loading...

Pantaskah Maling Sapi Dihukum Bakar Oleh Massa Sampai Mati Mengenaskan?

Posted by

Maling Sapi. Perbuatan mencuri, apapun barang yang dicurinya adalah perbuatan salah dan layak mendapat hukuman. Seperti perbuatan mencuri sapi milik warga, jika sudah kena apesnya tertangkap warga maka kejadian terburuk bisa saja terjadi pada si maling sapi tersebut.



Hukuman yang paling ringan mungkin cuma ditangkap dan diserahkan pada aparat, atau dibuat babak belur lebih dahulu baru diserahkan ke polisi. Meskipun secara hukum tindakan main hakim sendiri tetap tidak bisa dibenarkan tetapi dengan alasan dendam karena sapinya hilang dan katanya lagi agar malingnya jera ada kejadian maling sapi yang akhirnya dibakar massa sampai mati. Pantaskah hukuman ini bagi maling sapi? Sebelumnya simak berita dibawah ini yang dilansir oleh okezone.com.
Peristiwa dua maling sapi dibakar massa hingga tewas di Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (4/8/2015) sekira pukul 02.00 WIB dipicu kegeraman masyarakat geram terhadap pelaku. Kejadian tragis tersebut berawal ketika pemilik sapi yang berinisial S, mendengar suara dari kandang sapi. Kemudian S memeriksa asal suara itu. Rupanya ada dua maling yang sedang berusaha mencuri sapinya.
Aksinya diketahui korban, pelaku langsung menyerang pemilik sapi. Mendapat serangan mendadak, S berusaha melawan kedua maling. Namun, karena kekuatan tidak imbang akhirnya S kewalahan saat bertarung dengan maling. Lalu S berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan korban langsung mendekat dan menyerang kedua maling. Kedua maling itu pun berhasil dilumpuhkan oleh massa. Massa yang emosi membakar kedua maling hidup-hidup hingga tewas.
Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi. Selanjutnya petugas mengevakuasi kedua jenazah tersebut ke kamar mayat RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan. "Kami menemukan dua jenazah di TKP. Kondisi kedua jenazah sangat mengenaskan karena gosong akibat dibakar massa. Sekarang jenazah berada di kamar mayat," terang Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Andy Purnomo, saat dikonfirmasi Selasa (4/8/2015). Menurut Andy, identitas kedua jenazah masing-masing berinisial BE dan MA, warga Desa Betes, Kecamatan Blega. Keduanya memang merupakan pelaku pencurian sapi yang selama ini meresahkan masyarakat.
Memang tragis, maling sapi dibakar hidup-hidup sampai mati. Sudah sedemikian parahkah kondisi masyarakat kita? Mungkin bagi yang tidak memiliki sapi, orang bisa bilang mudah saja ngomong kasihan pada si maling yang dibakar tetapi bagi yang kehilangan sapi, dendam kesumat bisa membutakan mata dan berbuat yang melebihi batas kemanusiaan. Coba kita renungkan dengan hati yang paling dalam, pantaskah maling sapi dibakar hidup-hidup sampai mati? Tidak perlu dijawab, hanya perlu direnungkan....semoga hati nurani kita masih tersentuh. Tidak adakah hukuman lain yang lebih layak untuk seorang maling sapi?

Kita tidak membela maling sapi, karena maling adalah perbuatan tercela dan merugikan orang lain yang dengan alasan apapun tidak bisa dibenarkan. Sekedar sebagai bahan renungan agar bisa diperoleh solusi hukuman yang setimpal dan membuat jera. Dan intinya adalah bahwa tindakan main hakim sendiri sampai membakar orang adalah tidak benar dan jangan sampai terjadi lagi. #Miris

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:05
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.