loading...

Macam-macam Jenis Burung Pemakan Serangga

Posted by

Berbagai Jenis Burung Penyuka Serangga Sebagai Makanan Utamanya

Bentuk paruh burung ini pada umumnya agak panjang dan sedikit runcing. Bentuk paruh itu memudahkan burung menangkap serangga sekalipun serangga tersebut berada di celah yang sempit.

Burung Pelatuk (Picus viridis) 


Makanan burung pelatuk ialah serangga-serangga yang ada di balik kulit pohon, di dalam lubang pohon, atau dalam batang pohon yang sudah lapuk. Agar mendapatkan makanannya, burung pelatuk merobek atau melubangi kayu atau pohon. Oleh sebab itu, burung pelatuk mempunyai paruh yang kuat dan runcing.

Burung Cabak (Caprimulgidae)


Burung Cabak merupakan burung yang beraktivtas pada malam hari atau bersifat nokturnal. Burung cabak mempunyai bentuk kaki yang pendek, penglihatan yang sangat tajam, dan rentangan sayap yang cukup lebar. Serangga-serangga nan menjadi target empuk jelek cabak ialah serangga-serangga yang bisa terbang seperti laron, kunang-kunang, kupu-kupu, belalang, dan lain-lain.

Suara Khas Burung Cabak
Menusuk, sendu “cwuirp”, dikeluarkan sambil terus menerus terbang sampai tiga puluh menit lamanya, pada petang dan dini hari.

Burung Cabak India (Caprimulgus indicus)
Burung Cabak India masih satu marga dengan burung cabak. Burung cabak India banyak ditemukan di daerah-daerah di Pulau Jawa. Burung cabak India umumnya berwarna keabu-abuan, dengan rona kerah merah coklat pada bagian tengkuknya. Habitat burung cabak India ialah di hutan-hutan yang lebat atau di semak-semak belukar. Karena bersifat nokturnal, burung cabak India lebih banyak menghabiskan waktu siangnya buat beristirahat atau bertengger di atas dahan pohon.

Burung Cabak Maling (Caprimulgus macrurus)
Burung cabak maling berukuran lebih besar daripada burung cabak India, yaitu sekitar 30 cm. Burung cabak maling banyak ditemukan di hutan-hutan di Pulau Jawa. Pada siang hari, burung cabak maling lebih suka beristirahat dan tidur di tepi hutan, atau berteduh di bawah pohon.

Burung Pelatuk Besi (Dinopium javanense)
Burung ini biasa mencari makan dengan cara melubangi pohon untuk mencari larva atau serangga yang ada di dalam batang pohon, dan sarang semut. Burung ini biasa dan sering ditemukan di hutan yang lebat. Burung ini juga bersarang di lubang pohon dengan terlebih dahulu melubangi pohon tersebut. Burungini biasa bertelur 2‐3 butir tiap sarang.

Burung Murai Gila (Rhipinura javanica) 


Burung ini biasa terlihat di daerah aliran air dan perkebunan. Burung ini memakan serangga kecil. Burung ini biasa bersarang di pohon yang tinggi dan senang membuat sarang di cabang pohon yang kecil. Burung ini membangun sarangnya dengan rumput yang melekatkannya di cabang pohon. Burung ini bertelur 2 ‐3 butir tiap sarangnya.

Burung Cipoh Kacat (Aegithina tiphia)
Burung ini biasa ditemukan di pohon yang rimbun sedang mencari makannan seperti ulat dan serangga. Burung ini biasa mencari makan secara berkelompok dengan jumlah 3-5 ekor. Burung ini biasa bersarang di pohon yang rimbun dengan jumlah telur 2-3 butir. Burung ini merawat anaknya sampai bisa mencari makan sendiri.

Burung Robin (Leiothrix lutea)
Burung robin sangat peka sekali dengan perubahan cuaca pada lingkungan sekitarnya. Robin menyukai tempat yang teduh serta sejuk. Sesuai dengan habitat aslinya di hutan yang lebat. Burung robin di habitat aslinya memakan serangga kecil, seperti jangkrik, belalang serta ulat. Untuk jangkrik cukup diberi 2 ekor saja setiap hari. Di hutan burung ini sering kali ditemukan hedup secara berkelompok dengan jumlah antara 10 hingga 30 ekor.

Burung Ciu Besar (Pteruthius flaviscapis)
Burung ini merupakan jenis burung pemakan serangga kecil seperti kumbang, belalang, jangkrik, laba-laba dan juga ulat. Dengan cara menyelinap diantara ranting-ranting kecil. Ciu besar memiliki tubuh berukuran relatif kecil sekitar 13 cm. Ciu besar jantan memiliki kepala berwarna hitam. Mantel dan punggungnya berwarna abu-abu. Pada ekornya berwarna hitam. Sayap hitam dengan ujung bulu primer berwarna putih. Sedangkan Ciu besar betina, warna tubuhnya lebih buram dan kusam. Pada kepala berwarna hijau-zaitun. Warna ujung sayap kusam dan kaki berwarna putih.

Burung Paok Sayap Biru (Pitta moluccensis) 


Burung Paok sayap-biru memiliki ukuran tubuh sedang sekitar 18cm, bertubuh gemuk dan berwarna-warni. Dadanya berwarna merah karat, alisnya coklat pucat dan punggungnya berwarna hijau. Warna pada sayap biru terang dengan bercak putih dan hitam. Kebanyakan Paok sayap-biru memakan serangga, cacing dan siput dengan cara memburu dari atas dahan pohon yang tidak jauh dari permukaan tanah.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 02:53

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.