loading...

Sapi Wagyu, Sapi Paling Dimanja Penghasil Daging Sehat Seharga Jutaan Rupiah Per Kilogram

Posted by

Sapi Wagyu, Sapi Super Mahal dengan Daging Kualitas No1 Berharga Jutaan Rupiah Per Kilogram Daging

Sapi Wagyu dipelihara dengan Penuh Ketenangan dan "Kebahagiaan"

Daging Wagyu Jepang terkenal sebagai salah satu daging terbaik di dunia dengan rasa yang lezat dan lembut. Satu potong daging Wagyu dihargai ratusan ribu rupiah.

Untuk menghasilkan daging lembut itu, peternak tidak bisa sembarangan. Mereka harus menjaga sapinya bahagia. Sejumlah cara dilakukan untuk membuat sapi bahagia.


Pasangan suami istri Martine Chapman dan Mohsin Altajir yang pindah dari Dubai ke Perthshire, Skotlandia untuk produksi daging, memberi fasilitas mewah pada sapinya.

Untuk menjaga sapinya bahagia, ternaknya diberi makanan rumput laut dan Omega tiga. Jerami yang diberikan pada sapi juga dipotong dengan panjang tertentu sehingga sapi tidak harus mengunyah terlalu banyak.

Dari sisi pencahayaan kandang harus mencukupi. Peternak memperdengarkan musik untuk membuat sapi merasa santai. Chapman yang hapal nama sapinya mengatakan dia juga menyikat sapi-sapinya.

Mereka memberi makan Wagyu dengan konsentrat energi rendah khusus. Biaya untuk merawat sapi itu mencapai 1.500 dolar AS per hewan per tahun. Nilai itu hampir setara dengan Rp 15 juta.

Dengan jerami, biji-bijian, tenaga kerja, dan biaya lainnya, bisnis Wagyu bukan bisnis murah. Dalam laporan CNN, Kamis (29/8), setiap sapi hasil peternakan wagyu bisa terjual lebih dari 12.000 dolar AS atau hampir setara dengan Rp120 juta.

Wagyu (和牛 Wagyū, sapi Jepang) Wagyu itu asal katanya dari Wa=Jepang dan Gyu=Daging Sapi. Di beberapa daerah di Jepang, daging diberi nama sesuai wilayah produksinya, contohnya daging Kobe, Mishima, Matsusaka, Ōmi, dan Sanda.

Wagyu memiliki kecenderungan genetik berupa pemarmeran (marbling) tinggi dan memproduksi lemak tak jenuh berminyak dalam jumlah besar. Sapi wagyu terkenal karena pola marmer pada dagingnya dan kualitasnya.Kecenderungan genetik sapi ras Wagyu menghasilkan daging dengan kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang lebih tinggi daripada daging sapi pada umumnya. Pemarmeran / marbling (MB) terus-menerus juga memperbaiki rasio lemak tak jenuh tunggal dan lemak jenuh.

Sejak berumur 3 bulan, sapi mulai masuk peternakan dengan desain khusus. Jauh dari keramaian, sepi, dan tenang, supaya sapi bebas dari stres. Suhu di dalam kandang terjaga agar tidak dingin atau panas saat terjadi perubahan cuaca. Sedemikian eksklusifnya, bahkan bagi setiap orang yang masuk ke dalam kandang wajib disterilkan supaya sapi tidak kena kuman.

Bukan pemandangan yang asing, ketika hendak memasan makanan di sebuah restoran Jepang, kita akan menemukan hidangan berbahan daging wagyu di dalam daftar menu.

Mungkin Anda akan kaget setelah melihat harganya yang melangit ketimbang hidangan lainnya. Lantas, apa sih yang membuat daging ini terasa spesial?

Seperti dijelaskan Dirham Karel, Deputy General Manager Dining Innovation, sebuah perusahaan yang bergerak di bisnis restoran Jepang, wagyu merupakan jenis daging sapi berkualitas tinggi dari Jepang. Dalam kanji Jepang, Wa berarti 'Jepang' dan gyu berarti 'sapi'.

Perbedaan wagyu dengan jenis daging sapi lainnya terletak pada "marbling" yang tampak seperti serat-serat putih marmer di permukaan daging.

Marbling merupakan lemak yang terdapat di antara serabut otot (intramuscular).

Ketika ditaruh di telapak tangan, daging akan terasa seperti meleleh karena hanya bertahan pada suhu 31 derajat celcius (suhu normal tubuh manusia adalah 36 derajat celcius). Lelehan itu merupakan lemak dari marbling yang kaya akan omega 3 dan 9 yang baik bagi jantung.

Banyaknya marbling ditentukan oleh tingkatannya, dari yang terendah yaitu 3-4 sampai tertinggi 9. Harga Wagyu jenis 9 bisa mencapai Rp 2,5 juta untuk berat 100 gram saja!

Secara klinis, wagyu terbukti steril dari E.coli dan bakteri jahat lainnya. Saking sterilnya, wagyu juga dapat dikonsumsi tanpa dimasak.

Kesterilan wagyu tak lepas dari higienisnya proses penternakan sapi-sapi di Jepang. Semasa hidupnya, sapi tak hanya makan rumput dan biji-bijian bernutrisi seperti jagung, gandum dan barley. Sapi juga diberi vitamin A, B, E dan kalsium kesehatannya maksimal.

Saat akan dipotong, sapi akan dikondisikan dalam keadaan relaks dan dihindarkan dari stres. Caranya, antara lain, dimandikan dengan sake atau diberi bir. Tujuannya, agar otot-otot sapi tidak keras dan tekstur daging lebih lembut.

Saat ini wagyu tidak hanya berasal dari Jepang. Australia kini juga dikenal sebagai penghasil wagyu."Awal mulanya dari problem keterbatasan lahan berternak sapi di Jepang. Akhirnya, sapi Jepang diekspor ke Australia, lalu dikawinkan dengan sapi lokal. Maka dikenalah black angus wagyu untuk wagyu dari Australia," jelasnya.

Sumber:
www.tribunnews.com
www.republika.com.id
http://www.abuba.co.id

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 21:09
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.