loading...

Burung Anis Kembang, Ciri Khas dan Habitatnya

Posted by

Indonesia Memiliki 12 Jenis Burung Anis, Salah satunya yang Populer adalah Anis Kembang

Anis kembang atau yang juga dikenal dengan sebutan anis cacing hidup di hutan-hutan Asia Tenggara. Ia termasuk spesies burung penyanyi dalam famila Turdidae. Dahulu, ia dimasukkan sebagai subspesies Sikatan enggano, tapi pengamatan terbaru merekomendasikan agar kedua spesies ini dipisah. Akibatnya, Anis kembang sekarang menjadi spesies yang monotipe.

Anis kembang sangat jarang di kebun-kebun binatang. Menurut ISIS, Kebun Binatang Chester hanya memiliki seekor anis kembang dari luar Asia, dan mati pada 2007. Namun, jumlah kecilnya ini yang terdapat pada pertengahan 1990an bertambah sedikit pada akhir 2009.

Awalnya ia diklasifikasikan sebagaia spesies Risiko Rendah oleh IUCN. Riset terbaru menunjukkan ia lebih sedikit daripada yang kita percayai selama ini. Akibatnya, ia mendapat status Hampir Terancam pada 2008.

Di Indonesia sendiri, habitat burung punglor kembang tersebar di daerah Nusa Tenggara, Sunda Besar, Malaysia dan Filipina. Saat ini populasi anis kembang di alam pada daerah-daerah tersebut sudah menyusut. Menurut catatan BirdLife Indonesia, anis kembang masih mudah dijumpai di daerah Flores dan Kalimantan.

Di Indonesia, ada 12 jenis anis yang dapat ditemui di alam. Angka tadi sudah termasuk anis kembang ini. Di wilayah Nusa Tenggara, perburuan anis kembang sudah dimulai dari awal 1995. Saat Pulau Sumbawa telah kehabisan ”stok”, para pemburu itu melebarkan sayap ke Flores.

Anis kembang hidup pada hutan primer, hutan sekunder yang tinggi dan hutan yang rusak dan lahan yang pohonnya banyak, juga petak-petak hutan yang terisolasi. Burung ini ditemukan pada ketinggian, 200-1300 m (Lombok), 200-1000 m (Sumbawa).

Sedang di Flores dijumpai pada dataran rendah sampai ketinggian sekitar 1000 m. Selain itu, BirdLife Indonesia juga mencatat sebaran burung ini di Sumba dan Timor. Pastinya, anis kembang merupakan burung yang sebaran berbiaknya terbatas hanya di Nusa Tenggara saja.

Ciri burung anis kembang berdasar daerah asal

Tidak ada ciri menyolok antara anis kembang dari satu habitat dengan habitat lainnya. Tidak ada perbedaan volume, mental dan gaya tarung yang didasarkan oleh asal daerah/habitat. Anis kembang semua wilayah Indonesia ada yang bermental bagus volume dahsyat, ada yang bersuara tipis, ada yang ngerol mendongak ada yang cuma ngeriwik-ngeriwik. Kalau memilih anis kembang, pilih saja dari penangkaran yang sudah dikenal memproduksi burung-burung jawara karena indukan-indukannya juga pilihan.

Meski tidak ada ciri-ciri khas anis kembang berdasar daerah asal, ada sedikit referensi yang mungkin berguna yang pernah ditulis di sebuah tabloid. Disebutkan misalnya, anis kembang Tasikmalaya (Jawa Barat) memiliki warna trotol pada bagian dada yang tidak ngeblok atau cenderung beraturan (bercorak), sementara bulu putih pada sayapnya terputus-putus seperti sisir. Biasanya anis kembang asal Jawa Barat cenderung doyan betina.

Anis kembang Sumbawa (Nusa Tenggara) warna trotol pada bagian dadanya terlihat ngeblok dan cenderung tidak beraturan, sementara bulu putih pada sayap tertata rapi membentuk bulatan-bulatan seperti mega. Bodi anis kembang Sumba lebih bongsor dibanding dengan Jawa Barat dan Borneo.

Sementara itu ciri anis kembang Kalimantan (Borneo) adalah warna trotol pada bagian dada terlihat ngeblok atau cenderung tidak beraturan, terdapat warna bulu kuning kecoklatan berbaur warna trotol hitam pada bulu dada hingga sisi kiri dan kanan di bawah bulu sayap mirip seperti anis kembang remaja. Sementara warna putih pada sayap memebentuk bulatan-bulatan sepert mega dan terputus oleh bulu hitam di bagian bawah. Bodi anis kembang Kalimantan relatif lebih kecil dari dan ramping ketimbang Jawa Barat dan Nusa Tenggara.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:29

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.