loading...

Cara Membuat Pakan Pelet Sendiri, Alternatif Penyimpanan Pakan Ternak dan Ikan

Posted by

Cara Membuat Sendiri Pakan Pelet dengan Metode Sederhana

Pakan adalah komponen utama dalam usaha peternakan maupun perikanan. Salah satu cara untuk menyimpan pakan agar berumur lebih lama adalah dibuat pelet. Pembuatan pelet juga dimaksudkan agar saat diberikan pada ternak atau ikan lebih efektif karena akan sedikit bahan yang terbuang sedangkan semua jenis bahan penyusun pakan bisa dikonsumsi secara sempurna karena sudah menyatu dalam bentuk pelet.


Berikut ini adalah contoh cara membuat sendiri pakan pelet untuk keperluan sebagai pakan ikan dengan metode yang sederhana. Cara ini juga bisa digunakan untuk membuat pelet sebagai pakan ternak ayam atau jenis ternak lainnya. Semoga bermanfaat.

Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan pakan pelet:

1. Tepung kanji
2. ragi
3. Bahan-bahan pakan ( sesuai selera anda ).

Cara Membuat Pelet:
  • Bahan-bahan pakan dicampur jadi satu kemudian diblender sampai halus.
  • setelah itu tambahkan air panas sebanyak ± 1/4 berat bahan baku. dan aduk di atas api kecil, pengadukan adonan dilakukan sampai terjadi perubahan warna segera masukkan tepung kanji dengan perbandingan 1/3 dari bahan aduk terus sampai adonan mengental, bila perlu tambahkan sedikit lagi air panas.
  • Adonan didinginkan . Setelah dingin masukkan ragi roti dan aduk sampai merata.
  • Bahan baku yang telah dingin dicetak dengan penggiling daging dan akan diperoleh bentuk batangan-batangan. Batangan basah tersebut dipotong-potong sepanjang 3 cm atau terserah anda.
  • Pelet basah yang telah dipotong-potong dijemur sampai kadar airnya 10- 20%. pengeringan dapat juga dengan menggunakan oven. Pengeringan dihentikan apabila pelet kering, keras dan mudah patah

Pakan rebus :
Bahan baku pembuatan pakan rebus terdiri atas ikan asin kualitas rendah (below standard = BS), tepung katul dan dedak halus dengan komposisi sebagaimana terdapat pada Tabel dibawah ini. Jumlah bahan baku yang disediakan adalah untuk pemberian pakan bagi 10 ribu ekor ikan.


Komposisi Bahan Baku Pakan Rebus


Adapun peralatan yang digunakan untuk pembuatan pakan adalah wadah dari tong (ukuran setengah drum), kompor pompa minyak tanah dan tungku masak. Cara membuatnya adalah sebagai berikut. Campuran bahan diramu di dalam tong dan ditambah air bersih, diaduk sampai rata dan direbus selama 2 jam, kemudian didinginkan. Setelah dingin, pakan yang masih diwadahi dalam tong atau dimasukkan kedalam karung plastik diangkut dengan perahu ke lokasi fence.

Pemberian pakan dilakukan sekali dalam sehari pada sore hari dengan cara pakan dikepalkan dalam genggaman kemudian disebarkan di seluruh permukaan air. Menurut keterangan pembudidaya pemberian pakan dengan cara ini, hanya 75% pakan yang dapat dimakan oleh ikan, sedangkan sisanya 25% tidak termakan dan terbuang oleh arus air sungai yang mengalir.

Pakan tidak dimasak :
Bahan baku untuk pembuatan pakan tidak dimasak terdiri dari dedak, ikan asin BS, ampas singkong, bekatul dan ampas tahu. Komposisi dan jenis bahan baku pembuatan pakan tidak dimasak buatan sendiri adalah sebagaimana disajikan dibawah ini. Jumlah bahan baku pada tabel dipergunakan untuk memberikan pakan bagi 12,5 ribu ekor ikan.

Komposisi Bahan Baku Pakan Tidak Dimasak


Pengolahan pakan menggunakan seperangkat alat-alat mekanis yang dirancang sendiri. Peralatannya terdiri dari generator diesel berkekuatan 15.000 watt, mesin cincang daging (molen) ukuran besar 4 buah dan dinamo sebagai tenaga penggerak.

Cara pembuatan pakan adalah sebagai berikut: Masing-masing bahan baku pakan ditimbang sesuai kebutuhan dan dicampur di dalam wadah ukuran persegi empat yang terbuat dari papan serta diaduk sampai rata, kemudian dimasukkan kedalam molen untuk diproses menjadi pelet.

Kemudian pelet di tampung dalam wadah plastik, dijemur beberapa jam di sinar matahari dan siap untuk diberikan kepada ikan. Hasil pakan olahan hampir sama dengan pakan buatan pabrik yaitu pelet berbentuk silindris ukuran diameter 5 mm dan panjang 4 – 5 cm. Menurut keterangan pembudidaya pemberian pakan dengan cara ini lebih efektif karena sebanyak 99% pakan dapat dimakan oleh ikan, sedangkan sisanya sebanyak 1% terbuang bersama arus air sungai yang mengalir.

Referensi:
http://tipstutorialtrik.blogspot.co.id

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:38

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.