loading...

Peduli Bahaya Residu Antibiotik, Mc D Bertahap kurangi Ayam Berantibiotik

Posted by

Restoran McDonald's Amerika Serikat secara bertahap akan berhenti membeli ayam yang dibesarkan dengan antibiotik berat. Hal tersebut bertujuan untuk memerangi infeksi pada manusia. Mengubah praktik demi memerangi bahaya ayam produsen dianggap sebagai langkah agresif yang dilakukan perusahaan restoran raksasa tersebut. 

Rantai restoran terbesar di dunia itu mengumumkan bahwa dalam dua tahun McDonald's AS hanya akan membeli ayam yang dibesarkan tanpa antibiotik yang penting bagi kesehatan manusia. 

Penggunaan antibiotik yang sering untuk unggas dapat mengurangi efektivitas dalam memerangi penyakit pada manusia. Kebijakan McDonald's ini akan dimulai di tempat penetasan, di mana anak ayam kadang disuntik dengan antibiotik saat masih berada di dalam cangkang. 

“Kami mendengarkan pelanggan kami,” kata Marion Gross, wakil presiden dari rantai pemasok di McDonald's Amerika Utara seperti dilansir dari laman Reuters. Dia berkata, perusahaan bekerjasama dengan pemasok ayam negeri, termasuk Tyson Food Inc, untuk membuat transisi itu. 

Penggunaan antibiotik pada hewan sebetulnya legal. Namun, karena tingkat infeksi manusia dari bakteri resisten antibiotik meningkat, pihak-pihak pembela hak konsumen dan para ahli kesehatan masyarakat jadi lebih kritis terhadap praktik rutin pemberian antibiotik untuk ayam, sapi, dan babi.  

Para ilmuwan dan ahli kesehatan masyarakat mengatakan, kapan pun antibiotik diberikan, bakteri lemah akan terbunuh, memungkinkan bakteri terkuat bertahan hidup dan berkembang biak. 

Seringnya penggunaan antibiotik dosis rendah, seperti yang dilakukan beberapa produsen daging, dapat meningkatkan efek tersebut. Risikonya, menurut mereka, bakteri superbug dapat mengembangkan resistensi silang menjadi berbahaya. Superbug adalah bakteri yang berguna di bidang bioteknologi untuk tujuan tertentu. 

Superbug dikaitkan dengan kematian pada sekitar 23 ribu manusia dan dua juta penyakit setiap tahun di Amerika Serikat. 

Produsen unggas mulai menggunakan antibiotik pada 1940-an, tak lama setelah para ilmuwan menemukan penisilin, streptomisin, dan klortetrasiklin yang mengendalikan wabah penyakit pada ayam. 

Obat-obatan tersebut memiliki manfaat tambahan, seperti menjaga saluran pencernaan unggas sehat, dan berat badan ayam bertambah tanpa harus makan lebih banyak. 

Ada pengecualian untuk kebijakan baru McDonald's ini. Perusahaan tersebut akan membeli ayam dari petani yang secara bertanggungjawab menggunakan ionofor, yakni antibiogik hewan yang tidak digunakan dalam pengobatan manusia, kata Gross. 

Penghapusan bertahap ini hanya berlaku untuk sekitar 14 ribu restoran McDonald's di AS. Kebijakan tersebut saat ini tidak memengaruhi sekitar 22 ribu restoran McDonald's lainnya di dunia. 
Sumber cnnindonesia.com

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:08

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.