loading...

Mengenal Sanca Batik Yang Memakan Manusia di Mamuju Tengah

Posted by

loading...
Ular Sanca Batik Memakan Manusia di Daerah Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Seperti Apa Sebenarnya Perilaku Ular Ini?

Ular terbesar di dunia

Catatan Wikipedia misalnya, sanca batik adalah sejenis ular dari suku Pythonidae yang berukuran besar dan memiliki ukuran tubuh terpanjang di antara ular lain.

Ukuran terbesarnya dikatakan dapat melebihi 8.5 meter dan merupakan ular terpanjang di dunia. Lebih panjang dari anakonda (Eunectes), ular terbesar dan terpanjang di Amerika Selatan.

Bergantung pada air

Sanca kembang hidup di hutan-hutan tropis yang lembap (Mattison, 1999).

Ular ini bergantung pada ketersediaan air, sehingga kerap ditemui tidak jauh dari badan air seperti sungai, kolam dan rawa.

Makanan utama

Makanan utama sanca batik adalah mamalia kecil, burung dan reptilia lain seperti biawak. Ular yang kecil memangsa kodok, kadal dan ikan.

Ular-ular berukuran besar dilaporkan memangsa anjing, monyet, babi hutan, rusa, bahkan manusia yang ‘tersesat’ ke tempatnya menunggu mangsa (Mattison 1999, Murphy and Henderson 1997, Shine et al. 1999).

Ular ini lebih senang menunggu daripada aktif berburu, barangkali karena ukuran tubuhnya yang besar menghabiskan banyak energi.

Cara sanca batik melumpuhkan mangsa

Mangsa dilumpuhkan dengan melilitnya kuat-kuat (constricting) hingga mati kehabisan napas. Beberapa tulang di lingkar dada dan panggul mungkin patah karenanya.

Kemudian setelah mati mangsa ditelan bulat-bulat mulai dari kepalanya.

Setelah makan besar lalu puasa puluhan bulan

Setelah makan, terutama setelah menelan mangsa yang besar, ular ini akan berpuasa beberapa hari hingga beberapa bulan hingga ia lapar kembali.

Seekor sanca yang dipelihara di Regent’s Park pada tahun 1926 menolak untuk makan selama 23 bulan, namun setelah itu ia normal kembali (Murphy and Henderson 1997).

Cara menyelamatkan diri

Seperti dikutip dari Tribun Timur, ada dua benda yang terlihat sepele tetapi sangat berguna untuk terhindar dari serangan ular, menurut peneliti reptil dan amfibi dari Insitit Pertanian Bogor (IPB), Mirza D Kusrini.

Benda tersebut adalah topi dan korek api.

Menggunakan topi rimba maupun topi tani saat berada di hutanbisa menyelamatkan nyawa dari serangan piton. Alasannya piton biasanya berada di atas pohon.

Piton biasanya akan menjatuhkan diri dari pohon-pohon yang tinggi dan mengincar kepala terlebih dahulu sebelum melilit.

Sumber http://jambi.tribunnews.com

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 03:03

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.