loading...

Azab Kebakaran Landa Israel Setelah Melarang Azan Berkumandang

Posted by

Israel Terbakar #Israelisburning Jadi Trending Topik



Kebakaran Besar Melalap Israel. Berdasarkan informasi yang dihimpun Washington Post, Jumat (25/11/2016), sedikitnya 10 pesawat pemadam kebakaran diterbangkan dari Rusia, Turki, Kroasia, Yunani, Italia dan Siprus ke pangkalan udara Israel untuk memadamkan api. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis 24 November pagi waktu setempat untuk meminta bantuan. Grey Cardinal pun setuju mengerahkan dua pesawat pemadam kebakarannya untuk memuntahkan air ke atas lokasi kejadian.

Selain keenam negara tersebut di atas, media lokal menghembuskan kabar bahwa sebuah pesawat supertanker dari Amerika Serikat juga akan segera mengudara di atas Haifa dalam waktu 24 jam dari sekarang.

Kronologi Kebakaran di Israel: Seusai Zionis Israel membuat Undang-Undang (UU) yang membatasi aktivitas umat Islam, yakni melarang adzan dengan pengeras suara di komplek Masjid Al-Aqsa, saat ini sejumlah wilayah di Israel sedang dilanda kebakaran yang besar.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Zionis Israel, Benyamin Netanyahu pun mendukung proyek UU yang melarang adzan di masjid-masjid di Tepi Barat dan Yerusalem melalui pengeras suara itu. “Saya mendukung peraturan yang melarang azan dengan pengeras suara di masjid-masjid,” ujarnya seperti dilansir suarapalestina pada Senin (14/11/2016).

Pada Rabu (23/11/2016), akun twitter SaudiNews50 melaporkan bahwa kebakaran besar telah melalap perkampungan-perkampungan dan rumah-rumah kaum Zionis Yahudi. Tak hanya perkampungan, kebakaran itu juga membakar sejumlah markas militer. Sumber keamanan Zionis Israel menerbitkan peringatan atas peningkatan risiko kebakaran di sejumlah wilayah Israel pada hari Kamis (24/11/2016) karena cuaca dan angin yang mendukung penyebaran api. Kini, warga Yahudi pun diselimuti ketakutan dan kepanikan luar biasa.
Sementara itu di sisi lain, petugas pemadam kebakaran Israel juga disibukkan dengan proses evakuasi warga setempat. Otoritas di Haifa menyatakan, sudah 10 kawasan yang dikosongkan terkait insiden kebakaran yang diyakini ada unsur kesengajaan tersebut.

Netanyahu memastikan orang yang bertanggung jawab akan dihukum seberat-beratnya, jika benar kebakaran besar di Haifa terjadi karena ulah manusia. Saat ini, polisi sudah menahan empat warga Palestina yang diduga lalai dalam menyalakan api unggun.

Namun begitu, ada keterangan juga dari lembaga pemantau cuaca nasional bahwa kebakaran dipicu musim kemarau yang menyambangi Israel selama beberapa bulan terakhir. Angin musim panas yang begitu kering meniupkan api yang bermula di kawasan hutan hingga merambat ke mana-mana.

Api menyebabkan kerusakan di mana-mana, termasuk pada sejumlah bangunan dan mobil. Sejuh ini belum ada laporan korban tewas maupun terluka. Akan tetapi, layanan mobil ambulans mengaku telah mendapat ratusan panggilan untuk merawat orang-orang yang terpapar asap kebakaran.


Beberapa saksi mata menggambarkan kebakaran hutan yang terjadi di Haifa telah mengubah kota itu bak medan perang. Daerah yang terdampak paling parah, antara lain di Nataf dekat Bukit Yerusalem, Modi’in dan rumah penduduk dekat Neve Shallom, komunitas kecil yang terletak di antara Yerusalem dan Tel Aviv, di mana umat Yahudi dan Arab hidup berdampingan.

Akses jalan utama menuju Yerusalem ditutup menyusul semakin luasnya cakupan kebakaran. Jalur perlintasan kereta di utara Kota Binyamina dan Hadera juga ditangguhkan. Petugas pemadam kebakaran menutup jalan selagi mereka memadamkan titik api di dekatnya, di kawasan Caesarea.

Terdapat tujuh tim pemadam kebakaran menyisir Rishonim Junction dekat pusat Kota Rishon Leizon. Mereka bergotong royong mencegah api menyambar gudang dan pom bensin terdekat.


