loading...

Potensi Sapi NTT Untuk Memenuhi Kebutuhan Daging

Posted by

Mampukah Pasokan Sapi NTT Menurunkan Harga Sapi?



















Beroperasinya kapal angkut ternak sapi yang bertolak dari Kupang-Nusa Tenggara Timur untuk memasok kebutuhan sapi hidup Jakarta melambungkan harapan tercukupinya kebutuhan daging sapi Ibukota. Banyak pula yang berharap harga daging sapi juga akan ikut turun.

Pengamat dan praktisi agroindustri sapi dari PT Citra Agro Buana Semesta Yudi Guntara melihat, dari jumlah sapinya, daerah dengan populasi sapi terbanyak adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi harga sapi di kedua daerah itu sudah mahal.

"Sedangkan NTT, NTB, dan  Sulawesi sebanyak apapun sapi yang mereka keluarkan jumlahnya tidak akan mampu mempengaruhi jumlah pasokan ke Jawa," tandasnya saat ditemui TROBOS.COM di sela acara Seminar Nasional Outlook Industri Peternakan 2016 yang digelar Ikatan sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) di Fakultas Peternakan UGM pada 5/12

Sehingga secara logika perbaikan logistik transportasi sapi dari NTT diperkirakan belum akan membuat harga daging sapi turun. “Kekuatan pasok sapi NTT dan NTB masih jauh di bawah Jawa. Populasi sapi NTT masih di bawah satu juta ekor,"  tegas wakil ketua Komite Tetap Agro Industri dan Peternakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini. Sementara menurut data pemerintah, populasi sapi potong di Jawa Timur sejumlah 4,12 juta dan Jawa Tengah 1,5 juta ekor.

Yudi kemudian mengajak berlogika. Jika pengeluaran sapi NTT pertahun maksimal 10% dari populasi, maka angkanya baru 90 ribu ekor per tahun. Sedangkan pemotongan sapi nasional kira-kira 3 juta ekor pertahun, dan Jabodetabek per hari memotong 2.000 ekor sapi. Pasokan terbesar sapi lokal masih dari Jateng dan Jatim tentu saja, yang harganya tinggi.

Seperti dinyatakan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Kepala Dinas Peternakan NTT Danny Suhadi kepada media saat pengecekan stok sapi di Instalasi Penampungan Hewan Karantina, Pelabuhan Tenau, Kupang (17/11). NTT siap menyediakan  57.536 ekor per tahun.

Dari 21 kabupaten, Kabupatan Timor Tengah Selatan (TTS) memiliki populasi sapi 180.000 ekor dan Kabupaten Kupang 160.000 ekor. Populasi sapi NTT tercatat 865.731 ekor (peternakan rakyat). Provinsi ini telah mengeluarkan sapi 47.436 ekor, diantaranya ke Kalimantan 24.000-an ekor, Jabodetabek 20.038 ekor. Sulawesi Selatan 1.700-an ekor.

Sumber Trobos.com

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:48

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.