loading...

Tahun Kabisat, Sejarah dan Penyebabnya

Posted by

Sejarah unik tahun kabisat yang menyebabkan bulan februari jadi kekurangan jumlah hari dalam sebulan

Secara umum, tahun kabisat adalah tahun yang bisa dibagi dengan angka empat atau ada satu hari penambahan di tahun tertentu sehingga dalam satu tahun ada 366 hari bukan 365 hari.

Keunikan tahun kabisat ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu pada zaman Julius Caesar yang memimpin Kekaisaran Romawi.

Gara-gara kebingungan soal penanggalan yang enggak tepat, Julius Caesar meminta seorang ahli perbintangan, Sosigenes untuk membuat penanggalan yang benar dan tetap. 

Setelah diutak-atik, eh, ternyata satu tahun di bumi berjumlah 365,25 hari. Supaya lebih mudah, Sosigenes menggenapkannya menjadi 365 hari. Lalu kemana lagi sisanya?

Sosigenes menggabungnya menjadi 1 hari setiap empat tahun sekali. Nah, itulah yang disebut tahun kabisat.

Bulan Februari terpilih sebagai bulan untuk tahun kabisat. Ini karena jumlah harinya yang paling sedikit setiap tahunnya.

Bulan Agustus dan Kalender Kabisat

Setelah Julius Caesar diganti oleh Kaisar Ahustus, kalender kembali diutak-utik! Ia mengganti bulan Hexelius menjadi bulan Agustus yang hampir mirip dengan namanya. 

Enggak cukup itu saja, ia juga menambahkan satu hari pada bulan Agustus. Awalnya si bulan Hexelius hanya terdiri dari 30 hari, nah, kali ini, si Ahustus menambahkan satu hari sehingga Agustus menjadi 31 hari.

Dapat dari mana satu hari itu, yah? Kaisar mengambil satu hari dari bulan Februari . Jadi, jumlah hari di bulan Februari menjadi 28 hari pada tahun biasa dan 29 hari pada tahun kabisat.

Sejarah penanggalan masehi dan perubahannya

Penanggalan masehi dimulai ketika Julius Caesar meminta para astronom kerajaan Roma untuk membuat sistem penanggalan yang lebih akurat. Dari sana lahirlah penanggalan masehi dengan total penanggalan 365 hari dan kompensasi satu hari setiap empat tahun.

Pada tahun 1582, diketahu bahwa revolusi Bumi terhadap matahari tidak tepat 365,25 hari. Hal tersebut membuat Paus Gregory XIII meminta astronom untuk menghitung ulang penanggalan masehi. Sejak saat itu, sistem kabisat disempurnakan dengan tambahan aturan, yaitu tahun kabisat tidak berlaku untuk tahun yang tidak habis dibagi 400. Sistem tersebut masih digunakan hingga saat ini, namun harus dikalkulasi ulang setiap 10.000 tahun.

Apa itu "Leap Second" ?

Sistem Leap Second memang tidak berhubungan langsung dengan tahun kabisat, namun sangat berpengaruh pada sistem perhitungan waktu. Leap Second merupakan sistem untuk menghitung waktu perlambatan revolusi Bumi terhadap matahari, yang mana waktu revolusi tersebut setiap tahunnya melambat 0,002 detik.

Hal tersebut memang terlihat sepele, namun juga sangat penting karena jika dibiarkan akan berakibat waktu di Bumi tidak lagi sinkron dengan rotasi dan revolusinya. Sistem Leap Second sempat membuat berbagai layanan digital mengalami "crash" untuk beberapa waktu karena kebanyakan layanan tersebut menggunakan sistem waktu berdasarkan jam atom yang bersifat konstan.

Apa yang terjadi jika Anda lahir di tanggal 29 Februari?

Jika Anda lahir pada tanggal 29 Februari, apakah Anda hanya akan berulang tahun empat tahun sekali? Jawabanya tidak. Mereka yang lahir tepat pada hari kabisat dapat memilih untuk berulang tahun di tanggal 1 Maret atau 28 Februari ketika bukan di tahun kabisat.

Kejadian penting di hari kabisat

Sejarah mengatakan ada beberapa kejadian penting yang terjadi tepat pada tanggal 29 Februari. Beberapa kejadian tersebut adalah:
- Tahun 1996 penyerangan ke Sarajevo dihentikan setelah terjadi selama hampir empat tahun.
- Tahun 1984 Pierre Trudeau mundur sebagai perdana menteri Kanada.
- Tahun 1964 sepupu ratu Elizabeth II melahirkan anak yang diberi nama James Ogilvy.
- Tahun 1960 ribuan orang tewas dalam gempa di kota Agadir, Maroko.
- Tahun 1940 Hattie McDaniel merupakan warga kulit hitam pertama yang menerima penghargaan Oscar.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 01:37

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.