loading...

Antara Olimpiade Rio de Janeiro dan Bekam Atlet

Posted by

Sejumlah atlet Olimpiade di Rio de Janeiro, termasuk olahragawan yang paling banyak mendapatkan medali Michael Phelps, difoto dengan lingkaran merah besar di kulit mereka.

Ini bukan karena permainan paintballing atau cupang, tetapi adalah hasil daricupping atau bekam, sebuah terapi kuno di mana mangkuk panas ditaruh di kulit, demikian dikutip BBC.

Peraih medali Olimpiade terbanyak asal Amerika Serikat, Michael Phelps juga memilih cara ini untuk membuat tubuhnya menjadi bugar.

Phelps rela dibekam agar peredaran darahnya lancar selama Olimpiade 2016. Jagoan renang AS itu tidak peduli meski lingkaran-lingkaran merah tersebut membuat tubuhnya tak sedap dipandang.

Pesenam AS, Alex Naddour mengatakan “dana yang dikeluarkan untuk bekam adalah belanja yang terbaik yang pernah dilakukan”.

“Ini adalah salah satu rahasia yang menjaga saya tetap sehat. Jauh lebih baik dari uang yang saya keluarkan untuk hal-hal lainnya,” ujarnya, dikutip dari Independent.

Selain atlet Michael Phelps yang sudah 19 kali ikut olimpiade,  Natalie Coughlin, atlet gymnastic dari Amerika juga melakukan bekam.

Bekam atau hijamah (menghisab) adalah metode pengobatan yang dipopulerkan kaum Muslim juga dikembangkan tokoh kedokteran pertama, Ibnu Sina.

Hijamah sudah dipakai sejak zaman Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah bersabda, “Orang yang paling baik adalah seorang juru bekam (al-Hajjam) karena ia mengeluarkan darah kotor, meringankan tubuh, dan mempertajam pandangan mata orang yang di bekamnya.” [HR. Tirmidzi]

Bekam lazimnya dilakukan menggunakan wadah mangkuk yang diisi dengan api lalu ditungkupkan ke kulit. Efeknya, darah dipaksa keluar dari pori-pori dan menyebabkan kulit bengkak mengikuti bentuk mangkuk. Bekam dipercaya mampu mengeluarkan darah kotor dari tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Teknik sejenis akupunktur dilakukan dengan memanaskan larutan yang dapat terbakar di dalam gelas kaca.

Begitu api mati, penurunan suhu menciptakan daya sedot yang membuat mangkuk menempel di tubuh.

Sedotan menarik kulit dari tubuh dan mendorong aliran darah, sehingga bekas merah tertinggal yang biasanya bertahan selama tiga sampai empat hari.

Para atlet menggunakan teknik ini untuk mengurangi rasa sakit dan membantu penyembuhan dari akibat fisik pelatihan dan bertanding terus-menerus.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 21:46

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.