loading...

Cara Ampuh Mengatasi Gangguan Tuyul (Jin Maling) dan Makhluk Halus Lainnya

Posted by

Cara mengatasi Tuyul, Babi Ngepet dan sejenisnya

Ada dua bagian yang perlu dibedakan:

Pertama, menangkap tuyul itu dan memintanya mengembalikan apa yang dicuri. Ini hampir tidak mungkin bisa dilakukan. Kecuali jika si jin menjelma menjadi makhluk yang bisa dipegang manusia, seperti kasus yang dialami Abu Hurairah atau Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhuma, sebagaimana hadis di atas. Itupun belum tentu bisa mengembalikan apa yang dicuri, kecuali jika si jin bersedia mengembalikannya.

Namun terkadang ada orang yang berusaha mencara jalan pintas. Dia menyewa paranormal agar bisa menangkap tuyul itu. Usaha semacam ini sebaiknya tidak Anda lakukan, karena rumah Anda akan menjadi praktik perdukunan. Sebab kita bisa memastikan, yang dilakukan oleh paranormal itu adalah dengan meminta bantuan kepada jin atau mempraktikkan ilmu sihir. Sehingga kehadiran paranormal ini -meskipun dia ngakunya ustadz– akan menjadi masalah baru di rumah Anda. Jadinya, Anda malah mendapat musibah dua kali dan yang kedua ini lebih besar. Karena taruhannya aqidah. Untuk itu, sekali lagi, jangan undang mereka.

Terlebih, bisa jadi yang mereka lakukan hanyalah kedustaan. Mereka berpura-pura memasukkan sesuatu ke dalam botol dan ngakunya itu tuyul sudah ditangkap. Padahal aslinya hanya tipuan mata, seolah-olah terlihat bentuk tuyul seperti yang banyak digambarkan masyarkat.Atau melalui proses pemanggilan Jin Ala jalangkungan..yang semuanya justru malah menebar Fitnah dan kesyrikan .

Kedua, upaya menghindari gangguan tuyul,Babi Ngepet dan sejenisnya

Ini bisa dilakukan oleh semua orang. Hanya tinggal kembali kepada manusianya, apakah dia mampu melakukan secara istiqamah ataukah tidak. Jika dia bisa istiqamah menjalankannya, insya Allah, Allah akan memberikan perlindungan bagi dirinya dan hartanya, bahkan seisi rumahnya. Berikut beberapa amalan ringan yang dituntunkan dalam Islam,

1. Berusaha melaksanakan kewajiban, menjauhi larangan, dan bertaubat dari setiap maksiat. Semua aktivitas ini akan menjadi sebab Allah melindunginya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan beberapa pesan kepada Ibnu Abbas, diantaraya:

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ

“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu jumpai Dia di hadapanmu…” (HR. Ahmad 2669, Tirmidzi 2516, dan dishahihkan al-Albani)

Makna hadis:

– Jagalah Allah : Jaga aturan Allah, laksanakan kewajiban dan hindari yang diharamkan.

– Kamu jumpai Dia di hadapanmu: Allah akan menolongmu dalam setiap keadaan yang engkau butuhkan.

Bentuk penjagaan Allah sifatnya umum. Tak terkecuali, penjagaan dari gangguan jin dan setan.

2. Banyak membaca Alquran atau dzikir lainnya. Di antarannya adalah dzikir pagi petang dan dzikir sebelum tidur. Jadikan aktivitas ini sebagai wirid harian.

Orang yang rajin berdzikir, membaca Alquran, hatinya akan senantiasa hidup. Lebih dari itu, Allah menjanjikan orang yang membaca dzikir pagi petang, dia akan mendapatkan perlindungan dari-Nya.

Beberapa dzikir pagi dan sora, bisa Anda rutinkan
Disamping ruqyah, cara yang sangat mujarab untuk melindungi diri dari gangguan jin adalah merutinkan dzikir setiap pagi dan sore. Pagi dibaca setelah subuh dan sore dibaca setelah asar. Diantaranya:

Pertama, membaca ayat kursi. Orang yang membacanya di waktu pagi maka akan dijaga sampai sore, dan siapa yang membacanya di waktu sore, akan dijaga sampai pagi.

Dalilnya:
Suatu ketika Ubay pernah menangkap jin yang mencuri makanannya. Ubay bin Ka’ab berkata kepada Jin: “Apa yang bisa menyelamatkan kami (manusia) dari (gangguan) kalian?”. Si jin menjawab: “Ayat kursi… Barangsiapa membacanya di waktu sore, maka ia akan dijaga dari (gangguan) kami hingga pagi, dan barangsiapa membacanya di waktu pagi, maka ia akan dijaga dari (gangguan) kami hingga sore”. Lalu paginya Ubay menemui Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- untuk menuturkan hal itu, dan beliau menjawab: “Si buruk itu berkata benar”. (HR. Hakim, Ibnu Hibban, Thabarani dan lainnya, Albani mengatakan: Sanadnya Thabarani Jayyid)

Kedua, membaca doa berikut 3 kali:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ، فِي الْأَرْضِ، وَلَا فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

BISMILLAHIL-LADZI LAA YADHURRU MA’AS-MIHII SYAI-UN FIL ARDHI WA LAA FIS SAMAA’ WA HUWAS-SAMII-UL ‘ALIIM.

“Dengan nama Allah… yang bila nama-Nya disebut, segala sesuatu yang berada di bumi dan di langit tidak akan berbahaya, Dialah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.”

