Cara Mengobati Asma, Amandel dan Radang dengan Memanfaatkan Tanaman Cocor Bebek Sebagai Obat Alami

Manfaat Tanaman Cocor Bebek Bagi Kesehatan
Tanaman Cocor Bebek. Tanaman ini sangat dikenal karena mudahnya untuk dikembangbiakkan, cukup dengan meletakkan daunnya ke atas tanah dan dibiarkan dengan penyiraman secukupnya maka akan tumbuh tunas disekitar daun tersebut. Gambaran umum Cocor bebek memiliki batang yang tegak,lunak dan pangkalnya berkayu dengan bentuk segiempat tumpul (membulat), dengan tinggi pohon mencapai 0,3 – 2 meter. Daun cocor bebek adalah daunnya tebal berdaging dan mengandung banyak air, memanjang atau bulat telur dengan ujung tumpul beringgit, warna daun hijau muda (kadang kadang abu-abu),tangkai daunnya bersayap dan dapat dikembangbiakkan sebagai tanaman baru, Jika daunnya dipetik akan membentuk kuncup-kuncup anak tanaman dalam toreh-toreh pinggiran daunnya. Bunga cocor bebek adalah termasuk bunga majemuk. Buah cocor bebek berbentuk kotak dan bila dimakan rasanya agak asam dan dingin.

Cocor Bebek

Manfaat Cocor Bebek Untuk Mengobati Berbagai Penyakit:
Daun pada cocor bebek berkhasiat untuk mengatasi kulit terkelupas, radang payudara, radang amandel, radang lambung, radang telinga luar, rheumatik, memar, tulang patah, wasir, diare, disentri, luka darah, luka bakar dan luka akibat tersiram air panas.

Mengatasi dan Mengobati Penyakit Asma
  • Daun cocor bebek dikeringkan lalu direbus sampai airnya tersisa setengah. Kemudian diminum secara teratur.
Mengobati dan Meringankan Luka-luka
  • Daun cocor bebek ditumbuk atau dilumatkan kemudian diberi sedikit air. 
  • Oleskan tumbukan daun tersebut ke bagian tubuh yang terluka dan biarkan kering. 
  • Ganti olesan obat luar ini setiap 3 jam.

Mengatasi dan Meredakan Gangguan Perut
  • Caranya, tumbuk beberapa helai daun cocor bebek dan daun dadap serep. 
  • Tambahkan sedikit air agar tidak terlalu kental 
  • lalu oleskan ke perut.

Menurunkan demam
  • Lumatkan daun cocor bebek sampai halus 
  • kemudian oleskan pada dahi. 
  • Oleskan lumatan daun tersebut sebanyak 2 kali dala sehari.

Cocor Bebek Untuk Pengobatan bisul dan memar
  • Siapkan 30 – 60 gram daun cocor bebek, 
  • hancurkan lalu peras. 
  • Tambahkan sedikit madu lalu minum. 
  • Daun cocor bebek yang telah diperas bisa digunakan sebagai obat oles ke atas bisul atau memar 

Mengobati radang telinga luar
  • Remas-remas 5 – 10 daun cocor bebek lalu peras airnya. 
  • Gunakan air tersebut sebagai obat tetes telinga. 
  • Teteskan sedikit saja, jangan terlalu banyak.
Mengobati amandel
  • Remas 5 – 10 helai daun cocor bebek lalu peras. 
  • Gunakan airnya sebagai obat kumur. 
  • Kumur mulut dan pangkal tenggorokan dengan air daun cocor bebek setiap hari sampai sembuh.
Mengobati bekas gigitan nyamuk
  • Tumbuk halus 5 – 10 helai daun cocor bebek 
  • lalu peras airnya. 
  • Gunakan air tersebut sebagai pengoles luka gigitan nyamuk. 
  • Agar hasilnya lebih mudah terlihat, lakukan pengolesan sebanyak 3 kali dalam sehari sampai benar-benar sembuh.
Mengobati keseleo
  • Siapkan 10 helai daun cocor bebek lalu haluskan.
  • Bubuhkan ke bagian tubuh yang keseleo dan diamkan selama 30 menit lalu bersihkan. 
  • Ulangi pengobatan ini 3 kali dalam sehari sampai benar-benar sembuh.
Mengobati dan Meredakan rasa sakit gigi
  • Giling halus beberapa helai daun cocor bebek 
  • lalu bubuhkan di atas pipi yang membengkak. 
  • Lakukan sesering mungkin.
Kontraindikasi
Jangan mengonsumsi ketika hamil karena dapat merangsang kontraksi rahin dan jangan mengonsumsi secara terus-menerus dalam waktu yang lama karena dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi.

Sekilas Tentang Tanaman Cocor Bebek
Cocor bebek merupakan tanaman asli dari Madagaskar. Kesamaan iklim dan cuaca yang hampir sama dengan Indonesia, membuat cocor bebek tumbuh subur dan semakin dikenal oleh masyarakat sebagai bahan obat alternatif. Cocor bebek termasuk pada suku Crassulaceae, tanaman ini tersebar di daerah tropis, ditanam di halaman rumah sebagai tanaman hias yang berguna atau tumbuh liar di tepi jurang, tepi jalan, dan tempat-tempat lain yang tanahnya berbatu pada daerah panas dan kering. Tanaman cocor bebek tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan karena daun cocor bebek mengandung magnesium malat, asam apel, damar, dan lendir.

Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya melalui tunas daun (tunas/adventif), Cocor bebek merupakan tanaman yang tidak butuh banyak air. Ia dapat tumbuh di lingkungan yang kering dan panas, selama ia mendapatkan cahaya yang cukup banyak. Tanaman ini adalah tanaman yang tidak rewel dan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Untuk menanam cocor bebek, cukup lepaskan sehelai daunnya dan letakkan di sebuah media tanam yang telah disediakan sebelumnya. Dalam beberapa hari, akar dan tunas akan muncul di pangkal daun. Akar dan tunas iniah yang akan tumbuh besar menjadi tanaman cocor bebek.

Media tanam yang baik untuk menanam cocor bebek adalah media tanam yang merupakan campuran tanah gembur, pupuk, sekam bakar, dan pasir yang diaduk sehingga menjadi satu. Pot yang ideal untuk menanam cocor bebek adalah pot tanah. Meski demikian, pot plastik pun bisa digunakan selama pot tersebut memiliki lubang drainase yang mencukupi. Di dasar pot, simpan pecahan batu bata dan genting. Setelah itu baru masukkan campuran tanah gembur, pupuk, sekam bakar, dan pasir secukupnya.

Sifat Kimia dan Farmakologi : Agak asam, bau tanah, dingin. Anti radang, menghentikan pendarahan, mengurangi pembengkakan, mempercepat penyembuhan.

Kandungan Kimia 
  • Zat asam lemon, 
  • zat asam apel, 
  • vitamin C, 
  • quercetin,
  • diarabinoside, 
  • asam malat, 
  • damar, 
  • zat lendir, 
  • magnesium malat, 
  • kalsium oksalat, 
  • asam formiat, 
  • tanin, 
  • kaempferol dan glucoside.
Tanaman cocor bebek juga dikenal dengan sebutan Sosor bebek. Nama-nama lainnya adalah Buntiris, ceker itik (Sunda); suru bebek, sosor bebek, teres (Jawa), didingin beueu (Aceh); mamala (Halmahera); rau kufiri (Ternate); kabi-kabi (Tidore); daun ancar bebek, daun ghemet (Madura). Semoga bermanfaat.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:49
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.