loading...

Manfaat Tanaman Akar Kucing (Kucing-Kucingan) Bagi Kesehatan Manusia dan Kucing

Posted by

Manfaat Tanaman Kucing-kucingan atau tanaman akar kucing bagi kesehatan

Tanaman Kucing-Kucingan

Klasifikasi Tanaman Kucing Kucingan
Nama latin Kucing Kucingan dan Nama ilmiah Kucing Kucingan : Acalypha indica L. Nama umum, Indonesia: Kucing-kucingan, Inggris: Indian copperleaf, Melayu: Kucing galak

Klasifikasi Tumbuhan Kucing Kucingan
  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Sub Kelas: Rosidae
  • Ordo: Euphorbiales
  • Famili: Euphorbiaceae
  • Genus: Acalypha
  • Spesies: Acalypha indica L.
Nama Lokal Kucing Kucingan
NAMA DAERAH Sumatera: ceka mas (Melayu). Jawa: lelatang, kucing-kucingan, rumput kokosongan (Sunda), rumput bolong-bolong (Jawa). NAMA ASING Tie xian (C), copperleaf herb (I). NAMA SIMPLISIA Acalyphae Herba (herba kucing-kucingan).

Sekilas Tentang Tanaman Kucing-Kucingan
Kucing-kucingan merupakan gulma yang sangat umum ditemukan tumbuh liar di pinggir jalan, lapangan rumput, maupun di lereng gunung. Herba semusim, tegak, tinggi 30-50 cm, bercabang dengan garis memanjang kasar, berambut halus. Daun tunggal, bertangkai panjang, letak tersebar. Helaian daun berbentuk bulat telur sampai lanset, tipis, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, panjang 2,5-8 cm, lebar 1,5-3,5 cm, berwarna hijau.

Bunga majemuk, berkelamin satu, keluar dari ketiak daun, kecil-kecil, dalam rangkaian berbentuk bulir. Buahnya buah kotak, bulat, hitam. Biji bulat panjang, berwarna cokelat. Akarnya akar tunggang, berwarna putih kotor. Akar tumbuhan ini sangat disukai oleh kucing dan anjing, yang dikonsumsi dengan cara dikunyah. Kucing-kucingan dapat diperbanyak dengan biji. Rasa pahit, sifatnya sejuk, astringen. Herba ini berkhasiat antiradang, antibiotik, peluruh kencing (diuretik), pencahar, dan penghenti perdarahan (hemostatis).

Seluruh bagian tumbuhan ini dapat digunakan dan bermanfaat sebagai obat. dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan.

Herba ini digunakan untuk pengobatan :
  • - disentri basiler, disentri amuba, diare,
  • - anak dengan berat badan rendah (malnutrisi),
  • - gangguan pencernaan makanan (dispepsi),
  • - perdarahan, seperti mimisan (epistaksis), muntah darah (hematemesis), berak darah (melena), kencing darah (hematur-ia),
  • - malaria, dan
  • - susah buang air besar (sembelit).

Cara Penggunaan Ramuan

Untuk obat yang diminum, rebus 9-15 g herba kering atau 30-60 g herba segar. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum.
Untuk pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu bubuhkan ke tempat yang sakit, seperti bisul, koreng, luka berdarah, eksim, radang kulit (dermatitis), atau gigitan ular. Cara lain, rebus satu tumbuhan kucing-kucingan seutuhnya. Selanjutnya, gunakan air rebusannya untuk mencuci luka ataupun koreng.


Disentri amuba, disentri basiler, diare, dan penyakit dengan perdarahan
Rebus seluruh bagian tumbuhan kucing-kucingan yang sudah kering sebanyak 30-60 g dalam 3 gelas air sampai aimya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring clan air saringannya dibagi dua (sama banyak). Pengobatan dilakukan sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan selama 5-10 hari.

Disentri basiler
Cuci 30-60 g herba kucing-kucingan kering, 30 g krokot (Portulaca oleracea L.), dan 30 g &jla merah, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air, lalu rebus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Luka berdarah, koreng, bisul, radang kulit, gigitan ular
Cuci 1 tanaman herba segar. Tambahkan 1 sendok teh gula pasir, lalu giling sampai halus. Bubuhkan ramuan ini ke bagian tubuh yang sakit.

Dermatitis, eksim, koreng
Cuci 1 tanaman herba segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air sampai mendidih (selama 15 menit). Gunakan ramuan tersebut untuk mencuci bagian tubuh yang sakit selagi hangat.

Sembelit
Cuci 1 tumbuhan segar (berikut akarnya), lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 1 gelas air sampai mendidih (selama 15 merit). Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan pada malam hari

Kandungan Tumbuhan Kucing Kucingan
Daun, batang, dan akar mengandung saponin dan tanin. Batangnya juga mengandung flavonoida dan daunnya mengandung minyak asiri.

Manfaat Tanaman Kucing-kucingan pada Kucing
Hewan karnivora terkadang memiliki masalah dengan pencernaan. Mirip seperti manusia yang terkadang malas makan sayur, semua makhluk yang makan selain tumbuh-tumbuhan, akan bermasalah dengan perutnya. Hal itu sangat jarang terjadi pada hewan herbivora ataupun yang vegetarian. Pencernaan mereka lancar dan kegemukan jarang melanda mereka.

Karena itu, beberapa hewan karnivora memiliki insting untuk membuat perutnya menjadi enak. maka, mereka pun mencari obat alami yang dapat membuat pencernaan menjadi lancar. Nah, acalypha atau akar kucing, merupakan salah satu herba yang terpilih. kandungan zat yang ada di akarnya, ternyata mampu membuat pencernaan kucing menjadi lancar. buang air besar pun jadi nyaman.

Selain itu ternyata banyak sekali khasiat lain dari tumbuhan ini. Daun, batang dan akar mengandung saponin dan tanin. Batangnya juga mengandung flavonoida dan daunnya mengandung minyak asiri. Berdasarkan penelitian yang terdapat pada jurnal Agriculture Food Chemical, pada tumbuhan ini ditemukan senyawa fenol dan flavanoid. Senyawa fenol bersifat antibakteri, anti radang dan aktif dapat menghilangkan rasa sakit setempat, mencegah bahkan menyembuhkan rematik artritis. Senyawa flavanoid bersifat antioksidan, yang dipercaya dapat menghambat pembentukan asam urat.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:41
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.