loading...

Macam-macam Jenis Alat Reproduksi Ternak Jantan

Posted by

Ternak Sapi, Kambing dan Domba tergolong mamalia bereproduksi secara seksual melalui proses kopulasi menggunakan alat reproduksi jantan bagian luar yaitu penis yang berfungsi mengeluarkan spermatozoa. Organ lain dari alat reproduksi jantan yaitu testis, epididymis, vas deferen, urethra dan glandula asesoris.

Berikut macam alat-alat reproduksi yang terdapat pada ternak jantan:

Tempat Produksi Sperma, Testis
Testis adalah suatu organ yang aktif dan menghasilkan sejumlah besar spermatozoa setiap harinya. Kira-kira 90 persen isi testis terdiri dari beratur-ratus meter tubulus yang sangat kecil yang disebut tubulus seminiferus (Feradis,2010). Sel-sel interstisial yang terletak diruang antara tubulus seminiferus berada dalam testis mengasilkan hormon jantan yang disebut testoteron. Hormon inilah yang bertanggung jawab pada munculnya sifat-sifat kelamin sekunder (Blakely dan David,1998).

Testis agak bervariasi dari spesies ke spesies dalam hal bentuk ukuran dan lokasi tetapi struktur dasarnya adalah sama. Tubulus seminiferus dikeleliling kaspul serabut atau trabekula melintang masuk dari tunika albugenia untuk membentuk kerangka atau stroma. Trabekula ini bergabung membentuk korda fibrosa yaitu mediastinum testis. Rete testis terdiri dari saluran-saluran yang berantomose dalam mediastinum testis. Saluran-saluran ini terletak diantara tubuhlus seminiferus (Blakely dan David,1998).

Skrotum adalah kulit berkantong yang ukuran, bentuk dan lokasinya menyesuaikan dengan testis yang dikandungnya kulit skrotum adalah tipis, lembut dan relatif kurang berambut. Selapis jaringan fibroelastik bercampur dengan serabut otot polos disebut tunika dartos terdapat disebelah dalam dari kulit pada cuaca dingin serabut otot tersebut berkontraksi dan membantu mempertahankan posisi terhadap dinding abdominal. Lapisan luar dari peritoneum penutup testis adalah tunika vaginalis komunis (parietalis dan bercampur dengan fasia bagian dalam skrotum (Blakely dan David,1998).

Epididymis
Spermatozoa bergerak dari tubulus seminiferus lewat ductus deferens menuju kepala Epididymis. Epididymis merupakan pipa panjang dan berkelak-kelok yang menghubungkan vasa eferensia pada testis dengan ductus deferens (vas deferens). Epidydimis berperan sebagai tempat untuk pemasakan spermatozoa sampai pada saat spermotozoa dikeluarkan dengan ejakulasi (Frandson,1992). Spermatozoa bergerak dari tubulus seminiferus lewat ductus deferens menuju ke kepala epididymis. Spermatozoa belum masak ketika meninggalkan testikel dan harus mengalami periode pemasakan di dalam epididymis sebelum mampu membuahi ovum. (Blakely dan David,1998).

Ductus deferens
Ductus deferens adalah pipa berotot yang pada saat ejakulasi mendorong spermatozoa dari epididymis ke duktus ejakulatoris dalam ureta prostaktis (Blakely dan David,1998). Vas deferen mengangkut spermatozoa dari ekor epididymis ke urethra. Kedua ductus deferen yang terletak sebelah vesica urinaria lambat laun menebal dan membesar membentuk ampula ductus deferens (Feradis,2010).

Duktus deferens meninggalkan ekor epididymis bergerak melalui kanal inguinal yang merupakan bagian dari korda spermatik dan pada cincin inguinal internal memutar ke belakang, memisah dari pembuluh darah dan syaraf dari korda. Selanjutnya dua duktus deferens mendekati urethra, besatu dan peritonium yang disebut lipatan urogenital (genital fold) yang dapat disamakan dengan ligamentum lebar pada betina (Frandson,1992).

