loading...

Pemangkasan, Cara Ampuh Mempercepat Produksi Tanaman Buah

Posted by

Agar Tanaman Buah (Mangga, Lengkeng, Leci dan Durian) Bisa Cepat Berproduksi / Berbuah, Lakukan Teknik dan Cara Pemangkasan Yang Tepat

Dengan pemangkasan, tajuk tanaman mangga, lengkeng, leci, dan durian di Thailand bisa mencapai bentuk ideal. Bagian dalam tajuk bersih dari ranting dan daun, serta bagian atas tajuk berlubang. Karena itu, buah yang dihasilkan bisa mencapai kualitas optimal. Karena mahalnya tenaga kerja di Thailand, maka pemangkasan lebih banyak ditujukan untuk membatasi pertumbuhan tanaman. Durian umumnya hanya mencapai ketinggian 15 m. Sementara itu, di Indonesia tinggi tanaman durian bisa sampai 30 m.

Tinggi tanaman mangga, lengkeng, dan leci di Thailand malah hanya 5 m. Dengan ketinggian tanaman tersebut, upah tenaga kerja bisa dihemat karena pekerjaan cukup dilakukan dari mobil pickup atau traktor. Tenaga kerja yang berdiri di atas traktor atau mobil pickup tersebut akan memangkas cabang dan ranting dengan gergaji, parang, atau gunting pohon. Untuk lebih menghemat tenaga, biasanya pemangkasan dilakukan serentak dengan panen atau pemupukan.


Pemangkasan pada Tanaman Buah Semusim    

Pada budi daya melon dan semangka, pemangkasan dilakukan dengan memotes tunas yang akan membentuk cabang dan bakal buah. Namun, tidak semua bakal buah di buang. Umumnya, pekebun hanya menyisakan satu atau dua bakal buah dalam satu tanaman. Bakal buah yang dipelihara tersebut berada di ruas tengah. Pada ruas-ruas berikutnya, seluruh bakal buah dan tunas cabang dihilangkan. Pemangkasan tersebut dilakukan supaya seluruh hasil fotosintesis disalurkan untuk pembentukan buah. Sementara itu, pada tanaman stroberi, semua stolon dibuang supaya dihasilkan buah yang ukuran dan tingkat kemanisannya optimal. Namun, di lokasi pembenihan, stolon tetap dipelihara untuk menghasilkan bibit baru. Bunga yang keluar pun harus dibuang.

Pemangkasan pada Tanaman Buah Tahunan

Pada buah tahunan, pemangkasan mula-mula bertujuan untuk membentuk tajuk. Setelah tajuk terbentuk, pemangkasan diperlukan untuk mengurangi laju pertumbuhan vegetatif. Bila pertumbuhan vegetatif berhenti, tanaman akan berkonsentrasi untuk pertumbuhan generatif atau pembentukan buah. Cabang atau ranting yang dipangkas adalah cabang yang tidak produktif. Di antaranya, cabang yang berada di dalam tajuk tanaman, cabang yang pertumbuhannya sangat pesat atau cabang tunas air, dan cabang yang tumbuh lurus ke atas cabang maling. Pada tanaman keras, pemangkasan juga bertujuan untuk meratakan distribusi sinar matahari. Dengan dihilangkannya cabang dan ranting tersebut, tanaman akan segera berbunga, Pada beberapa tanaman tahunan, pola pemangkasan berbeda-beda.

Tanaman yang Berbuah di Ujung Ranting

Tanaman yang berbuah di ujung ranting di antaranya mangga, rambutan, jeruk, manggis, dan jambu biji. Pada tanaman tersebut, tajuk bagian atas harus selalu dipangkas dan dibiarkan terbuka, karena ranting dibagian tersebut tidak akan menghasilkan buah. Supaya tajuk bagian tengah kosong, harus dilakukan toping, yakni membuang tunas utama yang akan menjadi kelanjutan dari batang utama. Tunas-tunas yang potensial tumbuh membesar menggantikan batang utama juga dibuang sejak dini. Bila pemangkasan dilakukan setelah tunas itu menjadi ranting atau cabang yang besar, tanaman bisa mengalami stres berat. Tunas dan ranting di bagian bawah tanaman sebaiknya juga dibuang. Ranting-ranting dibagian ini juga tidak akan produktif, karena sinar matahari yang diterimanya tidak optimal.

Tanaman mangga umur produktif, umumnya sudah tidak pernah menumbuhkan tunas air. Namun, pemangkasan tetap diperlukan supaya tanaman tidak tumbuh meninggi atau menyamping hingga penanganan panennya menjadi susah. Tanaman yang paling banyak menumbuhkkan tunas air adalah jeruk dan jambu air. Terlebih jika cabangnya banyak ditumbuhkan secara horisontal, tunas air harus rutin dibuang.

Meskipun demikian, secara periodik salah satu tunas air itu harus dipelihara untuk mengganti cabang vertikal yang telah tua ndan kurang produktif. Setelah tunas air tersebut mencapai ukuran hampir sama dengan cabang induknya, maka cabang induk itulah yang harus dibuang. Tunas air yang akan difungsikan sebagai pengganti tunas tua, harus sudah memiliki ranting dengan daun tua sekitar 70%. Bila sebagian besar daun dari tunas muda itu masih berupa pucuk, akan terjadi stagnasi pembuahan.

Arah terbit dan tenggelamnya matahari juga harus menjadi pertimbangan pada pemangkasan tanaman yang berbuah di ujung ranting. Populasi ranting di bagian timur dan barat sebaiknya lebih rapat dibandingkan dengan di bagian selatan dan utara. Dari ranting bagian barat dan timur inilah buah akan keluar lebih banyak.

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:15

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.