loading...

Cara Memelihara dan Budidaya Ikan Mas

Posted by

Ikan mas atau (Cyprinus carpio) adalah jenis ikan air tawar yang pada umumnya paling banyak kita temukan di indonesia. untuk membantu perekonomian msyarakat sebagaimana ikan mas dapat di budidayakan baik dalam kolam terpal ataupun kolam tanah.
Cara Membedakan Induk Ikan Mas Jantan Dan Betina
Ikan Mas Betina
  • Mempunyai badan di bagian perut gendut, dan buncit
  • Mempunyai gerakan lamban
  • Bila di urut dari atas ke bawah terasa gember-gember dan kemaluanya akan mengeluarkan cairan yang berwarna kuning 
Ikan Mas Jantan

  • Mempunyai tubuh yang ramping
  • Mempunyai gerakan yang lincah,gesit
  • Bila bagian perut di urut dari atas ke bawah maka kemaluanya akan mengeluarkan cairan yang berwarna putih,cairan itu bisa di sebut sperma
Pada kenyataanya dalam hal produksi ikan mas dapat mampu bersaing dalam harga di atas rata-rata ikan konsumsi lainya,Dan dalam budidaya ikan mas ini pemasaranyapun sangat mudah ikan mas ini di jual mulai dari harga Rp 2.500.-5000/ekor tergantung dari besarnya ikan tersebut selama penjualan kekonsumen, juga banyak di minati oleh masyarakat karena mempunyai sumber protein yang sangat baik,Untuk memulai usaha budidaya ikan mas kalian harus mengetahui terlebih dahulu cara-cara mendasarnya biar bisa mendapat hasil panen yang banyak.Adapun cara-caranya yang nanti akan saya terangkan di bawah ini mohon di simak baik-baik dari awal hingga ahkir supaya bisa mengetahuinya dengan benar budidaya ikan mas di kolam tanah



Macam-Macam Jenis Ikan Mas

Dalam ilmu taksonomi hewan, klasifikasi ikan mas adalah sebagai berikut:
Kelas : Osteichthyes
Anak kelas : Actinopterygii
Bangsa : Cypriniformes
Suku : Cyprinidae
Marga : Cyprinus
Jenis : Cyprinus carpio L.

Saat ini ikan mas mempunyai banyak ras atau stain. Perbedaan sifat dan ciri dari ras disebabkan oleh adanya interaksi antara genotipe dan lingkungan kolam, musim dan cara pemeliharaan yang terlihat dari penampilan bentuk fisik, bentuk tubuh dan warnanya. Adapun ciri-ciri dari beberapa strain ikan mas adalah sebagai berikut:
1. Ikan mas punten:
sisik berwarna hijau gelap; potongan badan paling pendek; bagian punggung tinggi melebar; mata agak menonjol; gerakannya gesit; perbandingan antara panjang badan dan tinggi badan antara 2,3:1.
2. Ikan mas majalaya:
sisik berwarna hijau keabu-abuan dengan tepi sisik lebih gelap; punggung tinggi; badannya relatif pendek; gerakannya lamban, bila diberi makanan suka berenang di permukaan air; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,2:1.
3. Ikan mas si nyonya:
sisik berwarna kuning muda; badan relatif panjang; mata pada ikan muda tidak menonjol, sedangkan ikan dewasa bermata sipit; gerakannya lamban, lebih suka berada di permukaan air; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,6:1.
4. Ikan mas taiwan:
sisik berwarna hijau kekuning-kuningan; badan relatif panjang; penampang punggung membulat; mata agak menonjol; gerakan lebih gesit dan aktif; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,5:1.
5. Ikan mas koi:
bentuk badan bulat panjang dan bersisisk penuh; warna sisik bermacam-macam seperti putih, kuning, merah menyala, atau kombinasi dari warna-warna tersebut. Beberapa ras koi adalah long tail Indonesian carp, long tail platinm nishikigoi, platinum nishikigoi, long tail shusui nishikigoi, shusi nishikigoi, kohaku hishikigoi, lonh tail hishikigoi, taishusanshoku nshikigoi dan long tail taishusanshoku nishikigoi. Dari sekian banyak strain ikan mas, di Jawa Barat ikan mas punten kurang berkembang karena diduga orang Jawa Barat lebih menyukai ikan mas yang berbadan relatif panjang. Ikan mas majalaya termasuk jenis unggul yang banyak dibudidayakan.

