loading...

Manfaat Tawas, Mulai Sebagai Antiseptic, Deodorant Sampai Antibacterial

Posted by

Manfaat Tawas atau Alum Dalam Kehidupan Sehari-hari.

Manfaat Tawas. Tawas memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan dalam berbagai bidang kehidupan mulai dari kesehatan, kuliner hingga industri banyak memanfaatkan tawas ini dalam aktifitasnya. Awalnya orang lebih mengenal tawas hanya sebagai penjernih air. Tawas atau alum dapat ditemukan dalam berbagai bentuk: kristal, batu, pensil, bubuk, dll. Tawas memiliki banyak kegunaan karena sifat-sifat yang dimilikinya seperti astringent, antiseptic, antibacterial, deodorant.


Manfaat Tawas Untuk Kesehatan
Obat Wasir : Bubuk tawas terkadang diterapkan untuk mengobati wasir dan luka sayat, untuk mengurangi dan mencegah pendarahan.

Obat Sariawan : Bubuk tawas juga dapat digunakan untuk mengobati sariawan dengan mudah di rumah. Tinggal terapkan saja sejumput tawas di daerah kulit yang terkena sariawan.

Bahan Penjernih air : Ini adalah penggunaan umum tawas. Kristal-kristal tawas dimasukkan kedalam air untuk menjernihkan air tersebut. Tawas dapat menangkap partikel-partikel tersuspensi yang sangat halus, lalu membentuk endapan aluminium hidroksida yang tenggelam ke bagian bawah alat sehingga dapat disingkirkan dengan mudah.

Manfaat Tawas Dalam Makanan
Baking powder : Tawas adalah bahan yang digunakan dalam banyak baking powder komersial, yang menyebabkan adanya sedikit rasa seperti logam di baking powder.

Pembuatan Acar : Metode tradisional pembuatan acar menggunakan tawas bubuk, daun anggur, dan larutan air kapur. Namun harus berhati-hati dalam menggunakan tawas, karena terlalu banyak tawas dapat membuat acar menjadi toksik/beracun.

Manfaat Tawas Untuk Kecantikan dan Perawatan Tubuh
Aftershave : Dalam bentuk batu, tawas dapat digunakan sebagai aftershave. Ini dikarenakan tawas memiliki sifat astringent, yakni menciutkan atau mengencangkan jaringan tubuh. Tawas dapat diusapkan di wajah setelah selesai mencukur, sifat astringent yang dimiliki tawas dapat membantu mencegah dan mengurangi pendarahan yang disebabkan luka sayat ringan.

Deodoran : Tawas juga dikenal sebagai kristal deodoran, tawas digunakan banyak orang sebagai deodoran, menyelesaikan masalah keringat berlebihan. Tawas yang merupakan garam mineral alami ini juga dapat membantu mengatasi bakteri di ketiak.

Pemutih kulit : Tawas juga merupakan salah satu bahan dari produk-produk toner pemutih/whitening. Kulit ketiak dan selangkangan memang cenderung lebih gelap apabila tidak kita rawat. Daerah kulit tersebut juga merupakan daerah kulit yang sering berkeringat dan menjadi tempat berkumpulnya kuman-kuman penyebab bau badan, terutama pada bagian ketiak. Salah satu cara memutihkan ketiak dan selangkangan adalah dengan memanfaatkan lemon dan tawas. Lemon mengandung vitamin c yang ampuh untuk memutihkan kulit dan memberi nutrisi pada pigmen kulit agar menjadi lebih terang, sementara tawas bermanfaat untuk membunuh kuman penyebab bau badan dan membantu menghaluskan kulit. Cara memanfaatkan lemon dan tawas adalah dengan potong lemon yang sudah dicuci bersih menjadi beberapa belahan dan buang bijinya. Setelah mandi, gosokkan potongan lemon tersebut ke ketiak beberapa kali lalu cuci bersih lagi. Setelah menggunakan lemon, maka pakai bubuk tawas pada ketiak dan diamkan sampai meresap. Tawas juga berfungsi untuk menghilangkan bau kecut dari kulit kita maupun dari buah lemon. Selain lemon dan tawas, anda dapat mencoba menggunakan lemon, madu dan tawas. Paduan ketiga bahan ini sangat membantu pemutihan daerah ketiak dan selangkangan. Manfaat lemon dan tawas untuk ketiak sudah dijelaskan di atas. Madu memiliki manfaat untuk melembutkan kulit dan juga memberi nutrisi pada kulit sehingga dengan menambahkan madu pada ramuan pemutih ketiak, akan memberikan hasil yang lebih optimal. Bahan alami lainnya yang tidak boleh ketinggalan adalah ketimun. Ketimun yang sudah diparut halus dicampur dengan perasan lemon segar lalu aplikasikan pada kulit ketiak atau selangkangan. Diamkan masker tersebut selama dua puluh menit sampai meresap. Setelah mengering, cuci ketiak dan basuh dengan air bersih.

Pasta gigi :
Tawas digunakan oleh banyak perusahaan sebagai bahan pembuatan pasta gigi, atau yang biasa sering kita sebut "odol".

Hair styling
: Sekitar tahun 1950, pria menggunakan tawas untuk membuat model rambut seperti crew cuts dan flattop. Tawas dapat digunakan untuk hair styling karena memiliki efek seperti gel, membantu rambut tetap berdiri sepanjang hari.

Hair removal : Tawas dapat digunakan untuk menyingkirkan rambut-rambut yang tidak diinginkan di tubuh. Tawas digunakan dalam pembuatan wax penghilang bulu. Selain itu kristal tawas juga dapat digunakan untuk melegakan kulit setelah dilakukan hair removal.

Manfaat Lain-lain dari Tawas
Kristal buatan manusia : Tawas bubuk dapat digunakan untuk membuat kristal. Cara pembuatan relatif mudah, setengah cangkir air panas dituangkan kedalam botol bersih dan sedikit diaduk-aduk sampai larutan menjadi jenuh. Larutan tersebut kemudian dibiarkan selama semalam. Di pagi hari, larutan dituangkan ke botol bersih lain, kristal tawas seharusnya sudah terbentuk di dasar botol.

Menyingkirkan siput : Tawas juga dapat digunakan untuk menyingkirkan atau membunuh siput. Anda hanya perlu menambahkan satu sendok makan bubuk tawas ke satu galon air dan biarkan larutan dalam tanah selama semalam. Ini dapat membantu membunuh siput-siput atau telur siput dalam tanah, sehingga Anda dapat menjaga tanaman anda bebas dari siput.

Lilin atau tanah liat mainan : tawas merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat lilin mainan untuk anak-anak.

Fotografi : Tawas digunakan oleh fotografer yang menggunakan teknik tradisional. Tawas digunakan untuk pengerasan film-film gelatin.

Flame retardant : Larutan yang mengandung tawas digunakan untuk melapisi benda seperti kayu, kain, dan kertas; agar ketahanan terhadap api meningkat.

Pemadam api : Tawas juga merupakan komponen dari foamite, yang digunakan dalam alat pemadam kebakaran.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:56

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.