loading...

Cara Membuat Pakan Alternatif Untuk Ayam Kampung

Posted by

loading...
Ayam kampung adalah sebutan di Indonesia bagi ayam peliharaan yang tidak ditangani dengan cara budidaya massal komersial serta tidak berasal-usul dari galur atau ras yang dihasilkan untuk kepentingan komersial tersebut. Nama ilmiah: Gallus gallus domesticus (Wikipedia)
Pakan alternatif untuk ayam kampung ini diyakini meningkatkan produksi telur pada peternakan budidaya ayam kampung, Ransum sederhana ini dituliskan berdasarkan pengalaman dan belum ada uji ilmiah yang dilakukan oleh kalangan akademisi peternakan, namun dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa pakan yang digunakan oleh peternak mampu menekan biaya budidaya sekaligus meningkatkan hasil produksi khususnya telur ayam kampung.


Tanaman Talas


Cara membuat Pakan ayam kampung alternatif Pakan alternatif yang digunakan oleh peternak yang saya amati ini terdiri dari bahan berikut:
  • Talas (umbi dan daun) menurut peternak yang membudidayakan ayam kampung tersebut, dapat digunakan umbinya saja, atau tangkai dan daunya saja atau dikombinasikan keduanya. Yang sering beliau gunakan adalah tangkai dan daun talas.
  • Beras dolog (catu), agar biaya lebih murah bila di daerah anda tidak terdapat beras dolog ini beli saja beras yang paling murah atau beras aking juga boleh.
  • Dedak, disini untuk budidaya ayam kampung ini tidak masalah dedak kualitas sedang yang digunakan. Dedak kualitas sedang adalah dedak yang tidak terlalu halus.
  • Tepung tulang atau tepung cangkang kerang (keong) ini tidak wajib, diberi jika ada saja.


Cara Membuat Pakan Alternatif Untuk Ayam Kampung:
  • Cincang umbi, batang dan daun talas kecil-kecil kurang lebih ½ Cm, tanak semua bahan selayaknya menanak nasi. Ukuran perbandingan bahan; untuk 2 Kg pakan gunakan 1kg umbi talas atau daun talas, ½ Kg Beras dan ½ Kg dedak. Tepung tulang hanya dibutuhkan satu sendok makan. Aduk rata semua bahan tersebut dan ditanak.
Peningkatan Peformance Ayam Kampung
Hasil yang didapatkan dengan menggunakan pakan ayam kampung alternatif ini ternyata sangat bagus, pertumbuhan sangat baik dan jumlah telur yang dihasilkan juga selayak peternak yang memberi pakan produksi pabrik. Oleh karena itu saya berani mengatakan bahwa ini adalah salah satu tekhnis terbaik dalam menekan biaya produksi. Berdasarkan perhitugan kasar, penggunaan talas sebagai bahan dasar ransum dapat menekan biaya hingga 50 % dari penggunaan pelet.

Kendala Yang Kadang Timbul

Kekurangan menggunakan pakan alternatif seperti ini adalah sulit mengadaptasikan ayam dalam mengkonsumsi talas. Awal-awal mengguankan pakan ini biasanya ayam kampung belum mau memakannya, namun hanya terjadi beberapa hari saja. Untuk melakukan penyesuaian, paksa ayam kampung tersebut untuk memakan pakan ini dengan tidak memberi pakan selain pakan yang kita buat ini. Tidak perlu takut ayam akan mati kelaparan, ketika mereka lapar maka talas beserta daunnya akan dimakan secara lahap.

Sumber: http://kesehatan-ternak.blogspot.co.id 


Tips Singkat Cara Budidaya Ternak Ayam Kampung

Pemilihan Bibit Ayam Kampung

Memilih bibit yang benar menjadi faktor penentu keberhasilan budidaya ternak ayam kampung, faktor ini memberikan kontribusi 30% terhadap keberhasilan Anda. Jadi, upayakan untuk melakukan tahap pertama ini dengan benar.

Bibit ayam kampung atau (DOC) bisa didapat dengan cara:
  • Membeli DOC ayam kampung dari pembibit secara langsung
  • Membeli telur tetas dan menetaskannya sendiri
  • Membeli indukan sendiri kemudian dirawat hingga menetaskan bibit-bibit ayam yang baik dan sehat. Tapi cara ini tentu membutuhkan waktu yang lebih lama.

Bibit ayam atau DOC ayam kampung yang baik dan bermutu dapat dilihat dari beberapa ciri-ciri, misalnya dapat berdiri tegap, pusar terserap sempurna, sehat, lincah dan terlihat bersih, mata bersinar, makannnya lahap, bulu mengkilap dan tanggal tetas yang tepat.

Pemilihan dan Pemberian Pakan

Pakan untuk ayam kampung relatif lebih mudah dan fleksibel, tidak serumit dibandingkan dengan beternak ayam pedaging, petelur atau puyuh. Beberapa bahan pakan yang bisa dibeli dan berikan ke ayam antara lain:
Konsentrat, jagung, dedak, pakan pengganti seperti sisa dapur, nasi sisa, roti BS, mie instant yang rusak tapi bukan yang sudah kadaluarsa, bihun BS, dan banyak lagi lainnya.

Hal terpenting dalam memberikan pakan adalah mengukur kebutuhan nutrisi ayam kampung yaitu energi metabolis (EM) sebesar 2500 Kkal/kg dan protein kasar (PK) sebesar 12%.

Untuk jumlahnya, berikut ini ukuran pakan sesuai dengan usia ayam:
  • 7 gram/per hari sampai umur 1 minggu
  • 19 gram/per hari sampai umur 2 minggu
  • 34 gram/per hari sampai umur 3 minggu
  • 47 gram/per hari sampai umur 4 minggu
  • 58 gram/per hari sampai umur 5 minggu
  • 66 gram/per hari sampai umur 6 minggu
  • 72 gram/per hari sampai umur 7 minggu
  • 74 gram/per hari sampai umur 8 minggu
Sedangkan untuk minum ayam, sesekali perlu dicampur dengan vitamin+antibiotika, untuk pemberian minum secara adlibitum atau harus selalu tersedia sepanjang hari.

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:08

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.