Teknik IB, Cara Pengenceran Semen Beku

Posted by

Loading...

2 TEKNIK PENGENCERAN SEMEN


Pengencer diberikan pada semen segar bertujuan sebagai media tempat spermatozoa itu hidup dan harus dapat mencukupi kebutuhan nutrisinya serta tidak menurunkan daya fertilitas spermatozoa tersebut. Spermatozoa tidak dapat tahan hidup pada waktu yang lama, kecuali bila ditambahkan berbagai unsur kedalam semen. Fungsi pengencer adalah sebagai berikut :
  • Menyediakan zat-zat makanan sebagai sumber energi bagi spermatozoa
  • Melindungi spermatozoa dari cold shock.
  • Menyediakan suatu penyanggah untuk mencegah perubahan pH akibat pembentukan asam laktat dari hasil metabolisme spermatozoa.
  • Mempertahankan tekanan osmotik dan keseimbangan elektrolit yang sesuai.
  • Mengandung unsur-unsur yang sifat fisik dan kimianya hampir sama dengan semen dan tidak mengandung zat yang bersifat toksik bagi spermatozoa dan saluran kelamin betina.
  • Mencegah pertumbuhan mikroorganisme.
  • Memperbanyak volume semen.

Syarat penting yang harus dimiliki pengencer menurut Toelihere (1993) adalah :
  • Murah, sederhana, praktis dibuat dan mempunyai daya preservasi yang tingg.
  • Mengandung unsur yang sifat fisik dan kimianya hampir sama dengan semen dan tidak mengandung zat bersifat racun bagi spermatozoa dan alat kelamin betina.
  • Mampu mempertahankan daya fertilitas spermatozoa dan tidak terlalu kental yang dapat menghambat fertilisasi.
MACAM – MACAM PENGENCER SEMEN
1)   Pengencer Tris Aminomethan Kuning Telur
Komposisi Tris aminomethan kuning telur 100 ml, sebagai berikut :
  • Tris aminomethan           1,363 g
  • Asam Sitrat                        0,762 g
  • Laktosa                                      1,5 g
  • Raffinosa                                  2,7 g
  • Fruktosa                                   0,5 g
  • Penicillin                                  0,1 g
  • Streptomicyn                         0,1 g
  • Kuning telur                             20 ml
  • Aquabidest                               80 ml
Cara pembuatan pengencer Tris aminomethan
  • Bahan-bahan yang terdiri dari Tris aminomethane, asam sitrat, laktosa, rafinosa dan fruktosa dimasukkan dalam erlenmeyer dan ditambahkan aquadest 80 ml serta dihomogenkan dengan stirer magnetik selama 10–15 menit.
  • Setelah dihomogenkan dimasukkan kedalam panci dan dipanaskan sampai mendidih dengan tujuan untuk sterilisasi.
  • Diturunkan suhunya dari 100oC ke suhu 37oC.
  • Ditambahkan Penicillin dan Streptomicyn dan dihomogenkan lagi selama 10–15 menit.
  • Kuning telur dimasukkan dan dihomogenkan selama 15–20 menit.
  • Dimasukkan dalam refrigerator dan setelah 3 hari dipisahkan antara endapan dan supernatan serta yang digunakan hanya supernatannya sedangkan endapan dibuang.

Fungsi dari masing-masing bahan penyusun Tris aminomethan kuning telur:
a)    Tris Aminomethan : sebagai buffer untuk mencegah perubahan pH akibat metabolisme spermatozoa berupa asam laktat dan mempertahankan tekanan osmotik dan keseimbangan elektolit.
b)    Asam sitrat : sebagai buffer, pengikat butir-butir kuning telur dan mempertahankan tekanan osmotik dan keseimbangan elektrolit
c)    Laktosa dan fruktosa : sebagai sumber energi spermatozoa.
d)    Kuning telur : sebagai pelindung spermatozoa dari cold shock dan sumber energi bagi spermatozoa.
e)    Raffinosa : sebagai sumber energi dan mencegah efek lethal pembekuan
f)     Penicillin dan Streptomycin : mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang mematikan, seperti kuman vibri foetus dan meningkatkan daya tahan spermatozoa.

2)   Pengencer Susu Skim Kuning telur
Komposisi pengencer Skim Milk 100 ml, sebagai berikut:
  • Skim                                10 g
  • Fruktosa                          1 g
  • Penicillin                  0,34 g
  • Streptomicin           0,16 g
  • Kuning telur                   5 ml
  • Aquabidest                  95 ml
Cara pembuatan pengencer skim
  • Aquabidest dimasukkan dalam erlenmeyer dan dipanaskan sampai 37oC.
  • Bahan-bahan dimasukkan dalam aquabidest secara berurutan (susu skim, fruktosa dan kuning telur)
    • Fruktosa dimasukkan apabila susu skim telah homogen dan seterusnya
    • Larutan dihomogenkan selama 15–20 menit
    • Larutan ditim (direndam dalam wadah yang berisi air panas atau mendidih) sampai muncul embun dibagian dalam erlenmeyer.
    • Larutan didinginkan pada suhu ruang sampai 37oC.
    • Penicillin dan streptomicin dimasukkan kedalam larutan secara berurutan.
    • Larutan disimpan dalam refrigerator dan diendapkan selama 3 (tiga) hari (supernatan saja yang digunakan).
    • Apabila larutan langsung digunakan, maka dilakukan sentrifugasi 1500 rpm selama 1 jam.
Selain pengencer di atas juga masih banyak pengencer-pengencer yang digunakan untuk prosesing semen, akan tetapi media yang cocok dan mudah didapatkan adalah pengencer diatas. Pengencer lain adalah TCM 199, Tris Sitrat, Andromed dan lain-lain. Penentuan pengencer yang tepat untuk semen ternak harus dilakukan penelitian dulu, karena sifat kimiawi spermatozoa dari masing-masing ternak berbeda. Misalnya, pengencer skim dapat digunakan dan dapat menghasilkan kualitas frozen semen yang bagus pada semen sapi, tetapi belum tentu pengencer skim ini bagus untuk media semen kambing.

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:58

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.