Inilah Sedekah Termudah, Senyum

Posted by

loading...

Gemar Bersedekah dengan Wajah Ceria

Sahabat, ada salah satu bentuk sedekah yang sering diremehkan atau diabaikan, padahal manfaatnya amat besar, bukan hanya untuk orang lain tapi terlebih lagi untuk diri sendiri, yaa... Sedekah tersebut berupa wajah ceria yang dihiasi senyuman.

"Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“ (HR. Tirmidzi, no.1956)

Seorang muslim semestinya merupakan orang yang ceria dan ramah, dermawan dalam memberikan senyuman tulus, serta mendamaikan hati orang lain karena wajahnya yang adem. Sungguh amat disayangkan jika kita tak paham betapa besarnya nilai sebuah wajah ceria. Bahkan Rasulullah sendiri telah mengingatkan agar kita tidak memandang kecil perkara ini.

“Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria.“ (HR. Muslim, no.2626)

Selain bernilai sedekah jika tersenyum untuk orang lain, wajah ceria yang senantiasa terhias dengan senyuman tulus juga memperlihatkan kadar kesehatan jiwa seseorang. Sebuah penelitian di jurnal Motivation and Emotion menunjukkan bahwa seseorang yang selalu tersenyum dalam foto-fotonya cenderung lebih sukses dalam pernikahan.

Pada orang-orang yang dalam foto selalu tersenyum, risiko perceraian teramati hanya mencapai 11 persen, sedangkan yang ekspresinya datar-datar saja risiko perceraiannya mencapai 31 persen. Selain itu, senyum juga bisa menjadi simbol kemapanan. Studi tahun 1998 di jurnal Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa orang-orang yang punya pengaruh di lingkungannya cenderung lebih murah senyum karena merasa bahagia. Sebaliknya, orang susah akan lebih banyak cemberut.

Lalu, sadarkah kita bahwa teladan kita yang mulia, Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam, merupakan sosok gagah yang senantiasa memperlihatkan wajah ceria dan mendamaikan hati siapapun yang menatapnya?

Salah seorang sahabat, Jarir bin Abdullah al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melarangku untuk menemui beliau sejak aku masuk Islam, dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memandangku kecuali dalam keadaan tersenyum di hadapanku." (HR. Bukhari Muslim)

Jika Rasulullah saja senantiasa berwajah ceria, mengapa kita rajin memasang tampang cemberut, lecek, atau datar? Dengan alasan menjaga image, pencitraan, atau untuk menjaga jarak dengan orang-orang kelas rendahan?

Mari kita biasakan berwajah ceria, karena kita tak bisa membahagiakan semua orang dengan harta yang kita miliki, namun kita mampu menyejukkan hati setiap orang dengan wajah ceria yang selalu kita tampakkan.

“Kamu tidak akan mampu berbuat baik kepada semua manusia dengan hartamu, maka hendaknya kebaikanmu sampai kepada mereka dengan keceriaan (pada) wajahmu."
(HR. Al Hakim)

Sahabat, semoga Allah mampukan kita menjadi seorang muslim yang memberi kedamaian pada orang lain dengan menampakkan wajah yang teduh, bukan sebaliknya membawa keresahan karena senantiasa berwajah sangar dan menakutkan hati. Wallahua’lam.

Sumber Tabung Wakaf Indonesia

Loading...
loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:23

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.