loading...

Efek Negatif Akibat Anggrek Terlalu Sering Disirami dan Terus Menerus Kehujanan

Posted by

Pengaruh Jelek Akibat Terlalu Banyak Air (Overwatering) Pada Tanaman Anggrek
Jangan terlalu sering menyiramkan air pada tanaman anggrek anda. Kadang karena terlalu sayang dengan tanaman anggreknya, seseorang bahkan berlebihan dalam melakukan penyiraman pada tanaman anggrek. Tidak perduli saat musim hujan apalagi kemarau, sebentar-sebentar anggrek disirami bahkan sampai basah kuyup. Baguskah menyirami anggrek? Tentu saja sangat bagus jika terukur dan tidak berlebihan atau terlalu sering. Apakah pengaruhnya jika anggrek terlalu banyak disiram atau kelebihan air? Kebanyakan air juga tidak hanya karena anda menyiramnya berlebihan, tetapi jika huja turun terus menerus sementara lokasi tanaman anggrek kita diluar rumah juga harus diwaspadai akan terjadinya kelebihan air pada media tanam anggrek.


Anggrek Vanda Saat Berbunga
Add caption
Saat Anggrek BerbungaKebanyakan air atau yang disebut dengan overwatering, sering terjadi pada tanaman anggrek kita. Disadari ataupun tidak, ini sering terjadi pada saat musim hujan, seperti kondisi saat ini. Memang tanaman anggrek butuh kelembaban, namun bukan berarti butuh air yang berlebih.

Overwatering sering terjadi pada pemeliharan tanaman anggrek yang hanya dibawah naungan paranet. Dimana air hujan bisa menembusnya masuk.

Kebutuhan air pada tanaman anggrek harus terkontrol. Kebutuhan air sangat dipengaruhi oleh media tanam yang digunakan. Kejadian overwatering beresiko dan akan sangat merugikan.

Untuk menghindari hal demikian, diluar kejadian hujan yang terus menerus seperti saat ini, penyiraman yang dilakukan harus pas dan terukur. Untuk itu perlunya diperhatikan faktor-faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi penyiraman.

Akibat overwatering yang sering muncul pada tanaman anggrek :
  1. Menyebabkan top-rot, dimana membusuknya tunas-tunas atau ujung akar. Kebanyakan air atau overwatering akan membuat media tanam terlalu basah, sehingga akar-akar tanaman tidak akan dapat melakukan pernafasan dan transpirasi dengan baik. Kemudian membusuk dan mati. Kebanyakan air juga akan menyebabkan daun-daun tua membusuk atau sering disebut leaf-rot.
  2. Menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jamur. Sehingga menyebabkan penyakit seperti bercak daun, busuk akar, busuk tunas bahkan rontoknya kuncup-kuncup bunga.
  3. Menyebabkan cepat rusaknya media tanam. Mudia tanam akan penuh dengan lumut, cepat hancur dan membusuk. Yang mana akan mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan tanaman anggrek.
  4. Menyebabkan membusuknya akar secara keseluruhan. Ditandai dengan daun-daun anggrek menjadi keriput. Seperti kekurangan air. Biasanya bagi penggemar anggrek pemula hal ini sering dianggap kekurangan air. Sehingga siraman diperbanyak terus. Akibatnya akar akan tambah membusuk dan tidak bisa menyerap air, daun menjadi keriput, bila berkelanjutan tanaman mati. Cara mengatasinya bongkar tanaman kemudian digantung. Penyiraman hanya dengan dispray pada daunya. Bila kondisi akar sudah tumbuh tunas akar baru dan daun mulai membaik tanaman dapat dipot kembali.
Anggrek Cattleya
Add caption

Air memang sangat dibutuhkan oleh tanaman namun juga dapat menghancurkan tanaman itu sendiri. Sangat disayangkan bila tanaman anggrek yang lama kita tunggu bunganya mati hanya karena kebanyakan air. Namun bila tidak bisa kita hindari karena kondisi lingkungan seperti musim hujan yang terus mengguyur seperti saat ini. Maka faktor-faktor untuk meminimalkan overwatering harus kita perhatikan (posting berikutnya).

Yang jelas akan menambah biaya perawatan. Bagi hobiis sekala kecil hal ini tidak terasa, namun untuk skala usaha pastinya akan menambah biaya produksi yang tidak sedikit. Untuk itu perlunya dipikirkan dan dikalkulasi ulang pemeliharaan tanaman anggrek dalam green house plastik.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:37

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.