Cara Praktis Mengolah dan Mengeringkan Cabe

Posted by

loading...

Loading...
Cara Mengatasi Kelebihan Cabai Saat Panen Raya Agar Harga Tidak Anjlok, Olah dan Keringkan!

Secara garis besar pengeringan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pengeringan alami dan pengeringan buatan. Pengeringan alami dapat dilakukan dengan penyinaran matahari langsung misalnya dengan penyinaran atau pemnfaatan energi panas. Beberapa cara pengeringan sebagai berikut :

Cara petani
Pengeringan yang umumnya digunakan oleh petani adalah dengan menggunakan lantai semen atau pasangan batu bata yang diplester. Selain cara tersebut pengeringan dapat dilakukan dengan menggunakan rak-rak yang dibuat dari kayu atau anyaman bambu. Pengeringan cara petani mempunyai keuntungan tidak memerlukan bahan bakar sehingga biaya pengeringan murah, memperluas kesempatan kerja dan sinar matahari mampu menembus kedalam jaringan sel bahan. Sedangkan kerugiannya antara lain : suhu pengeringan dan kelembapan tidak dapat dikontrol, hanya berlangsung bila ada sinar matahari.

Pengeringan buatan :
Pengeringan buatan dengan energi matahari pada prinsipnya sinar matahari digunakan sebagai pengganti sumber panas dari bahan bakar pada saat pengeringan. Pengeringan buatan berbentuk seperti lemari dengan dinding terbuat dari pelastik dan rangka terbuat dari kayu. Jumlah rak disesuaikan dengan besar ukuran alat pengering. Rancangan alat pengering terdiri dari tiga bagian yaitu cerobong, ruang pengering, dan kolektor. Kolektor terdiri dari isolator yang terbuat dari seng bergelombang, yang berfungsi sebagai pengubah sinar matahari menjadi sumber panas.


Keuntungan pengertian buatan adalah : (1) tidak perlu dijaga dari gangguan hujan dan gangguan hewan peliharaan, (2) tidak perlu diangkat ( dibongkar) sebelum kering.

Pengeringan dengan oven
Alat ini menggunakan sumber panas dari tenaga listrik. Cabai merah dapat dikeringkan dalam bentuk utuh atau dibelah. Cabai merah yang dibelah pengeringannya lebih cepat dibandingkan dengan cabai yang dikeringkan utuh. Pengeringan dengan oven dapat dilakukan pada suhu 60 Celcius C selama 20-25 jam.

Untuk menjaga agara warna cabai merah tetap baik, setelah dibelah cabai segera dikeringkan. Cara lain adalah direndam dalam larutan bisulfit (Natrium Sulfit/Natrium Metabisulfit) 0,2% selama 5-10 menit.

Saus Cabai Merah
  • Pilih cabai merah yang warna merahnya seragam. Cabai yang berwarna hijau atau merah kehijauan tidak dianjurkan digunakan dalam pembuatan saus cabai, karena akan menyebabkan saus cabai menjadi kecoklat coklatan.
  • Setelah dibuang tangkainya, cabai merah dicuci bersih lalu dikukus sampai matang. Lama pemanasan tergantung pada banyaknya cabai merah yang dikukus. Setelah matang cabai merah digiling bersama bumbu-bumbu yang terdiri dari : bawang merah 1%, bawang putih 1%, berdasarkan berat bahan kedua bumbu tersebut ditambahkan bersama cabai pada saat cabai dihancurkan sampai diperoleh bubur cabai.
  • Selanjutnya bubur cabai dipanaskan ditambahkan gula 6%, garam 2%, dan cuka 0,25% (berdasarkan berat bahan), semua bahan dipanaskan. Saus cabai yang telah dimasak dimasukan kedalam botol, lalu dilakukan pasteurisasi selama 30 menit.
Tepung Cabai
  • Pilih cabai yang sehat dan berwarna merah yang seragam.
  • Dilakukan pemanasan awal (blansing) 7-10 menit lalu dikeringkan menggunakan oven atau alat pengering dengan energi surya.
  • Setelah kering diangkat dan digiling sampai halus.
  • Dikemas dengan pengemasan yang ideal seperti dengan botol kaca atau polythylene yang tidak mudah menyerap uap air. Simpan ditempat yang kering.
  • Sebagai tambahan : cabai kering yang telah dibuat tepung dapat dicampur dengan rempah-rempah lainnya dan dapat digunakan sebagai bumbu siap pakai.

Loading...
loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:40

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.