loading...

Tanaman Pecut Kuda, Tanaman Liar Yang Bermanfaat Untuk Pengobatan Penyakit Amandel, Hepatitis A, Rematik sampai Infeksi Kencing Batu

Posted by

Manfaat Tanaman Pecut Kuda Untuk Mengobati Penyakit
Pecut Kuda. Tanaman liar pecut kuda sering dijumpai tumbuh didaerah-daerah atau tempat yang banyak terdapat pasir atau tanah berpasir, dipinggir-pinggir jalan dan juga diladang-ladang sebagai tanaman pengganggu atau gulma. Pertumbuhan tanaman pecut kuda yang terlalu banyak dapat mengganggu tanaman utama atau tanaman yang dibudidayakan. Banyak yang belum mengetahui jika ternyata tanaman pecut kuda memiliki manfaat dan khasiat yang cukup banyak sebagai obat herbal untuk mengobati beberapa penyakit, bahkan penyakit hepatitis A juga bisa diobati atau diterapi dengan ramuan herbal Pecut Kuda.

Gambaran Tanaman Pecut Kuda. Menurut definisi dari situs ensiklopedia bebas ternama wikipedia, gambaran dari tanaman pecut kuda adalah sebagai berikut: Tanaman ini memiliki tinggi antara 1 meter hingga 3 meter. Tanaman ini memiliki daun berwana hijau sepanjang tahun di semua musim. Daun pecut kuda tersusun secara berlawanan pada batang utama. Bentuk daunnya adalah mulai dari bulat hingga lonjong dengan tepi daun bergerigi kecil dan pangkal daunnya tidak berteoreh. Permukaan daun pecut kuda, memiliki tekstur berkerut seperti kulit jeruk tetapi kerutannya lebih tajam. Ukuran daun tidak terlalu besar, yaitu lebarnya antara 1 sampai 4,5 inchi dan panjang daun antara 3/4 sampai 2,5 inchi. Daun pecut kuda yang terpapar sinar matahari seharian penuh akan berwarna hijau gelap atau hijau tua.

Tumbuhan Liar Pecut Kuda

Tanaman pecut kuda dapat ditemukan di pinggir jalan dan kebun-kebun yang tidak terawat. Pecut kuda biasa hidup di padang rumput dan area terbuka yang mendapatkan sinar matahari. Tanaman tersebut juga biasanya ditemukan pada ketinggian Hingga 700 meter di atas permukaan laut. Pecut kuda lebih tumbuh subur pada tanah berpasir. 

Tanaman pecut kuda adalah tanaman yang berbunga sepanjang tahun, tetapi tanaman ini bunganya lebih sedikit saat bulan Desember hingga Februari.Bunga pecut kuda berwarna ungu dan ada pula yang ungu kebiruan. Kelopak bunga terletak pada sebuah tangkai berwarna hijau dan seperti bersisik. Setiap satu tangkai panjang terdiri dari beberapa bunga yang mengumpul sepanjang tangkai. Lebar bunga kurang lebih 03 inchi. Mahkota bunga rata-rata terdiri dari kelopak bunga yang berjumlah lima atau ganjil. Keunikan bungan pecut kuda adalah bunga awalnya berupa kuncup di sepanjang tangkai bersisik kemudian mulai dari bawah kuncup akan mekar beurutan terus sampai ke ujung tangkai. Bunga yang sudah mekar hanya tahan dalam waktu sehari semudian digantikan oleh kuncup diatasnya yang mekar. Selain untuk obat, pecut kuda juga bisa digunakan untuk tanaman hias, kerena bunganya berbunga sepanjang tahun sehingga dapat lebih lama menghiasi rumah.
Batang tumbuhan pecut kuda termauk ke dalam batang berkayu, meskipun kecil. Seluruh permukaan batang berwarna hijau tua sama dengan warna daunnya. Batang tanaman juga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan secara vegetatif buatan, sedangkan secara generatif tumbuhan ini berkembangbiak dengan menggunakna bijinya. Akar pecut kuda termasuk jenis akar tunggang.


