Stop Kebiasaan Suka Pamer Nilai dan Ranking Raport Anak

Posted by

loading...

Assalamu'alaikum Wr Wb

Akhir bulan Desember adalah penerimaan raport buat para putra-putri/cucu kita. Saya ikut bahagia di hari yang ceria ini buat kita semua. Ijinkanlah saya memberi sudut pandang yang mungkin bermanfaat untuk kita semua.

1. BERHENTILAH kita memamerkan ranking puta-putri kita
Yang TERPENTING dari Pendidikan itu BUKAN ranking. Hakekat dari pendidikan itu adalah menjadikan anak kita :
• mencintai aktivitas membaca untuk mencari pengetahuan
• bisa berpikir logis
• tahu nilai-2 benar & salah
• mampu mengembangkan bakatnya, dan
• punya semangat juang untuk mewujudkan apa yang dia inginkan secara disiplin & konsisten.

2. BERHENTILAH kita menjadikan ranking putra-putri sebagai kunci dari keberhasilan.
Ketika kita menjadikan ranking sebagai bukti keberhasilan pada anak kita, dampak terbesar adalah pada titik itulah kita berfokus. Kenyataannya TIDAK

• Saat anak kita mencintai membaca maka mereka menguasai banyak pengetahuan, tidak peduli apakah mereka punya ranking baik atau buruk.

• Saat anak kita bisa bepikir logis maka mereka akan mampu membangun visi dan impian mereka. Visi dan impian mereka itu tidak bisa dinilai per semester atau diperbandingkan antara anak satu dengan anak lainnya.

• Saat anak kita tahu mana nilai yang benar dan mana yang salah maka mereka akan punya integritas

• Saat mereka mengenal bakat mereka yang sesungguhnya maka mereka akan mampu menghasilkan karya dan dedikasi yang terbaik

• Saat anak kita punya semangat juang maka itulah kunci sejatinya kesuksesan hidup.

Dan ini semua tidak bisa diranking. Jika kita fokus pada ranking maka kita akan kehilangan nilai-nilai yang hakiki dalam pendidikan. Kalau kita harus kompromi dengan sistem pendidikan sekolah maka “kompromi” kita adalah, usahakan anak kita SELALU naik kelas dan bergairah menjalani aktivitas sekolahnya.

Maknai nilai raport anak kits HANYA sebagai SALAH SATU indikator untuk tahu mana titik lemahnya, mana titik unggul dan progress kerjanya sehingga kita bisa tahu di titik mana kita harus membantu anak kita. Sementara sisanya bantulah anak kita untuk cinta membaca, mampu berhitung secara logis, menemukan bakat/kelebihannya, mengajarkan kejujuran dan punya semangat juang pantang menyerah.

Proses pendidikan & pengajaran  adalah proses seumur hidup, tidak adil bagi putra-putri kita hanya dinilai dari ranking yang diperolehnya semester ini atau semester yang lalu.

Rizki Nuansa Hadyan
Psikolog & Pemerhati Dunia Pendidikan

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:06

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.