loading...

Cara Membuat Empuk Daging Kambing dan Sapi dengan Cepat dan Alami

Posted by

Macam-macam Cara Mengempukkan Daging dengan Cepat

Banyak macam cara untuk membuat daging yang akan dimasak menjadi lebih cepat empuk. Kita tentu tidak ingin setelah susah-susah memasak daging dalam waktu yang lama setelah matang ternyata dagingnya tidak empuk atau tetap alot. Memang pada bagian-bagian tertentu dari daging kambing maupun sapi memiliki keunggulan tekstur yang lembut dan empuk meskipun tidak perlu diproses lagi untuk mengempukkan daging bagian ini tetap akan empuk saat diolah. Daging yang dimaksud umumnya adalah sirloin atau has luar dan tenderloin atau has dalam. Dua jenis daging prime cut ini sering digunakan untuk bahan dasar masakan atau makanan yang dibakar semisal steak.



Lalu bagiamana dengan daging bagian lain seperti daging paha misalnya yang terkenal kenyal dan alot? Berikut beberapa cara membuat daging tersebut empuk dengan cepat secara alami.

Gunakan potongan Buah Nanas, kiwi, dan pepaya
Jenis dan Macam buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak.

Lumuri Daging dengan Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

Rendam dalam Cola selama 30 Menit
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

Lumuri daging dengan Parutan Jahe
Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

Menaburkan Garam laut BUKAN Garam Dapur
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

Rendam Daging dalam Larutan Teh hitam yang pekat
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

Menggunakan Jus jeruk, cuka
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur.

Rendam Daging dalam Kopi Kental
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

Memanfaatkan Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

Catatan PentingPerbandingan antara kandungan kalori, kolesterol dan lemak dalam danging kambing, sapi dan ayam:

Kalori dalam setiap 85 gram

- Kambing: 122 KCal

- Sapi: 179 Kcal

- Ayam: 162 Kcal

Lemak dalam setiap 100 gram

- Kambing: 9.2 gr

- Sapi: 14 gr

- Ayam: 25 gr

Kolesterol dalam 100 gram

- Kambing: 63.8 mg

- Sapi : 73.1 mg

- Ayam : 76 mg

Meskipun lemak dan kolesterol daging kambing lebih rendah dari sapi, namun kandungan protein sapi malah lebih tinggi dari kambing. Kandungan protein keduanya, sama-sama berperan besar untuk mengganti sel-sel yang rusak dan produksi antibodi untuk melindungi tubuh dari serangan infeksi atau penyakit.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:06

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.