loading...

Potensi Ternak Kerbau di Kabupaten Pemalang

Posted by

Jumlah Kerbau di Pemalang  Mencapai 8.000 Ekor Lebih

Data Sensus Tani 2013 mencatat populasi ternak kerbau di Kabupaten Pemalang berjumlah 7.340 ekor.

Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang mengeluarkan angka sekitar 8 ribu ekor pada 2015. Populasi kerbau di Kabupaten Pemalang tersebut merupakan populasi terbesar kedua di Provinsi Jawa Tengah setelah Kabupaten Brebes.


“Jumlah ternak sebanyak ini berpotensi untuk dibentuknya SPR. Nanti kedepannya dengan pendekatan kawasan melalui SPR, pengembangan ternak kerbau jadi solusi pemenuhan kebutuhan daging”, ungkap Muladno saat meninjau peternakan kerbau rakyat di Pemalang (26-27/5).


Kala itu Muladno mengunjungi Kelompok Petani Peternak Maheso Jati di Desa Kejambon Kecamatan Taman dan Kelompok Ternak Rimba Jaya di Desa Pagayungan Kecamatan Bantarbolang.


Populasi kerbau di Kelompok Maheso Jati sejumlah 235 ekor dengan anggota 47 orang. Sedangkan Kelompok Rimba Jaya populasi kerbaunya 170 ekor dengan anggota 20 orang.


Menurut Muladno, jumlah populasi tersebut berpotensi untuk dibentuk SPR. Contohnya pada Desa Pagayungan, dimana poplasi kerbau sudah berjumlah sekitar 600 ekor, sedangkan syarat untuk berdirinya 1 SPR ternak kerbau adalah adanya 500 ekor indukan.


Dari sisi hilir, masyarakat Pemalang memiliki preferensi konsumsi yang baik pada daging kerbau. Hal itu terlihat dari kuliner khas berbahan dasar daging kerbau sepeti sate loso dan soto grombyang.


SPR Kerbau

Dirjen PKH berharap, rancangan RPJMD yang berencana mengusulkan 2 SPR ternak kerbau di Kabupaten Pemalang untuk segera dimatangkan dan diajukan ke pusat. Hal ini mengingat pada tahun 2017 Kementerian Pertanian melalui Ditrektorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan merencanakan program 200 SPR di seluruh Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Dr. Ir. Muladno, MSA yang hadir sebagai pembicara pada acara Seminar Nasional Pembangunan Desa Inovatif yang diselenggarakan oleh BAPPEDA Kabupaten Pemalang pada tanggal 26-27 Mei 2016.


Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Budhi Raharjo menyampaikan berdasarkan rancangan Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pemalang 2016-2021, program prioritas sub sektor peternakan adalah pengembangan SPR kerbau di Kecamatan Taman dan Bantarbolang, serta SPR sapi potong di Kecamatan Belik dan Watukumpul.


Dalam acara seminar tersebut juga dilakukan penyerahan naskah kesepahaman antara Bupati Pemalang dan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk selanjutnya ditandatangani oleh Bupati secara desk to desk. “Saya mengajak dosen-dosen dari perguruan tinggi, atau putra daerah yang asli Pemalang untuk pulang kembali bangun kampung asalnya yaitu Kabupaten Pemalang,” tambah Budhi.


“Segera matangkan rancangan RPJMD, mengingat potensi pengembangan ternak kerbau di Kabupaten Pemalang ini saya lihat sangat bagus. Selanjutnya, susun Nota Kesepahaman dengan IPB dan segera ditindaklanjuti, lalu surati saya ke pusat untuk kedepan kita usulkan SPR ternak kerbau di Kabupaten Pemalang,” himbau Dirjen PKH.


Sumber: Trobos.com 

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:23

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.