Falsafah Punakawan, Semar Gareng Petruk Bagong

Posted by

Loading...

Semar-Gareng-Petruk-Bagong (Punakawan)
(Sebuah Falsafah Hidup)

Fitrahnya,
Seorang manusia akan berhasil dalam hidup yang paripurna dan,
mencapai cita-cita ideal jika didasari oleh:
pikiran jernih (cipta),
hati tulus (rasa),
tekad bulat (karsa) dan
mau bekerja keras (karya).
Cipta, dilambangkan oleh Semar,
Rasa oleh Gareng,
Karsa oleh Petruk, dan
Karya oleh Bagong

Semar,
Nama tokoh ini berasal dari bahasa Arab Ismar atau Syimar.
Dalam lidah Jawa kata  "Is-"  biasanya dibaca  "Se-".
Misalnya, Istambul menjadi Setambul.
Ismar berarti paku. Oleh karenanya tokoh ini dijadikan pengokoh (paku) terhadap semua kebenaran yang ada atau sebagai rujukan, dalam mencari kebenaran terhadap segala masalah.
Agama adalah pengokoh/pedoman hidup manusia.
Jadi, Semar dengan demikian juga adalah simbolisasi dari agama sebagai prinsip hidup setiap umat beragama.

Nala Gareng,
Diadaptasi dari kata Arab Naala Qariin atau Nala Khairan.
Lidah Jawa melafadzkan kata Naala Qariin menjadi "Nala Gareng".
Kata ini berarti memperoleh banyak teman, ini sesuai dengan dakwah para aulia sebagai juru dakwah untuk memperoleh sebanyak-banyaknya teman (umat) agar kembali ke jalan Allah SWT dengan sikap arif dan harapan yang baik.

Petruk,
Diadaptasi dari kata Fatruki. Kata ini merupakan kata pangkal dari sebuah wejangan (petuah) tasawuf yang berbunyi, _"Fat-ruk kulla maa siwalLaahi"_ , yang artinya: "tinggalkan semua apa pun yang selain Allah".
Wejangan tersebut kemudian menjadi watak para aulia dan mubaligh.
Petruk juga sering disebut "Kanthong Bolong", artinya kantong yang berlubang. Maknanya bahwa, setiap manusia harus menzakatkan hartanya dan menyerahkan jiwa raganya kepada Allah SWT secara ikhlas, layaknya berlubangnya kantong yang tanpa penghalang.

Bagong,
Berasal dari kata Baghaa atau Bagho yang berarti berontak, yaitu berontak terhadap kebathilan dan keangkara-murkaan.
Secara utuh dan satu kesatuan, kalau kata-kata tersebut digabung jadilah.....
“Syimar Khairan, Fatruki Bagho”
yang berarti “Sebarkan Kebaikan, Jauhi Kejelekan"

Wayang punawakawan ada cuma di Indonesia
Tdk ada di aslinya yg versi Hindu Dari India

Semar, Petruk, Gareng, Bagong buatan/kreasi dari Wali Songo....
Sunan Kalijaga.

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 15:35

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.