loading...

3 Cara Penghitungan Bunga Kredit KPR Rumah Tinggal

Posted by

Cara Menghitung Bunga Kredit

Ada dua teknik utama dalam menghitung bunga kredit, yaitu bunga flat, dan bunga efektif. Untuk bunga efektif agar pembayaran lebih mudah biasanya dimodifikasi menjadi bunga anuitas.

Bunga flat atau bunga tetap adalah perhitungan bunga yang paling mudah ditemui dan paling mudah dihitung.
Dalam perhitungan bunga flat, bunga kredit dan cicilan pokok yang dibayar setiap bulannya tetap atau flat.
Bunga flat biasanya dipakai untuk kredit konsumer berjangka pendek seperti kartu kredit, kredit multiguna, kredit tanpa agunan (KTA), kredit kendaraan bermotor, dll.



Namun yang perlu diwaspadai, suku bunga flat terkesan lebih rendah dibanding suku bunga efektif. Padahal bila dihitung-hitung bunga flat bisa dua kali lebih besar dibanding bunga efektif atau bunga anuitas.
Untuk lebih jelas, silakan lakukan simulasi di perbandingan bunga kredit, dan konversi bunga kredit.

Perhitungan Bunga Flat

Prinsip dari bunga flat adalah, cicilan pokok dan bunga per bulannya tetap.

Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan

Maka: Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga per bulan = P x i / 12 Total bunga yang harus dibayar = P x i / 12 x t

Contoh kasus:

Adi mendapatkan kredit KTA sebesar Rp 12.000.000,- dengan jangka waktu kredit 24 bulan. Bank pemberi KTA tersebut memberikan bunga setahunnya 11%.
Berapakah angsuran per bulan yang harus dibayar? P = Rp 12.000.000,- i = 11% t = 24 bulan
Cicilan pokok = Rp 12.000.000,- / 24 = Rp 500.000,- Bunga = Rp 12.000.000,- x 11% / 12 = Rp 110.000,- Angsuran per bulan = Cicilan pokok + Bunga = Rp 610.000,-

Keuntungan Perhitungan Bunga Flat
  • Mudah dihitung
  • Setiap bulan pokok cicilan, bunga dan angsurannya tetap
Kerugian Perhitungan Bunga Flat
  • Suku bunga flat, kadang “menipu” konsumen karena terkesan lebih rendah
  • Bunga total yang dibayar lebih banyak daripada dengan bunga efektif
Perhitungan Bunga Anuitas
Prinsip dari bunga anuitas yaitu angsuran per bulannya tetap, dan bunga dihitung berdasar pokok yang belum dibayar.
Misal:
P = pokok pinjaman
i = suku bunga per tahun
t = lama kredit dalam bulan
Maka:
Angsuran per bulan =

Bunga bulan ke-z = (P - (Cicilan Pokok bulan ke-1 + Cicilan Pokok bulan ke-2  + ... + Cicilan Pokok bulan ke-(z-1))) * i / 12
Cicilan Pokok bulan ke-z = Angsuran per bulan - bunga bulan ke-z

Kelebihan Bunga Anuitas:
  • Angsuran bulanan tetap
  • Perhitungan bunga secara fair, bunga dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar
Kekurangan Bunga Anuitas:
  • Perhitungannya rumit, harus menggunakan software untuk mengetahuinya
Perhitungan Bunga Efektif
Prinsip dari perhitungan bunga efektif, adalah cicilan pokok per bulannya tetap, dan bunga per bulan dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayar.
Misal:
P = pokok pinjaman
i = suku bunga per tahun
t = lama kredit dalam bulan
Maka:
Cicilan pokok per bulan = P / t
Bunga bulan ke z = (P -  ((z - 1) x Cicilan pokok )) x i / 12
Contoh kasus:
Budi meminjam uang di bank sebesar Rp 60.000.000,- dengan bunga kredit efektif 14% per tahun. Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 60 bulan.
Berapakah angsuran yang harus dibayar Budi?
P = Rp 60.000.000,-
i = 14%
t = 60 bulan
Cicilan pokok per bulan = Rp 60.000.000,- / 60 = Rp 1.000.000,-
Bunga bulan ke-1 = (Rp 60.000.000,-  - (0 x Rp 1.000.000)) x 14% / 12 =  Rp 700.000,-
Cicilan bulan ke-1 = Rp 1.000.000,-  +  Rp 700.000,- = Rp 1.700.000,-
Bunga bulan ke-2 = (Rp 60.000.000,-  - (1 x Rp 1.000.000)) x 14% / 12 =  Rp 688.333,33
Cicilan bulan ke-2 = Rp 1.000.000,-  +  Rp 688.333,33 = Rp 1.688.333,33
Bunga bulan ke-3 = (Rp 60.000.000,-  - (2 x Rp 1.000.000)) x 14% / 12 =  Rp 676.666,67
Cicilan bulan ke-3 = Rp 1.000.000,-  +  Rp 676.666,67 = Rp 1.676.666,67
......
Bunga bulan ke-11 = (Rp 60.000.000,-  - (10 x Rp 1.000.000)) x 14% / 12 =  Rp 583.333,33
Cicilan bulan ke-11 = Rp 1.000.000,-  +  Rp 583.333,33 = Rp 1.583.333,33
...dan seterusnya

Kelebihan Bunga Efektif
  • Bunga tiap bulannya berkurang
  • Bunga dihitung secara fair karena dihitung berdasar sisa pinjaman yang kita pakai
Kekurangan Bunga Efektif
  • Bunga efektif lebih sulit dihitung daripada bunga flat
Apapun penghitungannya, anda harus sangat berhati-hati dalam meminjam uang yang memiliki bunga. Jika tidak benar-benar terdesak atau darurat sebaiknya hindari meminjam uang atau kredit dari Bank. Semoga bermanfaat.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 01:21

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.