Pemilihan Induk Ikan Mas

Umur
Sebagai mana agar dapat menghasilkan telur yang banyak dan bagus umur indukan betina harus berkisar 1-2 tahun,dengan pencapaian umur ini berat indukan sudah mencapai 2-3 kg lebih/ekor dan sudah cukup umur untuk di jadikan bibit/indukan,Sedangkan umur pejantan yang sudah siap kawin umurnya relatif lebih muda dari indukan betina,yang bisa di jelaskan di antaranya yaitu sudah mencapai umur 8 bulan,dengan berat badan 0,5kg/ekor

Bentuk Badan
Pemilihan bentuk badan pada keduanya keseluruhan meliputi dari ujung mulut sampai ujung ekor harus benar-benar mulus dan tidak ada goresan atau lecet sedikitpun di badan idukan tersebut.dan garis sisik kanan dan kiri harus sama,dan tersusun secara teratur,bila sisik yang terlihat kusam atau tidak cerah bisa di bilang induk kurang sehat atau sudah cukup umur

Kepala
bagian kepala induk ikan mas lebih kecil dari bagian tubuhnya,tutup insan normal,ujung mulut di bibir atas mempunyai 2 kumis,mata jernih.dan pangkal ekor yang bagus tidak cacat/luka,kuat jika indukan ikan mas pangkal ekornya cacat/luka sebaiknya di singkirkan dari pemilihan induk ikan mas

Memelihara Indukan


Bila indukan sudah di seleksi dan memenuhi syarat sperti yang sudah di jelaskan di atas selanjutnya harus mempersiapkan kolam khusus untuk induk jantan dan betina supaya proses perkawinanya bisa berjalan dengan lancar .Setiap indukan betina yang akan memijah membutuhkan luas kolam 6-7 meter, dengan kedalaman air kolam 60-80 cm.Kolam untuk memijahkan ikan mas ini bisa di lakukan dalam berupa kolam tanah,kolam terpal,dan kolam bata

Pemasangan Kakaban
Setelah indukan sudah di masukan ke dalam kolam tahap selanjutnya adalah memasang kakaban yang terbuat dari ijuk sebagai tempat untuk proses peneluran,Ukuran kakaban biasanya yang di gunakan yaitu:1x0,4,1x,05 meter dan 2x0,4 meter.proses pembuatan kakaban ini tergantung persediaan ijuk.cara untuk membuat kakaban yaitu:

Potong bambu menjadi ukuran (1 meter atau 1,5 meter)dan di belah menjadi 4 bagian kemudian di haluskan dengan pisau atau bendo
Kemudian ijuk di masukan kedalam tengah-tengah 2 belahan bambu dari pangkal sampai ujung lalu di iket atau bisa juga menggunakan paku
Pemasangan kakaban yang sudah siap kemudian di letakan pada bagian tengah kolam,semua kakaban di letakan semua pada sebatang bambu yang panjangnya hampir sama pada kolam pengikatan kakaban di bambu guna mencegah supaya kakaban tidak berkeliaran


Proses Penetasan Telur

Setelah diadakan proses pemijahan maka ada proses selanjutnya yaitu proses penetasan larva, dimana ikan mas ini telah melakukan proses pemijahan semalam bila semalam tidak mengeluarkan telur biasanya 1-2 hari akan mengeluarkan telurnya pada media yang telah disiapkan yaitu kakaban

Setelah telur sudah menempel di kakaban kemudian angkat dengan perlahan dan hati – hati supaya telur yang telah menempel tidak rusak.Setiap 1 induk betina mengeluarkan telur, yatu berkisar antara 3000 – 5000 butir. Dalam perkembangannya telur yang di buahi secara lambat akan berubah menjadi buram sedangkan telur yang gagal dibuahi akan mempunyai membran yang buram (putih keruh) di mana inti telur tidak terlihat dengan jelas. Telur yang seperti itu akan membusuk dan akan menyebabkan media pertumbuhan jamur

Bila kondisi lingkungan cukup baik maka telur ikan mas akan metes 1 -3 hari setela proses pembuahan, lama penetesan telur tergantung dari kondisi air dan dan kandungan oksigen pada lingkungan, pada temperatur air yang cukup tinggi maka waktu penetasan telur menjadi cukup singkat, temperatur yang baik yaitu berkisar antara 19 -20°C, bila temperatur air tinggi atau rendah maka biasanya proses penetasan telur akan gagal. Sedangkan tingkat kelarutan oksigen yang baik adalah 4 – 7 ppm sementara pH yang baik adalah 6,5 - 8,5. untuk menghindari terjadinya perubahan tersebut maka perlu diatur pemberian aerasi pada bak pemijahan


Persiapkan Tempat Untuk Benih/larva Ikan Mas

Agar hasil panen bisa mencapai hasil yang kita inginkan hal yang pertama adalah mempersiapkan tempat untuk budiddaya ikan mas sebagai mana supaya ikan mas nyaman di tempat kehidupanya tahapan-tahapan yang harus di lakukan yaitu:


