loading...

Manfaat Akar dan Kayu Akasia, Untuk Obat Herbal, Pencegah Banjir, Tanaman Peneduh dan Hias

Posted by

Manfaat Tumbuhan Akasia. Tanaman Akasia menurut wikipedia.org,  Akasia adalah tumbuhan polong, dengan getah dan daunnya biasanya mempunyai bantalan tannin dalam jumlah besar. Nama umum ini berasal dari ακακία (akakia), nama yang diberikan oleh dokter-ahli botani Yunani awal Pedanius Dioscorides (sekitar 40-90 Masehi) untuk pohon obat A. nilotica dalam bukunya Materia Medica. Nama ini berasal dari kata bahasa Yunani karena karakteristik tanaman Akasia yang berduri, ακις (akis, "duri").

Akasia

Nama spesies nilotica diberikan oleh Linnaeus dari jajaran pohon Akasia yang paling terkenal di sepanjang sungai Nil. Akasia juga dikenal sebagai pohon duri, dalam bahasa Inggris disebut whistling thorns ("duri bersiul ") atau Wattles,atau yellow-fever acacia ("akasia demam kuning") dan umbrella acacias ("akasia payung").

Pohon akasia memiliki daun menyirip. Namun, struktur daun ini bervariasi sesuai dengan jenis spesiesnya.
Bunga akasia umumnya tumbuh berkelompok. Warna bunga bervariasi tergantung spesiesnya dan bervariasi antara merah, putih, kuning pucat, atau ungu. Kelopak biasanya berukuran kecil untuk sulit diidentifikasi karena letaknya tersembunyi di balik benang sari yang panjang.

Akasia memiliki duri yang tersebar di seluruh cabang dan merupakan cara adaptasi khas dari pohon-pohon yang tumbuh di iklim kering dan panas. Pohon ini tumbuh baik di daerah beriklim tropis. Perkecambahan benih akasia sangat sulit.

Persyaratan tempat tumbuh akasia tidak membutuhkan syarat tempat tumbuh yang khusus, dengan kata lain dapat tumbuh pada lahan miskin dan tidak subur, seperti pada lahan yang mengalami erosi, berbatu dan tanah alluvial serta tanah yang memiliki pH rendah 4,2. Secara umum dapat tumbuh pada ketinggian antara 30 - 130 meter dpl, dengan curah hujan bervariasi antara 1.000 mm - 4.500 mm setiap tahun. Seperti jenis pionir yang cepat tumbuh dan berdaun lebar, jenis ini sangat membutuhkan sinar matahari, dengan demikian apabila terdapat naungan akan tumbuh kurang sempurna dengan bentuk tinggi dan kurus.

Tanaman akasia setelah mencapai umur tujuh sampai delapan tahun dapat menghasilkan kayu yang baik untuk dibuat untuk papan partikel. Faktor lain yang mendorong pengembangan jenis ini adalah sifat pertumbuhannya yang cepat tumbuh (fast growing species) yang mempunyai batas lingkaran tumbuh yang jelas pada bagian terasnya dengan lebar 1–2 cm. Hal ini mungkin disebabkan oleh pertumbuhannya yang cepat serta adanya kayu muda. 

Manfaat Tumbuhan Akasia (Manfaat Daun, Akar dan Kayu Akasia)
Dalam bidang kesehatan, manfaat tumbuhan akasia diantara adalah untuk mengatasi permasalahan ejakulasi dini yang diderita oleh pria. Selain itu, akar akasia juga dapat dijadikan sebagai obat untuk mengatasi penyakit rabies. Akar akasia juga dapat dimanfaatkan sebagai obat demam dan mengatasi perut mulas. Adapun zat tanin yang dikandungnya bisa digunakan sebagai astringent dengan melalui proses penguapan kayu akasia. Lebih jauh, tanaman ini ternyata juga dapat bermanfaat untuk menstabilkan kadar gula darah dengan cara merebus dan meminumnya secara teratur.

Sedangkan manfaat dari kayu Akasia antara lain kayu akasia bisa dioleh menjadi campuran bahan parfum. Meskipun pada dasarnya kayu akasia memiliki aroma seperti air kencing namun bisa diolah menjadi salah satu campuran parfum. Proses penyulingan parfum dari kayu akasia bisa dilakukan dengan campuran beberapa bahan kayu lain. Kayu akasia bisa dimanfaatkan sebagai hiasan. Beberapa jenis kayu akasia yang sudah dibiarkan membatu secara alami bisa dirubah menjadi tanaman hias seperti bonsai.

Kayu akasia juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan. Kayu akasia mengandung zat tannin yang bisa bersifat sebagai astringen. Zat ini akan digunakan untuk mengobati beberapa jenis penyakit seperti gangguan seksual untuk pria, penyakit rabies dan menormalkan kadar gula darah. Pohon akasia juga bisa digunakan sebagai peneduh jalan dan mencegah tanah longsor. Karakteristik pohon akasia yang tahan terhadap suhu panas dan kering ternyata sesuai untuk melindungi kontur tanah di daerah perbukitan. Namun pohon akasia yang sudah tua biasanya lebih rapuh sehingga harus cepat ditebang.

Kayu akasia bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat kontruksi rumah. Di beberapa daerah di Indonesia kayu akasia dipotong menjadi berbagai macam bentuk kontruksi rumah. Kayu akasia memang sangat keras dan baunya tidak disukai oleh ngengat karena itu banyak disukai sebagai bahan rumah. Pohon akasia bisa tumbuh di daerah yang rawan seperti lereng-lereng, karena itu pohon akasia bisa bermanfaat untuk mencegah banjir dan tanah longsor. Kayu dari pohon akasia juga bisa dimanfaatkan untuk membuat serat kertas. Serat kertas banyak digunakan untuk membuat bahan-bahan pengemas kertas, kardus dan sebagai bahan pokok untuk industri yang memakai kertas.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 21:05
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.