Manfaat Tanaman Pecut Kuda Untuk Kesehatan (Pengobatan Penyakit)
Pecut kuda memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan manusia yaitu untuk obat. Tumbuhan pecut kuda memiliki kanduangan kimia seperti alkaloid fan glikosa.

Alkaloid dan glikosa dapat menangani penyakit:
  • Amandel
  • Radang tenggorokan
  • Batuk
  • Hepatitis A

Bagian tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan adalah bunga, akar dan daunnya.
Tanaman pecut kuda juga dapat digunakan untuk mengobati:
  • Infeksi kencing batu
  • Rematik
  • Haid tidak teratur
  • Keputihan
Bunga dan tangkai pecut kuda dapat mengobati radang hati atau hepatitis A. Keputihan yang sering dialami oleh wanita juga dapat diatasi menggunakan air rebusan akar pecut kuda.
Pecut Kuda adalah salah satu tanaman liar yang hidup di Indonesia. Nama pecut kuda adalah nama lokal tanaman ini di Indonesia, sedangkan nama ilmiah dari tanaman ini adalah Stachytarpheta jamaicensis. Masyarakat Filipina menyebut tanaman pecut kuda dengan sebutan Kandikandilaan dan di Cina disebut dengan istilah Yulongbian. Tanaman ini berasal dari daerah selatan Florida.  Tanaman pecut kuda juga dikenal sebagai gulma di beberapa negara, keberadaan tanaman pecut kuda dapat mengganggu pertumbuhan tanaman lain yang dibudidayakan. Tanman ini, biasanya menjadi gulma pada area perkebunan. Nama pecut kuda diambil dari bentuk tangkai bunga dan bunga yang membentuk seperti pecut pada kereta kuda.

Resep Ramuan Herbal Pecut Kuda Untuk Beberapa Penyakit
Ibu Hamil Dilarang dan Tidak dianjurkan minum ramuan Pecut Kuda
Pecut Kuda Untuk Pengobatan Amandel dan Rematik
  • 50 gr daun pecut kuda (segar), cuci bersih
  • potong-potong seperlunya
  • Rebus daun yang telah dipotong tadi dengan 3 gelas air
  • Tetap direbus sampai tersisa 1 gelas air, dinginkan dan saring
  • Untuk diminum 2 x sehari, masing-masing 1/2 gelas.
Untuk Mengobati Batuk dan Radang Tenggorokan
  • 50 gr herba/tanaman pecut kuda
  • 2 rimpang kencur ukuran sedang
  • 2 siung bawang putih
  • Tumbuk halus semua bahan setelah sebelumnya dicuci dahulu
  • Tambahkan 1/2 gelas air gula, kemudian disaring
  • Minum air hasil saringan, lakukan 3x sehari, satu ramuan untuk sekali minum.
Mengatasi Keputihan Pada Wanita
  • 50 gr akar pecut kuda (segar), cuci bersih
  • potong-potong seperlunya
  • Rebus daun yang telah dipotong tadi dengan 3 gelas air
  • Tetap direbus sampai tersisa 1 gelas air, dinginkan dan saring
  • Untuk diminum 2 x sehari, masing-masing 1/2 gelas.
Bunga Pecut Kuda Untuk Mengobati Hepatitis A
  • Siapkan 10 tangkai bunga pecut kuda, cuci bersih
  • Potong-potong
  • Rebus dalam 3 gelas air
  • Setelah hampir sisa 1 gelas masukkan gula batu seperlunya
  • Rebus sampai tersisa 1 gelas air
  • Setelah sisa 1 gelas, dinginkan dan saring
  • Minum airnya, lakukan hal ini setiap hari sampai sembuh
Demikian beberapa manfaat kesehatan dari tanaman pecut kuda, tanaman liar yang ternyata mempunyai khasiat sebagai obat herbal. Semoga bermanfaat

Referensi:
Wikipedia.org
http://www.tipscaraterbaik.com

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 22:51
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.