Kelenjar kelamin Tambahan 

Kelenjar Vesikularis. Kelenjar vesicularis mensekresikan cairan keruh dan lengket yang mengandung protein, kalium asam sitrat, fruktosa dan beberapa enzim yang konsentrasinya tinggi kadang-kadang berwana kuning karena mengandung flavin. Ph-nya berkisar 5.7 sampai 6.2 sekeresei kelenjar vesikularis membentuk 50 persen dari volume ejakulat normal pada sapi (Feradis,2010). Frandson (1992) berpendapat bahwa kelenjar vesikuler (vesikula seminalis) adalah sepasang kelenjar yang biasanya bermuara dengan ductus deferens melalui bermacam-macam duktus ejakulatori ke dalam urethra pelvic kemudian ke caudal leher kandung kemih. Vesikula seminalis pada sapi jantan, domba jantan, dan babi merupakan kelenjar berbentuk lobus-lobus dengan ukuran yang cukup besar.

Kelenjar Prostata. Kelenjar prostat adalah kelenjar yang tidak berpasangan yang kurang lebih mengelilingai pelvis urethra. Kelenjar prostat pada anjing dan kuda mempunyai struktur yang berlainan dan berbentuk seperti kenari (walnut). Kelenjar prostat hewan lain cenderung jauh lebih besar sepanjang pelvik urethra dan tertutup oleh otot urethra, Duktunya membukadalam dua barisan sejajar. Satu pada masing-masing sisi urethra. Prostat dapat menjadi lebih besar dan berhubungan degan sistem uriner. Kelenjar ini menghasilkan sekresi alkalin yang membantu memberikan bau yang karakteristik pada cairan semen (Frandson,1992).

Kelenjar Bulboretralis. Kelenjar bulbouretralis atau Cowperi adalah sepasang kelenjar kecil yang terletak juga pada tiap sisis pelvis urethra pada sebelah cranial dari ischial arch. Tetapi disebelah kaudal dari kelenjar aksesoria lainya (Blakely dan David,1998). Kelenjar bulbourethralis terdapat sepasang, berbentuk bundar, kompak ,berselubung tebal dan pada sapi sedikit lebih kecil dari pada kalenjar cowper pada kuda . saluran skretoris dari setiap kelenjar membentuk satu saluran ekskretoris yang panjanganya 2 sampai 3 cm.kedua saluran ekskretoris kelenjar ini mempunyai muara kecil terisah ditepi lipatan mukosa urethra (Feradis,2010).

Urethra
Urethra adalah saluran dari tempat bermuaranya Ampula ductus deferen sampai ujung penis. Urethra merupakan saluran urogenitalis yang berfungsi sebagai tempat lewatnya urine dan semen (Blakely dan David,1998). Urethra musculanis atau canalis urogenitalis adalah saluran ekskretoris bersama urine dan semen. Urethra membentang dari daerah pelvis ke penis dan berakhir pada ujung glands sebagai orificium urethrae extern. Urethra dapat dibedakan atas 3 bagian, yakni bagian pelvis, bulbus urethralis, dan bagian penis (Feradis,2010).

Organ Kopulasi Penis
Penis merupakan organ Kopulasi pada hewan jantan yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu glands atau alat gerak bebas, bagian badan dan akar. Struktur internal penis merupakan jaringan kavernosus (jaringan Erektil (yang terdiri dari sinus-sinus darah yang dipisahkan oleh lembaran jaingan pengikat yang disebut septa yang berasal dari tunika albuginea, kapsula berserabut disekitar penis. Preputium adalah lipatan kulit disekitar ujung bebas penis. Permukaan luar merupakan kulit yang agak khas sementara lapisan dalam menyerupai membran mukosa yang terdiri dari lapisan preputial dan lapisan penis yang menutup permukaan eksremitas bebas penis. (Blakely dan David,1998).

Penis mempunyai tugas ganda yaitu pengeluaran urine dan peletakan semen kedalam reproduksi betina. Penis terdiri dari akar, badab dan ujung bebas yang berakhir pada glands penis. Bagian ujung atau glands penis terletak bebas dalam praeputium. Badan penis terdiri dari corpus cavernisum penis yang relatif besar dan diselaputi oleh selubung fibrosa tebal putih, tunica albuginea. Di bagian ventral terdapat corpus cavernisum urethra, suatu struktur yang relatif lebih kecil yang mengelilingi urethra (Feradis,2010)


loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:10

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.