loading...

Cara pemakaian antibiotik yang tidak benar mengakibatkan bakteri resisten antibiotik

Posted by

Keinginan seseorang untuk bisa segera sehat kembali atau sembuh dari sakit kadang membuat orang tersebut mengkonsumsi obat tidak sesuai dosis dan aturan pakainya. Jika hal ini dilakukan pada pemakaian antibiotik maka efeknya bisa tambah memperberat penyakit yang diderita karena bakteri yang diobati dengan antibiotik tidak mati tetapi malah berkembang menjadi banyak. Kondisi ini dinamakan bakteri resisten terhadap antibiotik.

Penyebab bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik

Ketika seseorang mengambil antibiotik, bakteri yang sensitif akan terbunuh namun bakteri yang resisten bisa terus tumbuh dan berkembang biak.

Penyalahgunaan dan penggunaan antibiotik yang berulang merupakan penyebab utama bakteri menjadi resisten.

Jadi, penting untuk menggunakan antibiotik dengan tepat agar penyebaran bakteri resisten dapat dikendalikan.

Resistensi antibiotik merupakan salah satu masalah utama di dunia kesehatan.

Selama satu dekade terakhir, hampir setiap jenis bakteri menjadi lebih kuat dan kurang responsif terhadap pengobatan antibiotik.

Fakta ini bisa mengancam karena bakteri dapat cepat menyebar ke anggota keluarga lain, teman sekolah, maupun rekan kerja, sehingga menimbulkan rantai penyakit menular baru yang lebih sulit disembuhkan serta mahal pengobatannya.

Bakteri resisten antibiotik menyebabkan kerusakan dan penderitaan bagi anak-anak maupun orang dewasa yang menderita infeksi umum (common infections) yang dulu dapat disembuhkan dengan antibiotik.

Cara menghindari infeksi bakteri resisten antibiotik.

Anda dapat menghindari infeksi bakteri resisten antibiotik dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Gunakan antibiotik hanya bila benar-benar diperlukan.

2. Tanyakan petugas kesehatan apakah antibiotik akan bermanfaat bagi penyakit yang sedang dialami.

3. Hindari mengonsumsi antibiotik untuk infeksi virus seperti pilek atau flu.

4. Hindari menyimpan antibiotik untuk digunakan lagi saat Anda kembali sakit.

Singkirkan semua sisa obat dan antibiotik setelah menyelesaikan program pengobatan yang harus Anda jalani.

5. Minum antibiotik sesuai resep yang diberikan. Jangan sampai melewatkan waktu pemberian antibiotik.

Tetap selesaikan program pengobatan yang telah ditentukan meskipun Anda merasa sudah lebih baik.

Jika Anda menghentikan pengobatan terlalu cepat, beberapa bakteri dapat bertahan hidup dan bisa menginfeksi kembali.

6. Hindari minum antibiotik yang diresepkan untuk orang lain karena bisa jadi antibiotik tersebut tidak sesuai untuk penyakit Anda.

7. Jika petugas kesehatan yakin bahwa Anda tidak mengalami infeksi bakteri, minta saran tentang cara meringankan gejala yang sedang dialami.

Bijaksanalah dalam pemakaian antibiotik dan patuhi dosis dan aturan pemakaiannya.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:16

0 komentar:

Post a Comment

Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.