loading...

Badai Pasir di Mekah Penyebab Ambruknya Crane yang Akibatkan Korban Jiwa

Posted by


Sebanyak 448 calon haji asal Depok yang tergabung dalam kloter 34 menjadi saksi dari badai yang melanda tanah suci Makkahkemarin. Mereka menginap di Hotel Raudhah Shizah dan dipastikan sejauh ini dalam keadaan aman.

Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Depok Pimpinan Habib Idrus Al Gadri mengatakan sejauh ini jamaah bimbingannya aman dari badai. Meskipun mereka syok melihat badai dari balik jendela dari kamar hotel.

Empat Korban Tragedi Makkah Berdarah dari PadangSiti, Jamaah Haji Korban Tewas Makkah BerdarahJamaah Haji Bengkulu Jadi Korban Crane Ambruk di Makkah

"Kita berada di hotel tapi posisi jamaah aman, kita hanya bisa melihat dari jendela seng, terpal bahkan parabola beterbangan dan mobil semrawut," kata Habib Idrus seperti dilansir dari Okezone, Sabtu (12/9/2015).

Idrus menambahkan hingga saat ini belum ada instruksi atau peringatan dari pemerintah setempat terkait badai. Namun sejumlah jamaah mulai dilarang menuju Masjidil Haram.

"Belum ada instruksi apa-apa, cuma kemarin sore jamaah yang mau ke Masjidil Haram dilarang ke sana sebagai bentuk keamanan," ungkapnya.

Idrus menjelaskan kondisi di depan hotel Hotel Raudhah Shizah kacau di mana sejumlah mobil terlihat acak-acakan dan para pengendara mobil berusaha menyelamatkan diri karena angin kencang. Selama tiga hari, kata dia, Makkah diguyur hujan deras.

"Badai di Makkah terjadi jam 5 sampai jam 6 sore waktu setempat kemarin, tapi dampaknya sampah berserakan di mana-mana," ungkap Idrus.

Diketahui, badai kuat yang menerjang Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi kemarin, setidaknya menelan korban jiwa sebanyak 107 orang dengan korban luka sebanyak 238 orang. (Okezone)

Saat saat Jatuhnya Crane di Makkah

Badai kuat yang menerjang Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi kemarin, setidaknya menelan korban jiwa sebanyak 107 orang dengan korban luka sebanyak 238 orang,.

Dua korban jiwa di antaranya berasal dari Indonesia. Foto dan video insiden tersebut di upload melalui media Internet yang menunjukkan bagaimana crane tersebut menghantam atap masjid yang berakhir dengan jenazah, dan puing – puing bangunan.

Crane ini jatuh tepat 10 hari sebelum perayaaan Idul Adha, yang di mana jamaah dari berbagai belahan dunia datang ke Mekkah.

“Saat kami sedang berwudhu dan bersiap untuk menuju Masjidil Haram untuk salat Magrib, insiden ini diawali badai pasir yang berubah menjadi badai hujan dan banyak papan untuk konstruksi berterbangan, dan terdengar suara retakan di mana – mana yang berakhir dengan tragedi ini....Semua orang saling dorong mencoba untuk melarikan diri dari dalam menuju pintu keluar,” kata Yahya Al Hashemi, reporter CNN yang berada di lokasi, Sabtu (12/9/2015).

Lebih dari 50 regu tim penyelamat dan 80 ambulans dikirim ke lokasi untuk membantu menyelamatkan korban setelah crane yang jatuh pada puku 17.24 waktu setempat, kata Mayor Jendral Suleiman al – Amro, Direktur pertahanan sipil Saudi.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 23:50
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.