loading...

Japfa dan Charoen Divonis Bersalah Melakukan Kartel Daging Ayam dan Didenda 25 M

Posted by

Dianggap melakukan kartel perusahaan daging ayam ini didenda

Dua belas perusahaan pengolahan daging ayam ditetapkan bersalah oleh Ketua Majelis sidang perkara dugaan kartel daging ayam. Mereka dianggap secara sengaja melakukan afkir atau pembunuhan 2 juta bibit ayam dengan tujuan untuk mengurangi stok daging ayam di pasar dan membuat harganya melambung tinggi.

Seluruh perusahaan dianggap bersalah dan langsung dijatuhi hukuman. Dua di antaranya mendapat hukuman denda paling besar yakni mencapai Rp 25 miliar per perusahaan. "Menghukum terlapor 1, denda Rp 25 miliar yang harus disetor ke kas negara. Menghukum terlapor 2, denda Rp 25 miliar yang harus disetor ke kas negara. Sebagai setoran pendapatan denda pelanggaran persaingan usaha melalui bank pemerintah," demikian bunyi putusan sidang yang dibacakan Ketua Majelis Persidangan, Kanser Lumbanradja, di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Dua perusahaan tersebut tak lain adalah perusahaan besar yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). "PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk sebagai terlapor 1, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk sebagai terlapor 2," sebut dia.

Hal serupa juga dialami oleh terlapor lainnya yakni dikenakan hukuman denda. Hanya terlapor 8 yakni PT Expravet Nasuba yang tidak dikenakan denda. "Kaitannya dengan terlapor 8, kami melihat dari fakta-fakta persidangan ada hal-hal yang bisa menjadi pertimbangan majelis yang meringankan," pungkas dia (dna/drk)

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 04:38

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.