loading...

Legume Stylo, Hijauan Pakan Ternak di Penggembalaan dan Penyubur Tanah

Posted by

Legume Stylo, Stylosanthes guianensis.

Legume Stylo, Stylosanthes guianensis.

Agrobisnisinfo.com. Legume Stylo. Tanaman legume sangat baik untuk pakan ternak ruminansia karena kandungan protein kasarnya yang pada umumnya jauh lebih tinggi daripada rumput-rumputan, bahkan salah satu jenis legume bisa memiliki kandungan protein kasar sampai 25% dari bahan kering. Salah satu legume yang memiliki multi fungsi yaitu sebagai pakan ternak dan juga sebagai tumbuhan penyubur tanah adalah stylo. Stylo adalah jenis legum yang berasal dari benua Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Tanaman ini ditanam sebagai salah satu upaya untuk menekan laju erosi di Australia, sebagai pasture stylo diintoduksikan ke Afrika Timur dan Afrika Barat dan telah menyebar luas dan ditanam sebagai tanaman pioneer pada pasture rumput/legum pada daerah kurang subur.

Sistimatika Tanaman:
Menurut Reksohadiprodjo (1985) bahwa kedudukan stylo dalam ilmu sistimatika sebagai berikut:
  • Divisio : Spermatophyta
  • Sub Divisio : Angiospermae
  • Class : Dicotyledoneae
  • Ordo : Polypetales
  • Familia : Leguminoseae
  • Genus : Stylosanthes
  • Species : S. guianensis
Morfologi Legume Stylo
Stylo termasuk tanaman berumur panjang (menahun) yang tumbuh tegak dengan tinggi dapat mencapai 100 – 150 cm menyerupai semak. Tanaman ini mempunyai batang yang kasar, berbulu serta rimbun menutupi tanah.

Tanaman ini setiap tangkai berdaun tiga helai dan berbentuk ellips atau pedang yang ujungnya meruncing. Panjang daun 1-6 cm, agak berbulu dengan tangkai daun panjangnya 1-10 mm. Bunganya berbentuk kupu-kupu kecil tersusun dalam tandan dan berwarna kuning, karangan bunga terdiri dari beberapa kumpulan bunga yang setiap karangan bunga mengandung 40 bunga.

Selanjutnya dikemukakan pula bahwa stylo berbuah polong, setiap polongnya mengandung satu biji yang berwarna coklat kekuningan. Panjang tiap polongnya 2-3 mm, lebarnya 1,5-2,5 mm. Sedangkan system perakarannya luas masuk jauh ke dalam tanah, sehingga tahan terhadap kekeringan(AAK, 1990)

Syarat Tumbuh
Tanaman stylo dapat tumbuh baik pada tanah-tanah kering maupun basah serta cocok ditanam pada daerah-daerah yang mempunyai curah hujan minimal 875 mm setahun dengan ketinggian 0 – 1000 mm di atas permukaan laut. Tanaman ini dapat hidup pada temperatur tinggi. Tumbuh baik pada tanah-tanah liat maupun berpasir dan agak tahan terhadap drainase yang kurang baik namun tidak tahan terhadap naungan (AAK, 1990).

Manfaat dan Penggunaan legume stylo sebagai pakan ternak
Tanaman stylo dapat digunakan sebagai tanaman pakan ternak terutama pada penggembalaan, stylo juga dapat diawetkan dalam bentuk hijauan kering sebagai persedian ternak pada saat tertentu, misalnya paceklik dan bagi ternak selama dalam perjalanan. Juga dapat dimanfaatkan sebagai hijauan pada saat terbaik tetapi saat itu belum dimanfaatkan (Rismunandar,1986).

