loading...

Bahaya Daging Bebek Jika Berlebihan Mengkonsumsinya dan Tips Mengatasinya

Posted by

Bahaya Mengkonsumsi Daging Bebek Secara Berlebihan dan Cara Mengurangi Resikonya

Berikut ini beberapa bahaya dan efek samping daging bebek jika dimakan secara berlebihan:

Kolesterol Jahat Naik
Perlu dicermati dalam 3 ons daging bebek yang dimasak beserta kulitnya memiliki kandungan kolesterol sebanyak +/- 70 mg. Sedangkan jika tidak dimasak bersama kulitnya, kandungan kolesterol dalam 3 ons daging bebek adalah sekitar 75 mg. Sehingga dalam 3 ons daging bebek yang Anda olah memiliki sekitar 25% kandungan kolesterol dari batas asupan yang direkomendasikan yaitu 300 mg per harinya untuk orang dewasa yang sedang dalam kondisi sehat. Namun bagi mereka yang menderita penyakit jantung maupun mereka yang memiliki masalah kolesterol tinggi, rekomendasi asupan kolesterol hariannya dalah 200 mg..


Selain kolesterol sendiri, daging bebek juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, dimana lemak tersebut juga sangat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Dalam 3 ons daging bebek yang dimasak beserta kulitnya memiliki kandungan sekitar 4 gr lemak jenuh (sekitar 40% dari asupan harian yang direkomendasikan), sedangkan daging yang diolah tanpa kulit memiliki kandungan sekitar 3 gr lemak jenuh (sekitar 20% dari asupan harian yang direkomendasikan). Para pakar kesehatan sangatlah menyarankan agar membatasi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh sebanyak 7 hingga 10% dari jumlah kalori harian.

Daging Bebek

Penyakit Jantung Akibat Penyumbatan Arteri
Pada saat memiliki kandungan kolesterol serta lemak jenuh dalam tubuh yang tinggi, hal ini akan dapat menyebabkan peningkatan resiko penyumbatan arteri. Yang mana akibat dari penyumbatan tersebut akan dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, seperti Anda lebih rentan untuk terkena penyakit jantung, stroke, maupun serangan jantung. Untuk itu sebaiknya Anda membatasi mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung kolesterol maupun lemak jenuh sesuai dengan batasan yang telah direkomendasikan.

Jika ingin mengkonsumsi daging unggas, sebaiknya pilihlah daging yang berasal dari jenis unggas lain seperti dada ayam maupun kalkun yang memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah daripada daging bebek.

Kanker
Seperti penjelasan di atas bahwa terkadang dalam pengolahan daging bebek ditambahkan beberapa bahan kimia seperti tawas, pewarna sintetis, maupun paracetamol. Dengan tujuan yang untuk memperoleh keuntungan semata ternyat dapat menyebabkan peningkatan resiko penyakit yang berbahaya seperti kanker. Seperti yang telah kita ketahui, bahwa tawas dan pewarna sintetis sangat tidak layak untuk dikonsumsi.

Kandungan lemak dan kolesterol yang cukup tinggi yang terdapat dalam daging bebek dapat menimbulkan efek yang kurang baik bagi para wanita yang sedang hamil. Kadar kolesterol dan lemak yang terlalu tinggi pada wanita hamil dapat meningkatkan resiko darah tinggi serta diabetes gestasional yang akan mengganggu sirkulasi darah ke janin melalui plasenta. Untuk itu, para pakar kesehatan sangat menyarankan bagi wanita hamil agar tidak terlalu sering mengkonsumsi olahan daging bebek. Kalaupun hendak mengkonsumsi daging ini, mereka menyarankan untuk mengkonsumsinya sebanyak 1 hingga 2 kali dalam seminggu dengan cara dikukus atau dipanggang.

Cara Menghindari Bahaya Daging Bebek
  • Olah daging bebek tanpa kulit
  • Hindari jenis olahan bebek panggang maupun bebek yang digoreng, karena biasanya penjual mengikutkan bagian kulit pada saat pengolahan.
  • Menambahkan beberapa jenis sayuran seperti kailan (kale), wortel, lobak, maupun jenis sayuran lainnya untuk mengimbangi kadar kolesterol dan lemak jenuh dalam daging bebek tersebut.
  • Daging bebek sebaiknya diolah secara menyeluruh pada suhu 165 derajat fahrenheith. Hal ini bertujuan untuk menghindari berbagai penyakit yang bisa ditimbulkan karena mengkonsumsi daging unggas ini.
  • Kuncinya: Jangan mengkonsumsi daging bebek secara berlebihan

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 02:53
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.