loading...

Ramuan Tradisional (Jamu) Untuk Meningkatkan Produktifitas dan Daya Tahan Burung Puyuh

Posted by

Cara Meningkatkan Produktifitas Pada Burung Puyuh dengan Jamu Ternak
Burung Puyuh. Sebelumnya sudah pernah dimuat dalam Agrobisnisinfo.com artikel tentang budidaya puyuh dan juga cara mudah menentukan jenis kelamin burung puyuh. Berikut ini yang akan coba dibahas adalah cara tradisional untuk lebih meningkatkan performa produksi dan daya tahan burung puyuh dengan menggunakan jamu atau obat tradisional sebagai salah satu alternatif mengingat harga obat-obat hewan pabrikan yang bagus sangat mahal. Penggunaan jamu ternak ini ditujukan agar puyuh memiliki daya tahan yang kuat terhadap penyakit, meningkatkan nafu makan dan pada gilirannya bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi telur puyuhnya. 

Jamu Ternak
Jamu ternak merupakan solusi alternatif yang terbukti efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Jamu merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang sudah sejak berabad-abad lalu dapat meningkatkan kesehatan & mengobati berbagai penyakit baik pada manusia ataupun hewan ternak. Jamu ternak terdiri dari beberapa herbal yang ada disekitar kita yang diformulasikan secara tepat untuk meningkatkan performa ternak sehingga dapat berproduksi dengan maksimal. Pemberian jamu ternakn dapat memberikan beberapa keuntungan seperti murah dan mudah dalam pembuatannya, tidak meninggalkan residu dalam produk ternak yang dihasilkan, dapat meningkatkan nafsu makan ternak, dapat meningkatkan produksi ternak, menghasilkan kotoran yang lebih kering dan tidak berbau.

Bahan-bahan Jamu Ternak (Untuk 30 Litter) :
  • Kencur : 750 gram
  • Bawang Putih : 750 gram
  • Jahe : 375 gram
  • Lengkuas : 375 gram
  • Kunyit : 375 gram
  • Temulawak : 375 gram
  • Daun sirih : 187,5 gram
  • Kayu manis : 187,5 gram
  • Molases/Tetes/ Gula : 0,5 %
  • EM 4 : 10 ml / liter jamu
Cara Membuat Jamu Ternak:
  • cuci bersih semua herbal yang akan digunakan lalu haluskan dengan menggunakan blender atau ditumbuk.
  • saring herbal yang sudah digiling dengan menggunakan kain, ulangi proses penyaringan sampai setidaknya 3 kali.
  • air hasil saringan ditampung pada drum lalu tambahkan air sampai 30 liter.
  • tambahkan molases atau gula sebanyak 0.5% dari 30 liter atau sebanyak 150 – 200 gram (kesetraan 1 mg : 1 ml).
  • tambahkan EM 4 sebanyak 10 ml/ liter jamu atau sebanyak 300 ml EM 4
  • aduk rata campuran jamu, gula dan EM 4, tutup rapat dan diamkan selama 5-7 hari untuk mengoptimalkan proses fermentasi.
  • lakukan pengadukan pada hari ke 2 dan 4 proses fermentasi untuk memastikan fermentasi berjalan optimal
  • setelah 5 atau 7 hari jamu ternak siap digunakan sebagai campuran air minum pada puyuh
Cara Pemberian Jamu untuk Puyuh :
  • untuk pencegahan jamu ternak dapat dicampurkan dengan air minum dengan perbandingan 1 : 5. 1 liter jamu dapat dicampurkan dengan 5 liter air minum.
  • untuk pengobatan jamu ternak dapat dicampurakan dengan air minum dengan perbandingan 1 : 3 atau 1 : 2. 1 liter jamu dicampurkan dengan 2-3 liter air minum.
  • pemberian jamu ternak bisa diberikan 2-3 kali dalam 1 minggu. untuk pemberian setiap hari jamu bisa diencerkan lagi dengan perbandingan 1 : 7 atau 1 : 10.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:06
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.