Kebakaran di Israel Meramaikan Jagad Dunia Maya

Kebakaran besar yang melanda Israel turut memanaskan jagat dunia maya. Hashtag #Israelisburning menjadi trending topic di kawasan Arab, Kamis pagi, 24 November 2016. Umumnya pengguna hashtag ini merayakan bencana yang menimpa Israel. "Sangat bahagia melihat negara teroris Israel terbakar," cuit @feras_shaat.

"Lihatlah murka tuhan. Berharap untuk melihat api menyebar ke Tel Aviv. Senang melihat Israel terbakar," tulis @maurish24. Serangan hashtag ini mendapat balasan dari para penduduk dan masyarakat yang pro terhadap Israel. Salah satu balasan cuit datang dari Ofir Gendelman.

Juru Bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk media-media Arab ini menyebut orang-orang yang senang melihat Israel terbakar sebagai kebencian fanatik yang hina. "Arab & Palestina di media sosial bersukacita atas kebakaran hutan yang telah meletus di seluruh Israel. kebencian fanatik tercela. #Israelisburning," katanya.

Tidak hanya itu, beberapa Tweeps mengaitkan kebakaran di Israel ekibat ulah pemerintah yang melarang masjid menggunakan pengeras suara untuk azan. Mereka menyebut kebakaran ini bentuk balasan bagi musuh-musuh Islam.

Salah status yang paling banyak di-retweet dan disukai datang dari seorang imam terkemuka di Kuwait yang memiliki 11 juta pengikut. Ia memposting foto-foto kebakaran di Israel disertai caption. "Semua yang terbaik untuk kebakaran," cuitnya ditambah dengan emoticon senyum.

Para pendukung Israel pun membela diri dan menyindir mereka yang bersuka ria di atas kejadian ini. "Untuk semua orang Arab yang merayakan #israelisburning: kebakaran ini akan segera berakhir, namun #Israel akan mengingat kebencian yang membakar di dalam diri kamu!" tulis @zlando.

Kebakaran hutan melanda sejumlah wilayah di Israel sejak Selasa hingga Kamis. Pemerintah menduga kebakaran ini disengaja. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan upaya pembakaran hutan maupun segala hasutan untuk membakar adalah aksi teror. "Siapa pun yang mencoba untuk membakar bagian dari Negara Israel akan dihukum berat," katanya.

Kebakaran di Israel Semakin Membesar Akibat Musim Kering dan Angin Timur

Kebakaran yang terjadi di Israel bagian tengah dan utara semakin membesar dan merembet ke sejumlah wilayah. Kebakaran diperparah dengan kondisi iklim Israel yang kering, tiada hujan, dan sedang diterpa angin timur.

Ratusan rumah rusak dan hancur akibat bencana tersebut. Namun, sejauh ini belum dilaporkan adanya korban jiwa atau korban cedera serius. Ahli cuaca setempat mengatakan, sebagian wilayah Israel tidak turun hujan selama berbulan-bulan. Angin kering diperkirakan akan terus meniup Israel dalam beberapa hari.

"Meteorologi bukan menjadi penyebab kebakaran, tapi bisa jadi penyebab penyebaran kebakaran. Udara akan tetap kering, setidaknya sampai Senin atau Selasa pekan nanti," ujar Kepala Eksekutif perusahaan peramalan cuaca Meteo-Tech, Noah Wolfson.

Menteri Pendidikan Israel sekaligus pemimpin Partai Yahudi, Naftali Bennett, mengatakan pelaku pembakaran bukanlah orang yang setia terhadap Israel. Tokoh yang mendukung pemukiman Israel di Tepi Barat ini, yakin pelaku tidak mungkin seorang Yahudi.

Walikota Haifa mengatakan telah memerintahkan warga yang memiliki alat pemadam untuk ikut memadamkan api. Sebagian besar warga dievakuasi ke stadion olahraga dan lokasi yang lebih aman lainnya. Haifa merupakan kota yang terkena dampak paling parah.
Militer, petugas pemadam kebakaran dan regu tanggap bencana terkait telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun api hingga saat ini belum berhasil dipadamkan. Cuaca dan angin kering yang menyelimuti Haifa disebut-sebut menjadi kendala pemadaman. Badan peramal cuaca setempat bahkan memperkirakan kondisi ini masih akan terus berlanjut sampai awal pekan depan.
Sementara itu, Jalan Raya 443, yang menghubungkan Yerusalem dengan Tel Aviv telah ditutup sementara. Lalu lintas di jalan tersebut menjadi sibuk setelah api menyambar Kota Modi'in.

Dari berbagai sumber.

Foto-foto kebakaran besar yang melanda israel:







loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:28

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.