Perbaikan Kolam Tanah

Kolam yang sudah rusak atau bolong-bolong karena ulah binatang lainya seperti yuyu,ular,lingsang dll,harus segera di perbaiki dengan cara menutupnya dengan di padatkan menggunakan tanah ,Perbaikan ini di lakukan supaya binatang-binatang tersebut tidak bisa masuk ke dalam lubang


Pembersihan gulma(rumput-rumput yang menjalar masuk ke dalam kolam)rumput yang terlalu tebal di galengan-galengan kolam sebaiknya di bersikan dengan cara pembersihanya di lakukan dengan pacul


Setelah gulma sudah bersih kemudian lakukan pengangkatan lumpur yang sudah menupuk di dasar kolam dan meletakanya di galengan kolam tanah


Bila saluran air pembuangan dan pemasukan yang terbuat dari paralon atau bambu ada yang rusak sebaiknya segera di ganti dengan yang baru agar air yang masuk dan keluar dapat berfungsi normal kembali sehingga air dapat dikendalikan dengan sesuai kebutuhan kolam


Pengeringan Kolam Tanah


Setelah proses di atas sudah selesai langkah selanjutnya yaitu pengeringan dasar kolam,pengeringan kolam ini di lakukan dalam jangka waktu kurang lebihnya 1 miinggu hal ini perlu di lakukan guna menetralisirkan tanah dan membuang gas-gas yang beracun yang terdapat di dalam kolam dan bertujuan untuk memusnahkan hama dan telur-telur ikan-ikan pengganggu seperti ikan gabus,ikan sepat,yuyu,ular kadut


Selama proses pengeringan kolam,kolam harus di beri kapur tohor secara merata ,dosis kapur yang di anjurkan adalah 60 gram permeter persegi itu tinggal di x saja sama luas pada kolam masing-masing,Dalam pemberian kapur selain bertujuan untuk menaikan pH tanah juga bisa menghapus bibit-bibit penyakit yang masih berada di dalam kolam


Pemupukan Kolam Tanah


Langkah selanjutnya adalah pemberian pupuk kandang.pupuk harus di tebar secaraa merata, dosis pupuk yang di anjurkan adalah 60 gram permeter persegi itu tinggal di x saja sama luas pada kolam masing-masin.pemberian pupuk ini bertujuan untuk menyuburkan tanah.tanah yang di beri pupuk nantinya akan menumbuhkan kutu air yang semaik hari semaik berkembang biak.dan kutu air ini yang nantinya menjadi pakan alami ikan mas,jika kurang puas dengan pemberian pupuk kandang,bisa di tambah dengan pupuk urea dan tsp dosisnya sama seperti yang sudah di terangkan tadi


Penggenangan Air Untuk Kolam Tanah


Setelah kolam di beri kapur dan pupuk dan sudah di biarkan selama 1 minggu dalam taham pengeringan,langkah selanjutnya yaitu penggenangan air Caranya dilakukan secara bertahap. Pertama-tama genangi dasar kolam dengan air setinggi 10-15 cm. Dengan kedalaman air seperti ini sinar matahari masih bisa menembus dasar kolam. Sehingga berbagai macam tumbuhan dan hewan bisa berkembangbiak.


Biarkan kondisi tersebut selama 2-3 hari. Warna air akan terlihat kehijauan. Itu tandanya gangang sebagai makanan biota air dan ikan telah tumbuh. Setelah itu ketinggian air bisa dinaikkan hingga 60-75 cm dan kolam siap untuk ditebari benih/larva ikan mas


Pemeliharaan Larva


Pemeliharaan Ikan mas memerlukan waktu yang cukup lama oleh karena itu kita harus betul – betul memberikan perlakuan yang baik terhadap pemeliharaan larva tersebut sehingga berkembang menjadi sehat dan berkualitas


Dalam pemeliharaannya, kita harus memperhatikan tinggi permukaan air di kolam pemeliharaan larva yaitu volume air berkisar antara 20 – 30 cm tergantung pada bak yang digunakaan. Hal ini disebabkan kemapuan larva yang masih sangat terbatas, baik utuk berenang dan mencari makan


Larva maskoki sangat peka terhadap perubahan kondisi lingkungan, jika terjadi perubahan kondisi lingkungan maka bisa terjadi proses penguraian kotoran atau sisa makanan oleh bakteri pembusuk sehingga akan mengganggu pertumbuhan larva ikan mas tersebut bahkan bisa menimbulkan kematian massal


