loading...

Isu Rush Money dan Efeknya Bagi Perbankan, Baca Ini!

Posted by

Benarkah Rush Money atau Tarik Uang Bersamaan Secara Besar-besaran Bisa Bikin Bank Kolaps?

Meningkatnya kekhawatiran masyarakat beberapa hari ini karena isu rush money, atau menarik uang secara besar-besaran dan serentak, yang dianggap sebagai langkah menekan rezim pemerintahan untuk mengadili Ahok si tersangka penista agama. Isu aksi rush money berkembang dan mendapat kecaman keras dari pihak-pihak pemerintahan Jokowi, karena dinilai bisa berujung pada penggulingan rezim.

Salah seorang netizen, Ndika Mahrendra, pegiat marketing online, mengulas tentang ancaman RUSH MONEY 25/11, berikut analisanya: + Belakangan santer berhembus isyu ajakan untuk melakukan money rush, atau menarik uang dari bank yang dilakukan banyak orang dalam waktu hampir bersamaan.

Ada yang bersemangat. Ada yang menolak, dan ada yang biasa-biasa saja. Saya akan coba bahas sedikit teori sistem keuangan dunia, yang ini juga terjadi di indonesia.

Tulisan ini beresiko mengubah sikap anda, atau malah membuat anda semakin yakin. ++ Begini....

Dalam international monetery system, ada sebuah rumus sederhana yang diberi nama Fractional Reserve. Rumusnya begini : 9 : 1 9 sebagai kelebihan cadangan. Dan 1 bagian sebagai cadangan wajib! + Jadi setiap uang tunai yang disetorkan nasabah, bank akan membaginya menjadi dua bagian sesuai rumus Fractional Reserve. +Kita buat study kasus saja ya biar mudah dipahami.

Misalkan ada seorang wanita bernama bunga. Dia membawa uang tunai 100 juta.

Sesuai rumus fractional reserve, uang bunga akan dibagi menjadi dua bagian. 90% diambil sebagai kelebihan cadangan. Maka uang bunga yang dijadikan kelebihan cadangan adalah : 90.000.000 Sementara cadangan wajib adalah 10.000.000.

Cadangan wajib adalah uang yang harus tersedia, buat jaga-jaga kalau nasabah mengambil uangnya. Karena itu, uang 10 juta milik bunga akan ditaruh di atm atau brangkas bank.

Sementara kelebihan cadangannya, yang 90 juta itu tidak ditaruh brangkas atau atm. Tahu kemana larinya? Yes..., untuk disalurkan kepada orang-orang yang suka ngutang bank. Yang suka ngutang di bank adalah orang-orang kaya, yang sok kaya atau korban sales.

Kebayangkan kalau orang-orang kaya bikin banyak bisnis dan modalnya ngutang bank? Yeah.., itu artinya orang-orang kere ngasih modal orang kaya. Cuma lewat perantara bank. So, sebenarnya anda ini investor. Investor yang memodali bisnis orang-orang tajir!

Aslinya ada yang serem banget sih soal fractional reserve. Sebab rumus ini bisa menghasilkan keuntungan dari udara kosong. Bisa melipat gandakan uang dengan jumlah lebih besar dibanding metodenya Kanjeng Dinas Taat Pribadi. Kalau anda baca ebook Otak Uang yang pernah saya tulis, anda akan menemukan begitu banyak hal serem soal dunia perbankan. Bahkan karena ebook ini, saya sering sekali mendapatkan teror dan ancaman mau dibunuh.

Tapi saya hanya akan fokus saja soal rumus 9:1 tadi saja. Yang intinya, anda bisa pahami bahwa rumus iru berlaku untuk sekua uang tunai yabg ditabung di bank.

Artinya, di mesin-mesin atm dan brangkas bank, isinya hanya 10% dari seluruh uang tunai yang ditabung nasabah. Sementara yang 90% berada di tangan para tukang hutang.

Simpel sekali membacanya. Kalau semua nasabah mengambil 10% saja dari nilai tabungan mereka, maka perbankan sudah pasti akan kolaps. Mereka kehabisan stok uang tunai dan kehilangan liquiditasnya. Sebab mereka memang cuma nyimpan 10% saja dari nilai tabungan nasabah.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 06:42

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.