loading...

Petai Cina: Cara Mudah Mengobati Penyakit Diabetes dengan Lamtoro / Kemlandingan / Petai Cina / Petai Selong

Posted by

Manfaat Lamtoro untuk Obat Alami Diabetes Melitus

Lamtoro atau Petai Cina. Tanaman lamtoro sangat mudah tumbuh, biasanya banyak ditemui di tegalan, dipinggir-pinggir jalan bahkan dipinggir jalan tol juga banyak berjajar pohon lamtoro. Di pedesaan manfaat lamtoro lebih banyak untuk pakan ternak terutama ternak kambing sedangkan biji lamtoronya dibuat masakan yang bernama "bothok". Isi makanan ini terdiri atas biji lamtoro, parutan kelapa dan tempe atau ikan teri juga bisa tentu saja plus bumbu-bumbu sebagai penyedap.

Lamtoro - Petai Cina

Pohon lamtoro karena sifatnya yang mudah tumbuh banyak dimanfaatkan sebagai pohon penghijauan untuk mencegah erosi dan juga penyubur tanah dan tentu saja manfaat daunnya yang bisa diambil untuk pakan ternak. 

Kandungan daun muda lamtoro/petai cina. Kandungan daun muda lamtoro atau petai cina atau plandingan dalam setiap 100 gramnya adalah kandungan energi sebesar 128kkl, kandungan karbohidrat sebesar 12.4 gram, kandungan protein sebesar 12 gram, kandungan lemak sebesar 6.5 gr, kandungan zat besi sebesar 3.0 gram, kandungan fosfor sebesar 100 miligram, kandungan kalsium sebesar 1500 miligram, memilki kandungan vitamin A sebesar 17800 UI, Vitamin B1 sebesar 0.04 miligram, dan vitamin C nya sebesar 64 miligram.

Kandungan biji lamtoro/petai cina. Kandungan biji lamtoro atau petai cina atau plandingan dalam setiap 100 gramnya adalah kandungan energi sebesar 85kkl, kandungan karbohidrat sebesar 15.4 gram, kandungan protein sebesar 5.7 gram, kandungan lemak sebesar 0.3 gr, kandungan zat besi sebesar 3.0 gram, kandungan fosfor sebesar 53 miligram, kandungan kalsium sebesar 180 miligram, memilki kandungan vitamin A sebesar 423 UI, Vitamin B1 sebesar 0.08 miligram, dan vitamin C nya sebesar 15 miligram.


Lamtoro sebagai obat herbal diabetes / kencing manis
Cara memanfaatkan lamtoro untuk obat diabetes adalah dengan mengambil bijinya sebagai berikut:
  • Ambil segenggam biji lamtoro
  • Sangrai biji lamtoro
  • Setelah itu biji yang sudah disangrai dihaluskan (ditumbuk sampai halus)
  • Ambil lebih kurang 1 sendok teh 
  • Masukkan dalam gelas kemudian tuangkan air mendidih secukupnya (1/2 - 3/4 gelas)
  • Setelah tidak terlalu panas (hangat) minum 2 - 3 kali sehari maka kadar gula darah akan normal kembali

Manfaat lain dari Lamtoro

Mengatasi dan Mengobati disentri, caranya rebuslah 15 gr biji dan dicampur dengan krokot 30 gr, sisakan airnya hingga 1/2 , lalu saring dan minum airnya pagi dan sore.

Mengatasi penyakit radang ginjal, caranya biji lamtoro atau petai cina kering sebanyak 4 gr ke dalam 1 gelas air panas. Kemudian minumlah airnya dan lakukan 3x sehari.

Ampuh untuk obat cacingan, biji lamtoro atau petai cina sangat dipercaya untuk mengobati penyakit cacingan. Caranya tumbuklah biji lamtoro atau petai cina yang sudah kering, kemudian seduhlah 6 gr bubuk hasil dari tumbukan tersebut dengan air panas kurang lebih 100cc lalu minumlah airnya.

Bagus untuk mereka yang mengalami susah tidur/ insomnia, caranya rebus biji dan daun lamtoro dengan 3 gelas air dan sisakan air tersebut hingga 1 gelas, lalu minumlah air tersebut.

Sekilas Tentang Pohon Lamtoro


Lamtoro, petai cina, atau petai selong
menurut wikipedia bahasa Indonesia, adalah sejenis perdu dari suku Fabaceae (Leguminosae, polong-polongan), yang kerap digunakan dalam penghijauan lahan atau pencegahan erosi. Berasal dari Amerika tropis, tumbuhan ini sudah ratusan tahun diperkenalkan ke Jawa untuk kepentingan pertanian dan kehutanan, dan kemudian menyebar pula ke pulau-pulau yang lain di Indonesia. Tanaman ini di Malaysia dinamai petai belalang.


Tumbuhan ini dikenal pula dengan aneka sebutan yang lain seperti pĕlĕnding, peuteuy sélong (Sunda.); kemlandingan, mètir, lamtoro dan lamtoro gung (lamtoro besar; untuk varietas yang bertubuh lebih besar) (Jawa.); serta kalandhingan, lantoro (Madura.).


Nama-namanya dalam pelbagai bahasa asing, di antaranya: petai belalang, petai jawa (Malaysia.); lamandro (Papua Nugini); ipil-ipil, elena, kariskis (Filipina.); krathin (Thailand); leucaena, white leadtree (Inggris.); dan leucaene, faux mimosa (Prancis.). Nama spesiesnya, leucocephala (='berkepala putih') mengacu kepada bongkol-bongkol bunganya yang berwarna keputihan.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 05:37
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.