Larva ikan mas yang telah berumur dua hari, akan tampak seperti jarum. Selam lima hari pertama dalam hidupnya larva tersebut tidak perlu diberi makanan tambahan, sebab masih memiliki kantung kuning telur sebagai cadangan makanan. Pemberian makanan dilakukan setelah berusia enam hari karena cadangan makan mualai habis dan larva akan mulai beradaptasi dan akan mencari makanan disekelilingnya. Makanan yang biasa diberikan dapat berupa makanan alami dan buatan, atau campuran keduanya. Agar makanan tambahan yng diberikan dapat dimakan oleh larva tersebut maka makanan tambahan yang diberikanan harus berukuran kecil sesuai dengan besarnya mulut ikan tersebut


Makanan buatan yang sering diberikan yaitu berupa kuning telur yang telah direbus lalu dilarutkan dalam air dengan menggunakan kain kasa, cara pemberiannya yaitu dengan cara menyemprotkan secara menyeluruh kebagian kolam pemeliharaan , dosis pemberian makanan yaitu tidak boleh telalu banyk karena bisa menyebabkan pembusukan apabilah pemberian makanan secara berlebihan juga menyebabkan kekeruhan pada air


Untuk menghindari stres pada larva maka tidak seharusnya sering diadakan pergantian air karena adanya pergantian air secara keseringan dan berlebihan akan menimbulkan stres bahkan kematian pada larva. Dengan itu kita mengadakan pergantian air setiap 3 hari dengan menggunakan slang (pipa) volume air yang diganti tidak melebihi 1/3 dari volume air yang ada dikolam, pergantian air atau penyiponan biasa dilakukan pada pagi atau sore hari agar tidak terjadi perubahan temperatur yang berlebihan


Pembesaran


Ikan mas dengan cara memelihara dikolam tanah pembesaran dengan tiap pagi dan sore diberi makan agar ikan tersebut berkembang dengan baik dan berkualitas serta memiliki harga jual yang tinggi. Disampingitu juga kita harus memperhatikan ketinggian air karena dengan ketinggi air bisa mempengaruhi pertumbuhan ikan, maka ketinggian air harus disesuaikan dengan besarnya ikan yang dipelihara. Lamanya pembesaran bisa sampai 7 bulan atausatu tahun. Atau ikan tersebut siap lagi untuk dipijakan.


Pemberian Pakan


Makanan ikan terbagi atas dua bagian yaitu makanan alami dan mkanan buatan, makanan alami yaitu makanan yang terbantuk secara alamiah sedangakan makanan buatan adalah makanan yang buat oleh manusia dengan bahan dan komposisi tertentu sesuai dengan kebutuhan ikan


Dosis pemberian makanan pada ikan yaitu pada larva yang berumur bulan tidak perlu diberikan makanan karena masih ada makanan cadangan, dosis makanan yang diberikan pada ikan tidak terlalu banyak karena kita harus cegh pembusukka yang terjadi pada kolam pemeliharaan. Dosir yang diberikanan tiap hari kira-kira yaitu berkisar antara 3-5% dari berat total ikan yang dipelihara, makanan ini tidak berikan secara sekaligus tapi diberikan secara bertahap.(Evi Liviawaty dan Eddy Afrianto 1999)


Pemberian Makan Bergizi


Cara lain untuk mencegah serangan penyakit atau parasi terhdap ikan adalah dengan menjaga kondisi ikan agar selalu dalam keadaan sehat dan memiliki ketahahan tubuh yang kuat. Hal ini dapat dilakukan dengan memberinya maknan bergizi dan mengandung cukup vitamin yang dibutuhkan utuk menambah daya tahan tbuh. (Evi liawaty dan Eddy Afrianto 1999)


Panen


Cara panen ikan mas pada umumnya adalah dengan menyurutkan air kolam secara perlahan – lahan, yaitu dengan membuka pintu pengeluaran air dan menutup paralon masuk air. Agar benih ikan maskoki tidak terbawa arus air, pada pintu pengeluaran air tersebut dipasangkan seser. Sambil menunggu air kolam surut, benih ditangkap sedikit demi sedikit, dengan menggunakan seser

Proses pengeluaran air pada pipa pengeluaran ini bertujuan agar pada saat air kolam surut sudah banyak benih yang tertangkap. Kemudian benih hasil panen ditampung dalam ember besar dan dimasukkan kedalam bak penampungan benih ikan maskoki. Perlu diketahui bahwa, benih tidak boleh terlalu padat dalam bak penampungan


Pembudidayaan ikan mas akan dipanen setelah sudah berumur 1 bulan dimana biasanya ikan maskoki ini dipanen cepat karena ada permintaan dari konsumen, biasanya ikan maskoki dipanen pada umur 7 bulan kerena sudah memenuhi standar atau siap untuk dipijahkan lagi

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 01:39

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.