loading...

Mau Lepas Dari Jeratan Riba? Ini Caranya!

Posted by

Mungkin masih sangat banyak dari kita yang baru menyadari bahaya dan dosa riba ketika telah terjebak didalamnya. Ketika hutang sudah segunung bahkan ketika bunga yang harus dibayar sudah melibihi pokok pinjaman sampai berkali lipat.

Para ulama sudah banyak yang mengingatkan bahaya dan dosa melakukan riba tetapi terkadang tuntutan ekonomi membuat kita gelap mata dan nekat melakukan praktek ribawi. Apalagi ada beberapa lembaga yang menutupi praktek ribawi dengan embel embel syariah, siapa yang tidak tergiur?

Namun jangan kuatir, tidak ada kata terlambat untuk bertobat dan segera terlepas dari jeratan riba. Bagaimana caranya? Simak pengalaman seorang pengusaha dibawah ini yang telah berhasi keluar dari jeratan riba yang demikian ganas seperti yang dimuat dalam hidayatullah.com semoga menginspirasi pembaca yang ingin terlepas dari cengkeraman riba.

Adalah seorang Achmad Mirza yang merupakan seorang pengusaha besar, namun pada tahun 2011 mulai bangkrut, disebabkan riba dan utang-piutang.

Ia memberikan 3 tips yang membuatnya terbebas dari perangkap riba dan utang. Utang ini membuat hidup sempit dan diliputi rasa tidak tenang.

“Yang pertama, perbaiki hubungan dengan Allah. Kedua, perbaiki manajemen. Ketiga, lunasi segera utang,” demikian pesannya.

Tuturnya, dahulu dia membayar bunga dari utangnya saja sampai Rp 150 juta per bulan, belum pokoknya. Namun, dia kemudian sadar –walaupun sebenarnya sudah lama tahu– akan besar dan mengerikannya dosa riba.

Pengusaha ini pernah mempunyai 20 kartu kredit. Yang membuatnya tersentak dan tersadar tentang riba ketika dia mulai melihat tanda-tanda akan bangkrutnya usaha bisnisnya.

Bersamaan itu ia mendapati firman Allah dalam al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 276. Pada ayat itu dijelaskan bahwa Allah Subhanahu Wata’ala akan menghancurkan riba.

Dalam ceramahnya di depan jamaah Masjid Ar-Riyadh, Achmad Mirza mengutip banyak ayat dan Hadits mengenai bahaya riba.

Di antara yang ia sampaikan juga, bahwa orang yang tahu tapi tetap melakukan riba, maka orang itu telah menyatakan perang kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (QS Al-Baqarah: 278-279).

Achmad Mirza juga mengingatkan umat Islam untuk selalu berhati-hati, karena riba saat ini banyak namanya.

Di antaranya, kata dia, internet rate, bunga, nisbah, margin, uang jasa, denda, dan lain-lain. Ada juga, katanya, yang berlabel “syariah” namun pada praktiknya tidak syar’i.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 06:09

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.