Dalilnya:
Dari Utsman bin Affan, Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

ما من عبد يقول في صباح كل يوم ومساء كل ليلة بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم ثلاث مرات لم يضره شيء

“Orang yang membaca dzikir ini setiap pagi dan sore sebanyak tiga kali, tidak akan ada sesuatu yang membahayakannya” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan lainnya, di-shahih-kan oleh Albani)

Ketiga, membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (masing-masing 3 kali)

Akan dijaga dari semua marabahaya.

Dalilnya:
Rasulullah mengatakan kepada Abdullah bin Khubaib:

قل قل هو الله أحد والمعوذتين حين تمسي وحين تصبح ثلاث مرات تكفيك من كل شيء

“Bacalah Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas, di waktu pagi dan sore, sebanyak 3 kali! Itu cukup bagimu untuk mencegah semua marabahaya” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, di-shahih-kan oleh Albani)

Keempat, Membaca kalimat berikut 10 kali:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dari Abu Ayyub Al-Anshari, Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

من قال حين يصبح لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد يحيي ويميت وهو على كل شيء قدير عشر مرات كتب الله له بكل واحدة قالها عشر حسنات وحط الله عنه بها عشر سيئات ورفعه الله بها عشر درجات وكن له كعشر رقاب وكن له مسلحة من أول النهار إلى آخره ولم يعمل يومئذ عملا يقهرهن فإن قال حين يمسي فمثل ذلك

“Barangsiapa ketika pagi membaca dzikir ini 10 kali, maka Alloh mencatat 100 kebaikan baginya, menghapus 100 keburukan darinya, menaikkannya 100 derajat, (pahala) dzikir ini sebanding dengan memerdekakan 10 budak, dzikir ini bisa menjadi pelindung baginya dari pagi hingga sore, dan pada hari itu tidak akan ada pekerjaan yang memupuskannya… Apabila ia membacanya ketika sore, maka baginya keutamaan yang sama seperti itu. (HR. Ahmad dan Thabarani, di-shahih-kan oleh Albani)

Semoga kita dimudahkan untuk merutinkannya dan mendapat perlindungan Allah dari segala yang membahayakan di dunia dan akhirat.
3. Membaca doa setiap masuk dan keluar rumah

Membaca doa setiap hendak masuk rumah, bisa menjadi sebab Allah menjaga rumah Anda, sehingga setan tidak leluasa memasukinya. Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ، فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لَا مَبِيتَ لَكُمْ، وَلَا عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ، فَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ، وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

“Jika seseorang masuk rumahnya dan dia mengingat nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka setan akan berteriak: ‘Tidak ada tempat menginap bagi kalian dan tidak ada makan malam.’ Namun jika dia tidak mengingat Allah ketika masuk maka setan mengatakan, ‘Kalian mendapatkan tempat menginap’ dan jika dia tidak mengingat nama Allah ketika makan maka setan mengundang temannya, ‘Kalian mendapat jatah menginap dan makan malam’.” (HR. Muslim)

Sungguh betapa berartinya dzikir ini bagi hidup Anda. Hanya dengan membaca basmalah dan salam ketika masuk rumah, Anda mendapat jaminan tidak akan diganggu rumah berikut makanannya. Anda tidak perlu bayar satpam mahal-mahal, cukup dengan membaca dzikir ringan, Anda sudah mendapatkan jaminan keamanan dari Allah.

4. Menutup tempat uang dengan membaca basmalah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menyarankan agar kaum muslimin menutup tempat makanan dan wadah minumnya di malam hari. Agar makanan dan minumannya tidak diganggu setan. Dan ketika menutup, jangan lupa membaca basmalah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

غَطُّوا الْإِنَاءَ، وَأَوْكُوا السِّقَاءَ، وَأَغْلِقُوا الْبَابَ، وأطفؤا السِّرَاجَ، فإن الشَّيْطَانَ لَا يَحُلُّ سِقَاءً، ولا يَفْتَحُ بَابًا، ولا يَكْشِفُ إِنَاءً، فَإِنْ لم يَجِدْ أحدكم إلا أَنْ يَعْرُضَ على إِنَائِهِ عُودًا وَيَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ، فَلْيَفْعَلْ

“Tutuplah bejana, ikatlah geribah (tempat menyimpan air yang terbuat dari kulit), tutuplah pintu, matikanlah lentera (lampu api), karena sesungguhnya setan tidak mampu membuka geribah yang terikat, tidak dapat membuka pintu, dan tidak juga dapat menyingkap bejanan yang tertutup. Bila engkau tidak mendapatkan tutup kecuali hanya dengan melintangkan di atas bejananya sebatang ranting, dan menyebut nama Allah, hendaknya dia lakukan.” (HR. Muslim).

Dianalogikan dengan ini adalah semua bentuk barang berharga yang Anda miliki. Termasuk uang atau perhiasan. Anda mungkin bisa merasa aman dari gangguan manusia. Namun Anda belum bisa terjamin dari gangguan jin yang mengambilnya. Karena itu, letakkanlah barang berharga atau uang yang bernilai di tempat yang bisa dikunci, dan jangan lupa membaca basmalah setiap kali Anda membuka dan menutupnya. Selanjutnya, bertawakkal kepada Allah.

sumber
Ustadz Ammi Nur Baits 
http://www.konsultasisyariah.com

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:19

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.