loading...

Kemarau Basah Saat Tepat Bertanam Kentang, Ini Caranya!

Posted by

BMKG menyatakan bahwa musim kemarau tahun ini adalah kemarau basah. Disebut kemarau basah karena meskipun sudah memasuki musim kemarau ternyata masih tetap akan sering turun hujan.

Menurut informasi dari petani kentang Malang Jawa Timur musim kemarau basah sangat cocok untuk bertanam kentang. Dalam 1 ha lahan akan bisa dihasilkan sekitar 30 ton lebih kentang.

Anda berminat untuk bertanam kentang? Jika anda memiliki lahan didaerah dataran tinggi seperti dieng, lereng bromo atau di batu malang maka tanah didataran tinggi tersebut sangat menjanjikan untuk ditanami kentang saat musim kemarau basah.

Bagaimana cara yang baik dan seluk beluk bertanam kentang mulai pemilihan bibit, pengolahan tanah, pemupukan hingga cara panen kentang? Simak tips cara budidaya tanaman kentang berikut ini.

Syarat Tumbuh Kentang

Tumbuh sempurna di dataran tinggi, yaitu berkisar antara 1.600 hingga 3.000 meter diatas permukaan laut.
Kelembaban udaranya tinggi, antara 80% hingga 90%
Curah hujan yang baik bagi Tnaman Kentang berkisar antara 1200 hingga 1500 mm/th.
Membutuhkan penyinaran matahari yang cukup sepanjang hari
Kentang tumbuh baik pada tanah dengan jenis tanah vulkanis yang memiliki sedikit kandungan pasir
Tekstur tanah gembur, kaya akan unsure hara yang dibutuhkan tanaman.
Tanah memiliki kandungan air tanah yang cukup dan memiliki system drainase yang baik
PH tanah netral berkisar diantara 5 hingga 6,5. Jika tanah terlalu asam ( kurang dari 5 ) maka perlu dilakukan pengapuran. Sebaliknya jika tanah terlalu basa ( lebih dari 9 ) maka perlu diberikan belerang sebelum penanaman.
Suhu tanah berada dalam kisaran 15 hingga 20 derajat celcius.

Memilih Bibit Kentang

Tahap pertama dalam cara menanam kentang adalah mendapatkan bibit unggul kentang agar hasil yang nanti didapat juga sesuai harapan.

Benih kentang tidak berbentuk biji seperti tanaman jenis buah-buahan lain, melainkan berbentuk umbi kentang. Umbi yang akan digunakan harus melewati tahap seleksi agar terbebas dari berbagai hama dan penyakit.

Untuk mendapatkan umbi yang baik dapat dilakukan dengan pemilihan dan cara :

Umbi yang baik adalah umbi bertunas dan juga kuat yang telah melewati proses penyimpanan 4 bulan setelah panen
Benih yang bagus jika telah tumbuh tunas kurang lebih 2 cm dan jumlah tunas mencapai 3 hingga 5 tunas per umbi.
Permukaan umbi harus mulus dan bebas dari cacat.

Pengolahan Lahan Budidaya Kentang

Cara menanam kentang tahap selanjutnya adalah mengolah lahan sebagai media tanam kentang. Berikut tahap demi tahap mengolah lahan :

Cangkul tanah agar menjadi gembur dan diamkan kurang lebih 3 hari agar terpapar sinar matahari
Berikan pupuk kompos pada lahan kemudian dicangkul agar merata dalam tanah serta diamkan selama 7 hari.
Buatlah bedengan dengan menghadap timur – barat agar mendapat pasokan sinar matahari yang optimal
Buat bedengan dengan tinggi 30 cm, dan lebar 70cm , sedangkan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan.
Berikan jarak antar bedengan kurang lebih 40cm untuk akses aliran air hujan agar tidak menggenangi bedengan.
Buatlah lubang tanam di atas bedengan dengan jarak antar lubang tanam kira – kira 20cm hingga 25 cm.

Cara Menanam Kentang di Lahan

Tahap selanjutnya adalah menanam umbi kentang yang telah dipersiapkan. Sebaiknya awal tanam dimulai pada saat musim hujan agar tanaman baru langsung mendapatkan suplay air yang cukup.

Tanamlah umbi Kentang yang telah bertunas kurang lebih 2 cm , kemudian tutup kembali dengan tanah setebal 5 cm. Penimbunan yang terlalu dalam justru akan mengurangi produktivitas Kentang.

Pemupukan Susulan

Cara menanam kentang agar menghasilkan panen yang melimpah maka dibutuhkan pemupukan rutin setiap 20 hari sekali sejak masa tanam dengan dosis :

Pupuk Urea 500kg/h
Pupuk ZA 150kg/h
Pupuk KCL 100kg/h
Pupuk SP36 400kg/h
Pemupukan dapat dilakukan dengan cara menaburkannya diantara lubang tanam yang sudah terdapat Umbi Kentang yang sudah ditanam.

 Penyiangan Tanaman Kentang

Fase berikutnya dalam Cara Menanam Kentang adalah membersihkan sekitar lahan dari gulma maupun rumput yang mengganggu pertumbuhan Kentang itu sendiri.

Penyiangan dapat dilakukan berbarengan dengan pemupukan setiap 20 hari sekali. Atau dapat juga dimulai setelah usia tanam menginjak umur 30 hari dan berikutnya pada saat usia tanam 50 hari dan seterusnya.

Menyirami Tanaman Kentang tidak harus hingga membuat tanah tergenang,justru terlalu banyak air akan menghentikan pertumbuhan umbi kentang.

Siramilah Tanaman Kentang Anda apabila tanahnya kelihatan kering, penyiraman dapat dilakukan seminggu sekali tanpa membuat lahan terlalu basah tergenang air.

Masa Panen Kentang

Tanaman Kentang umumnya sudah dapat dipanen pada usia 3 sampai 4 bulan setelah masa tanam. Lakukanlah panen Kentang pada waktu cuaca cerah, memanen pada saat hujan akan membuat Kentang cepat membusuk.

Setelah Kentang dipanen, diamkan di lahan sekitar 1 jam agar terpapar sinar matahari agar kulit umbi mengering dan kotoran tanah terlepas semua.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 07:13

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.