loading...

Peraturan Baru Impor Sapi, Swasta 1:5 Koperasi 1:10, Pemerintah?

Posted by

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menggelar rapat soal pangan. rapat yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini berakhir setelah kurang lebih 3 jam atau pada sekitar 13.00 WIB.

Hasil rapat kali ini adalah terkait ketentuan izin impor sapi. Aruran impor sapi untuk importir swasta harus memenuhi ketentuan 1:5 impor sapi bakalan dan indukan. Artinya, setiap impor 5 ekor sapi, 1 diantaranya haruslah indukan.

Selain aturan untuk importir swasta, akan diatur juga impor sapi oleh koperasi petani dengan ketentuan impor 1:10. Artinya, setiap impor 10 ekor sapi, 1 diantaranya haruslah indukan.

Mentan Amran mengatakan, untuk feedloter (perusahaan penggemukan sapi) diatur impor 1:5 antara sapi indukan dan sapi bakalan. Pengusaha harus mengimpor sapi bakalan tetapi juga mengimpor sapi indukan. "Kami membicarakan beberapa regulasi diantaranya adalah impor sapi bakalan kita harapkan setiap impor 20%, 1:5 rencana ini kita sudah sepakati. Nanti ke depan semua izin impor melalui izin Kemendag rekomendasi dari Kementan kita sepakati beberapa komoditas strategis," kata Amran, di kantornya, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2016). Hal itu untuk menambah populasi sapi sehingga tidak lagi impor terus-menerus. Ia mencontohkan, jika dalam sekali impor terdapat sapi indukan, maka induk tersebut tidak akan dipotong dan akan melahirkan sapi baru. "Nanti peternak itu kan tidak lagi tergoda untuk memotong indukannya atas kebutuhan ekonominya," ujar Amran.

Draft tentang syarat impor ini belum di tandatangani, Amran menyebut akan segera diterapkan. Serta akan diaudit evaluasi pada 2018. Sementara itu, Mendag Enggar menceritakan kunjungan kerjanya bersama Mentan, Menkop UKM, dan Menteri Desa PDT beberapa waktu lalu ke Lamongan yang dinilai akan dijadikan percontohan untuk swasembada sapi.

Atas dasar itu, pemerintah juga ingin mengatur impor sapi indukan dan bakalan untuk koperasi 1:10. Antara peternak sapi akan dikoordinasikan menjadi dalam bentuk koperasi yang dibawahi oleh Kemenkop UMKM.

Dengan demikian nanti akan diatur dan diawasi impor 1 sapi indukan dan 10 sapi bakalan. "Nanti akan di komunikasikan dan kasih fasilitas impor sapi bakalan lebih besar kpada koperasi 1:10 . Catatannya kita harus megawasi ni benar-benar sampai tepat sasaran, 1 indukan dan 10 bakalan bakal koperasi peternak." ujar Enggar.

Khusus koperasi peternak ini adalah gabungan dari peternak-peternak kecil. Nanti Kemenkop UMKM akan memberikan pembinaan kepada koperasi. "Nanti Menteri UKM itu akan memberikan langkah-langkah untuk pembinaan nanti akan bantu mereka, kenapa dengan demikian peternak itu tidak lagi tergoda untuk memotong indukannya atas kebutuhan ekonominya nanti akan kami bantu," ujar Enggar.

Sumber detik.com

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 15:59

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.