Dengan penerapan pola agroforestry terhadap kedua tanaman di atas dapat digamparkan bahwa penanaman tumpangsari dengan menggunakan jenis leguminosa memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan jambu mete karena selain menekan pertumbuhan gulma yang sangat memberikan pengaruh terhadap persaingan penyerapan unsur hara. Disamping itu tanaman stylo dapat berfungsi dengan baik terhadap penutupan tanah dengan perakaran yang dalam mampu mencegah terjadinya evaporasi yang berlebihan sehingga lebih memungkinkan tersedianya air dalam tanah yang merupakan faktor penting dalam mekanisme penyerapan hara dimana akar lebih banyak mengabsorbsi hara dalam suasana lembab dari pada bila akar tumbuh dalam suasana kering (Soepardi, 1977)

Selain itu diduga juga bahwa dengan adanya tanaman penutup tanah dari jenis-jenis leguminosa akan terjadi penambahan unsure hara nitrogen (N) ke dalam tanah oleh kemampuan tanaman legum dalam mengikat nitrogen dari udara bebas. Dengan adanya tambahan unsur nitrogen ini akan turut mempengaruhi pertumbuhan maupun perkembangan tanaman pokok. Hal tersebut didukung oleh suatu pernyataan bahwa tanaman legum dapat mensuplai unsur nitrogen pada tanaman sekitarnya sehingga akan memperbaiki pertumbuhan serta produksi tanaman oleh karena famili leguminosa pada umumnya dapat mengikat nitrogen bebas dari udara dengan bantuan bintil-bintil akar bakter-bakteri rhizobium. Dimana bintil-bintil akar bakteri tinggal dan berkembang biak serta melakukan fiksasi nitrogen bebas di udara.

Menurut Yuhaeni dkk (1983) bahwa unsure nitrogen sangat kuat pengaruhnya dalam fase-fase pertumbuhan tanaman karena unsure nitrogen berfungsi didalam sintesa protein yang merupakan unsure pembangun protoplasma dalam pembentukan organ-organ tanaman. Dengan bertambahnya unsur-unsur nitrogen maka pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan menjadi lebih baik sehingga tanaman cenderung membentuk daun yang lebar serta batang yang lebih besar dan tanaman semakin tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian Nur Hidayah (1989) menyatakan bahwa perlakuan tumpangsari antara jambu mete dengan tanaman jenis legum S. guianensis memperlihatkan pengaruh yang terbaik. Hal tersebut dapat terjadi sebab berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan dapat memperlihatkan cirri pertumbuhan yang spesifik dengan cepatnya membentuk rumpun yang lebat dan berlapis-lapis dalam waktu yang relatif singkat, akibatnya gulma tidak diberi kesempatan untuk tumbuh, laju evaporasi ditekan seminim mungkin sehingga memungkinkan adanya air tersedia dalam keadaan tanah yang lembab. Sifat spesifik ini akan turut mempengaruhi suplai nitrogen yang telah siap diserap oleh akar tanaman poko. Karena salah satu factor fisik yang mempengaruhi simbiosis legum adalah kelembaban tanah, dimana bakteri rhizobium sensitive terhadap kekeringan bila terbuka di udara dan tidak dapat hidup terus-menerus sepanjang waktu dalam tanah kering udara.

Lebih lanjut menurut AAK (1990) leguminosa di daerah tropis tumbuh lebih lambat dari pada tanaman rumput. Dan beberapa keuntungan tanaman campuran dengan leguminosa :
  • Memperbaiki unsure N dalam tanah, karena kemampuan leguminosa untuk mengikat N dari udara oleh bakteri yang terdapat di dalam bintil-bintil akar.
  • Memperbaiki mutu makanan hijauan karena protein dan kadar mineral cukup tinggi.
  • Di daerah tropis di mana kelembaban rendah akan membatasi pertumbuhan tanaman rumput pada saat-saat tertentu, tetapi dengan campuran leguminosa, leguminosa dapat memperbaiki pertumbuhan, karena akarnya lebih dalam.
Tips Hari Ini:
Jika saat ini anda sering galau, resah dan gelisah maka: Bacalah Al-Qur'an semampunya ( 1 ayat, 10 ayat, 1 juz silahkan saja) Insya Allah ketenangan akan menghampiri batin anda. Semoga bermanfaat.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:45
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.