loading...

Cara Burung Menemukan Jalan Pulang Saat Dilepas Dari Daerah Yang Jauh

Posted by

Bagaimana Seekor Burung Yang Dilepas Dari Jarak Jauh Bisa Menemukan Jalan Pulang?

Sebagaimana dikutip Daily Mail, para ahli mengatakan bahwa burung menggunakan memori mereka dari medan gravitasi di tempat asal mereka untuk membimbing pulang.

Dr Hans-Peter Lipp dari University of Zurich di Swiss dan Kwazulu-Natal University di Afrika Selatan, mengatakan, “Ada kesepakatan luas bahwa merpati dapat menentukan dan mengatur penerbangan berdasarkan petunjuk matahari dan magnet.”

Tapi tak seorangpun sebelumnya menjelaskan bagaimana burung menentukan posisi mereka. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa merpati bernavigasi menggunakan bau atau medan magnet. Setelah puluhan tahun bekerja dengan merpati di Swiss Army, Dr Lipp bekerja sama dengan Valeryi Kanevskyi, dari High-Technologies Institute di Ukraina. “Valeryi telah merumuskan teori sederhana namun menakjubkan,” ungkapnya.

Orang Ukraina itu mengatakan bahwa burung menggunakan memori mereka dari medan gravitasi untuk membimbing mereka. Dr Lipp berkata, “Saya menyadari bahwa dia telah memecahkan masalah peta dengan satu asumsi sederhana: Burung pasti memiliki giroskop di otak mereka.”

Tim mereka menerbitkan penemuan bahwa burung merpati dipengaruhi oleh gangguan dalam medan gravitasi dalam Journal of Experimental Biology. Pada awal percobaan, tim hendak menunjukkan bahwa anomali gravitasi -tanpa kontaminasi geomagnetik- akan menyesatkan merpati.

Untuk melakukan hal ini, para ilmuwan menggunakan lokasi di Ukraina – kawah meteorit besar yang dipenuhi dengan sedimen di mana gravitasi lebih lemah dari biasanya. Para peneliti bertanya-tanya apakah melintasi tepi kawah bisa mengganggu sistem navigasi giroskop merpati dan mengirim burung ke arah yang salah.

Peternak merpati di kota terdekat Novoukrainka telah melatih burung dan dalam beberapa hari, 26 burung yang dilengkapi dengan pelacak GPS ringan, dibebaskan dari tengah kawah. Dari 18 burung yang pulang dengan selamat, tujuh ekor menuju ke arah yang benar dan berhasil menyeberangi tepi kawah tanpa menyimpang jauh dari rute langsung ke rumah.

Namun, burung lain yang berangkat ke arah acak tampaknya tersesat di tepi kawah dan ketika mereka menyeberangi gangguan gravitasi kedua, mereka kehilangan arah lagi. Para peneliti membandingkan jalur penerbangan burung yang mendapat distorsi gravitasi dengan burung yang kembali ke rumah tanpa hambatan.

Mereka menemukan bahwa rute burung yang terganggu jauh lebih tersebar luas dibandingkan dengan kelompok burung tanpa hambatan dan menunjukkan bahwa burung akan menyimpang paling parah ketika melintasi tepi kawah meteorit.

Para ilmuwan percaya bahwa burung awalnya menentukan arah pulang ke rumah dengan membandingkan ‘pengaturan giroskop’ mereka dengan pembacaan giroskop lokal. Tetapi beberapa burung awalnya mengatur arah yang salah -dan memerlukan beberapa hari untuk memperbaiki kesalahan dan kembali ke rumah- menunjukkan bahwa mereka jarang menggunakan strategi navigasi alternatif secara teratur.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:13

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.