loading...

Hukum Memakai Celana Diatas Mata Kaki, Masuk Khilafiyah

Posted by

Loading...
HUKUM ISBAL MASUK KHILAFIYAH

Ada yang celananya TIDAK ISBAL namun mulutnya yang ISBAL.

Isbal adalah celana atau sarung yang menjulur di bawah mata kaki. Hukum isbal yg dibahas ini berlaku bagi laki2 bukan perempuan.

Disebutkan dalam Buku Ustadz Abdullah Zaen, 14 Contoh Sikap Hikmah dalam Berdakwah

"Boleh memakai celana pas di atas mata kaki."

• Sekarang pertanyaannya, apakah jika ada yang memakai celana di bawah mata kaki lantas kita katakan dia tidak sejalan lagi dengan kita?

Kami sendiri masih menganggap bahwa masalah isbal ataukah tidak masih masalah KHILAFIYAH, bukan permasalahan yang masuk dalam ushul aqidah.

Semoga Allah merahmati kita semua.

---

Footnote:

Ini dari tulisan kami di RumayshoCom

Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa jika menjulurkan celana tanpa sombong maka hukumnya makruh karena menganggap bahwa hadits Abu Huroiroh pada kasus kedua dapat dibawa ke hadits Ibnu Umar pada kasus pertama. Maka berarti yang dimaksudkan dengan menjulurkan celana di bawah mata kaki sehingga mendapat ancaman (siksaan) adalah yang menjulurkan celananya dengan sombong. Jika tidak dilakukan dengan sombong, hukumnya makruh. Hal inilah yang dipilih oleh An Nawawi dalam Syarh Muslim dan Riyadhus Shalihin, juga merupakan pendapat Imam Syafi’i serta pendapat ini juga dipilih oleh Syaikh Abdullah Ali Bassam di Tawdhihul Ahkam min Bulughil Marom -semoga Allah merahmati mereka-.

Sumber : https://rumaysho.com/837-hukum-celana-di-bawah-mata-kaki-2.html

---

Yang kami sedihkan adalah kejadian seorang bapak berikut.

Ia pernah menghadiri kajian kami di Kemang Jakarta. Ia menceritakan yang ia alami di beberapa waktu yang lalu. Ketika ia ingin bertemu dengan ustadz kondang untuk bertanya masalah agama, panitianya ketika melihat ada yang bertemu berpenampilan isbal seperti dia, sudah memandang “sinis”. Akhirnya, bapak tersebut mengurungkan niat untuk ketemu. Ia sangat kecewa dengan sikap panitia yang seperti itu.
Kenapa sampai bisa menyikapi orang seperti itu yah? Kenapa kita tidak bisa bersikap, “Ooh barangkali bapak ini yang menganggap berisbal itu makruh?” Kalau tahu seperti ini, pasti menyambut tamu seperti itu akan lebih akrab.

Pelajaran penting, sikapilah masalah yang masih ada ruang beda pendapat dengan bijak.

Sumber : https://rumaysho.com/14308-sinis-pada-yang-isbal.html

ORANG YANG MEMAKAI PAKAIAN ISBAL, ITU JUGA MASIH SAUDARA KITA.

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 23:44

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.