loading...

Arti Pakan Alternatif Yang Tepat Untuk Unggas

Posted by

loading...

loading...
loading...

Pakan alternatif adalah pakan yang dibuat dari bahan baku pakan alternatif, berasal dari lokal baik sebagian dan/atau seluruhnya, tetapi bisa memenuhi STANDAR SPESIFIKASI pakan sesuai jenis dan fase hidup ternaknya dengan catatan harganya bisa lebih murah tapi performan-nya bisa setara dibanding pakan konvensional (buatan pabrikan).

TUJUAN
1. Kemandirian terhadap sumber bahan baku pakan sebagain dan/atau keseluruhan;

2. Harga pakan komplitnya diharapkan bisa lebih murah 5 – 20% dibanding pakan konvensional (buatan pabrikan). Kalau harga pakan alternatif bisa lebih murah 50% dibanding pakan pabrikan, itu sesuatu yang hampir mustahil. Jangan-jangan pakan abal-abal. Apakah spesifikasinya bisa setara dengan pakan pabrikan? Apakah kualitas dan performans-nya bisa setara dengan pakan pabrikan? Tunjukkan sertifikat hasil uji laboratorium yang kredibel. Biasanya "ora tau mambu lab".

3. Bisa membuat pakan spesifik untuk tujuan tertentu, misal pakan organik bebas antibiotika, warna kulit lebih coklat atau pucat atau lebih biru, warna ovum bisa lebih orange, ukuran telur menjadi lebih kecil atau lebih besar, memproduksi telur organik, low cholesterol, bebas kuman dan lain-lain tujuan.

BAGAIMANA MENDAPATKAN DAN/ATAU MEMBUATNYA ?
1. Lakukan survey sejauh radius maksimum 15 km dari lokasi farm, apakah ada bahan baku lokal yang masih layak pakai dengan jumlah yang cukup dan kontinyu. Bila sumber bahan baku pakan lokal jaraknya terlalu jauh, >15 km, ongkos transportnya relatif mahal, tidak jadi murah;

2. Sumber bahan baku lokal bisa dari limbah industri, pertanian, perkebunan, peternakan, rumah makan, hotel dan lain-lain, tentu saja harganya harus lebih murah atau sangat murah;

3. Bisa juga diperoleh melalui pembiakan tanaman dan hewan tertentu (Azolla, cacing Lumbricus rubelus dan lain-lain) dimana dinilai gizinya sangat baik dan cepat perkembang-biakannya serta relatif mudah pengelolaannya;

4. Bahan baku pakan asal lokal, bisa saja keberadaannya musiman, tetapi dengan proses tertentu bisa disimpan relatif lama, >3 bulan;

5. Semua bahan baku pakan lokal, mesti diketahui dulu isinya mesti lengkap :
5.1. kadar air;
5.2. protein kasar;
5.3. lemak kasar;
5.4. serat kasar;
5.5. kadar abu; dan
5.6. makro mineralnya (kalsium dan fosfor).

Bila tidak didukung “data base” yang lengkap, maka hasil akhir formula pakan menjadi bias;

6. Usahakan mencari referensi tentang kadar gizi dan isi detail bahan baku lokal (asam amino, asam lemak, vitamin dan mikro mineral). Bisa dari EYANG GOOGLE yang banyak tahu segala hal di dunia ini walau pun belum tentu semuanya valid. Bisa dari teman yang punya data base tentang nutrisi. Bisa dari hasil riset oleh siapa pun (para peneliti, pemerhati) dan di mana pun (kampus, lembaga penelitian);

7. Bahan baku pakan lokal, tentu saja perlu diproses dulu :
> Yang basah atau kadar airnya tinggi,  lebih dari 15%, perlu dikeringkan dulu (ampas tahu, onggok singkong, limbah pabrik udang, limbah rumah makan/hotel, limbah pasar) sampai kadar airnya menjadi 10 – 14% supaya bila diformulasi pakan komplitnya berkadar air tidak lebih dari 14%, yaitu batas maksimum kadar air pakan komplit sesuai SNI;

> Yang berbentuk bijian (biji nangka, biji durian, biji rambutan dll), dikeringkan, kemudian digiling dulu menjadi ukuran lebih kecil atau tepung, mash 5 – 20 agar bisa merata saat dicampur. Seyogyanya difermentasi dulu supaya zat-zat anti nutrisinya terurai;

> Yang berkualitas rendah dan berserat kasar tinggi, >10% (dedak, ampas kelapa, ampas tahu, ampas singkong dll), mesti difermentasi dulu agar kualitasnya meningkat dengan sarat kasar turun menjadi maksimum 10% dan Total Digestible Nutrien (TDN) naik. Untuk fermentasi ini, perlu probiotika yang kerjanya lignolitik dan selulolitik, supaya kadar serat kasarnya turun dan kadar proteinnya meningkat secara signifikan (nyata);

8. Bila semua bahan lokal sudah siap pakai, formulasikan bahan baku pakan lokal dengan bahan baku pakan nasional dan/atau internasional dengan mengacu kepada Standar Spesifikasi Pakan sesuai dengan jenis dan fase hidup ternaknya.

loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:45

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.