaah itu sebagai berikut : Imam berada di depan makmum (tengah-tengah; tidak terlalu ke kanan dan tidak terlalu ke kiri). Setelah itu orang-orang yang pandai atau orang dewasa berada dekat imam, kemudian baru anak-anak laki-laki. Kemudian setelah itu baru shaff wanita.

2. Dan dalam shalat berjama'ah yang diikuti oleh laki-laki dan wanita itu sebaik-baik shaff bagi laki-laki adalah yang pertama, dan seburuk-buruk shaff bagi mereka adalah yang paling belakang.

     Sedang sebaik-baik shaff bagi wanita adalah shaff yang belakang dan seburuk-buruknya adalah yang terdepan. Tetapi bila jamaah  shalat itu terdiri dari para wanita seluruhnya maka berlaku sebagaimana laki-laki yaitu sebaik-baik shaff adalah yang paling depan dan seburuk-buruk shaff adalah yang paling belakang.

Dasar hukumnya sebagai berikut :

عَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: لِيَلِنِى مِنْكُمْ اُولُوا اْلاَحْلاَمِ وَ النُّهَى، ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلَوْنَهُمْ، وَ اِيَّاكُمْ وَ هَيْشَاتِ اْلاَسْوَاقِ. احمد و مسلم و ابو داود، و الترمذى، فى نيل الاوطار 3: 205

Dari Ibnu Mas'ud, dari Nabi SAW beliau bersabda, "Hendaklah orang-orang yang sudah baligh dan pandai di antara kamu, di dekatku; kemudian orang-orang yang mengiringi mereka; kemudian orang-orang yang mengiringi mereka; dan hindarilah hiruk-pikuk (seperti) pasar". [HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi, dalam Nailul Authar juz 3, hal. 205]

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمنِ بْنِ غُنْمٍ عَنْ اَبِى مَالِكِ اْلاَشْعَرِيّ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ ص اَنَّهُ كَانَ يُسَوّيْ بَيْنَ اْلاَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِى اْلقِرَاءَةِ وَ اْلقِيَامِ. وَ يَجْعَلُ الرَّكْعَةَ اْلاُوْلَى هِيَ اَطْوَلُهُنَّ لِكَىْ يَثُوْبَ النَّاسُ. وَ يَجْعَلُ الرّجَالَ قُدَّامَ اْلغِلْمَانِ، وَ اْلغِلْمَانَ خَلْفَهُمْ، وَ النّسَاءَ خَلْفَ اْلغِلْمَانِ. احمد، فى نيل الاوطار 3: 207

Dari Abdurrahman bin Ghunmin dari Abu Malik Al-Asy'ariy, dari Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau (pernah) mempersamakan antara empat rakaat dalam bacaan dan berdiri; dan menjadikan rakaat pertama adalah yang lebih panjang, agar orang-orang bisa menyusul (mengikuti jama'ah). Dan beliau menempatkan orang-orang dewasa di depan anak-anak, dan anak-anak di belakang mereka; dan para wanita di belakang anak-anak. [HR. Ahmad, dalam Nailul Authar juz 3, hal. 207]

عَنْ اَنَسٍ اَنَّ جَدَّتَهُ مُلَيْكَةَ دَعَتْ رَسُوْلَ اللهِ ص لِطَعَامٍ صَنَعَتْهُ، فَاَكَلَ، ثُمَّ قَالَ: قُوْمُوْا فَلاُصَلّ لَكُمْ، فَقُمْتُ اِلىَ حَصِيْرٍ لَنَا قَدْ سُوّدَ مِنْ طُوْلِ مَا لَبِسَ، فَنَضَحْتُهُ بِمَاءٍ، فَقَامَ عَلَـيْهِ رَسُوْلُ اللهِ ص، فَقُمْتُ اَنَا وَ اْليَتِيْمُ وَرَاءَهُ، وَ قَامَتِ اْلعَجُوْزُ مِنْ وَرَائِنَا فَصَلَّى لَنَا رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ انْصَرَفَ. الجماعة الا ابن ماجه، فى نيل الاوطار 3: 207
Dari Anas, bahwa neneknya, yaitu Mulaikah, mengundang Rasulullah SAW untuk (makan) makanan yang dibuatnya, lalu beliau SAW makan. Kemudian setelah (selesai) makan beliau bersabda, "Berdirilah kalian, karena aku (akan) shalat bersama kalian". Lalu aku berdiri (menuju)  ke sebuah tikar milik kami, yang sudah menjadi hitam karena lamanya terpakai, lalu aku perciki dengan air. Kemudian Rasulullah SAW berdiri di atas tikar itu, dan akupun berdiri bersama anak yatim di belakangnya; dan wanita tua tersebut berdiri dibelakang kami, kemudian Rasulullah shalat bersama kami dua raka'at, lalu salam". [HR. Jama'ah, kecuali Ibnu Majah, dalam Nailul Authar juz 3, hal. 207]

عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: صَلَّيْتُ اَنَا وَ يَتِيْمٌ فِى بَيْتِنَا خَلْفَ النَّبِيّ ص وَ اُمّى اُمُّ سُلَيْمٍ خَلْفَنَا. البخارى 1: 177

Dari Anas bin Malik, ia berkata, "Aku bersama anak yatim di rumah kami pernah shalat di belakang Nabi SAW, dan ibuku, yaitu Ummu Sulaim, di belakang kami". [HR. Bukhari juz 1, hal. 177]

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: خَيْرُ صُفُوْفِ الرّجَالِ اَوَّلُهَا وَ شَرُّهَا آخِرُهَا، وَ خَيْرُ صُفُوْفِ النّسَاءِ آخِرُهَا وَ شَرُّهَا اَوَّلُهَا. الجماعة الا البخارى، فى نيل الاوطار 3: 208

Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik shaff bagi laki-laki adalah di depan, dan seburuk-buruknya adalah di belakang; dan sebaik-baik shaff bagi wanita adalah di belakang, dan seburuk-buruknya adalah di depan". [HR. Jama'ah, kecuali Bukhari, dalam Nailul Authar juz 3, hal. 208]

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 06:56

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.