loading...

Tanaman Sangitan Bermanfaat Untuk Mengobati Penyakit Beri-beri, Bisul, Radang Ginjal sampai Sakit Kuning

Posted by

Tanaman Sangitan. Tanaman ini tumbuh tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, bagian dalam solid, arah cabang miring ke atas, berwarna putih kotor. Daun majemuk menyirip gasal, terdapat 5-9 anak daun. Anak daun bertangkai dengan helaian berbentuk elips memanjang sampai lanset, panjang 8-15 cm dan lebar 3-5 cm. Ujungnya runcing dengan tepi bergerigi, warna permukaan atas hijau tua sedangkan permukaan bawahnya berwarna hijau muda.

Tumbuhan Sangitan atau Kerak Nasi
Bunganya kecil-kecil dan berwarna putih kekuningan, berkumpul membentuk payung majemuk, muncul dari ujung percabangan (terminal), baunya harum. kelopak bentuk bintang, tangkai putik silindris, halus, kepala sari bulat, mahkota berwarna putih, mahkota 5 helai, daun mahkota tidak berlekatan (polypetalus). Buahnya berupa buah buni, bentuk bulat dengan diameter 3-4 mm, bila masak berwarna hitam, bisa dimakan. Bijinya Lonjong, keras, berwarna ungu. Berakar Tunggang,berwarna coklat.

Nama Latin Tanaman Sangitan : Sambucus javanica Reinw.Ex Bl, Indonesia: Sangitan, ki rinyuh, Kerak Nasi
Inggris: Javanese elder, Pilipina: Sauko, Cina: shuo diao, pa so ma

Sangitan merupakan tanaman asli Indonesia. Sangitan juga banyak dijumpai di Bhutan, Burma, Kamboja, Cina (kecuali di utara), India, Jepang, Laos, Malaysia (di Sabah), Filipina, Thailand Selatan, dan Vietnam Keberadaan Sangitan kurang diperhatikan orang bahkan terkadang dianggap sebagai gulma, padahal di Cina, Sangitan sangat terkenal dan dimanfaatkan sebagai ramuan untuk menyembuhkan penyakit hepatitis.

Tanaman Sangitan dikenal juga dengan nama Kerak Nasi, Sangitan adalah tumbuhan perdu, berumur panjang (perenial), tinggi 1 – 4 m, dan bercabang banyak, sangitan merupakan tumbuhan asli Indonesia, tumbuh dari dataran rendah sampai ketinggi 1000 meter diatas permukaan laut, menyukai tumbuh di tempat yang tidak terlalu kering atau terlalu lembab. Tumbuhan Sangitan banyak ditemukan tumbuh liar di daerah pegunungan, pinggiran kota pada tanah kosong, kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman pagar atau tanaman hias. Perbanyakan dengan stek atau biji.

Tanaman pergola yang satu ini sebenarnya merupakan tanaman asli Kalimantan dan Malaysia. Di Malaysia sendiri ia lebih dikenal sebagai Kesydang yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman aromatik.
Daunnya yang mirip daun cabai dengan lebar yang lebih besar membuatnya berkesan rimbun sebagai tanaman pergola. Sebagai tanaman pergola ia lumayan diunggulkan karena tahan hama. Daunnya yang bergetah membuat hama seperti belalang dan ulat bulu tidak menyukai hinggap di tanaman ini.

Keistimewaan yang dimiliki tanaman ini memiliki bunga kecil-kecil yang berwarna putih yang bermekaran secara bertahap. Saat bunga-bunga mungil ini mekar akan mengeluarkan wangi seperti pandan. Wangi bunga akan semakin kuat saat bunga terkena terik matahari sehingga wangi akan lebih tercium di siang hari. Ciri khas bunga mungil yang putih ini akhirnya membuat ia dikenal dengan nama kerak nasi.
Perawatan tanaman ini relatif mudah, dengan media tanam kompos, tanah dan sekam bakar. Penyemprotan pupuk bunga setiap 2 minggu sekali saat tanaman telah dewasa, Perbanyaan tanaman ini dengan biji.

Sangitan mengandung minyak esensial, asam kafeat, asam ursolat, beta-sitosterol, alpha-amylin palmitate, armin, KNO. Asam ursolat merupakan komponen aktif yang berkhasiat sebagai penenang, menghilangkan rasa sakit dan pereda demam.

Sifat Kimiawi:  Manis, sedikit pahit, hangat. Herba ini masuk meridian hati (liver).
Akar: Menghilangkan kolik (antispasmodik) dan menghilangkan pembengkakan.
Batang dan daun: Peluruh kencing (diuretik), menghilangkan pembengkakan dan menghilangkan sakit (analgetik) dan melancarkan sirkulasi.
Resep Tanaman Sangitan Untuk Obat

Mengobati beri-beri
Bila menderita bengkak karena penyakit ginjal atau beri-beri, gunakan 30-60 gram Sangitan yang telah dicuci bersih dan dipotong-potong lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminum.

Mengobati Sakit kuning
gunakan 30-60 gram akar Sangitan yang telah dicuci bersih dan dipotong-potong seperlunya, lalu ditim dengan daging sapi. Setelah matang, airnya diminum dan dagingnya dimakan. Atau bisa gunakan 30 gram akar sangitan , 30 gram temulawak, dan 30 gram daun sendok lalu airnya diminum 2 kali sehari setiap kali 200 cc.

Mengobati Bengkak terpukul
60 g akar dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Untuk luarnya, daun segar dicuci Ialu digiling halus. Bubuhkan kebagian tubuh yang sakit.

Mengobati Bisul 
Gunakan tumbuhan Sangitan dicuci bersih lalu digiling halus, tambahkan putih telur, diaduk lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. 

Untuk mengatasi rematik kronis, sakit pinggang, dan bengkak
Gunakan tumbuhan Sangitan secukupnya dicuci bersih lalu direbus dengan air secukupnya. Selagi hangat airnya digunakan untuk mengompres bagian yang sakit.

Mengobati radang ginjal kronis
Bahan-bahan:
  • 30 gram tumbuhan sangitan
  • 30 gram rumput jagung
  • 60 gram akar alang-alang
Cara Membuat dan Cara Pemakaian
  • Semua bahan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc
  • Dinginkan dan disaring 
  • Airnya diminum untuk 2 kali sehari setiap kali 200 cc.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:52
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.